Jennie sekarang lagi tiduran di atas kasurnya Guanlin sembari memainkan ponsel yang memiliki nama pemilik yang sama dengan pemilik kasur.
Sedangkan pemilik kasur dan ponsel lagi sibuk main game dengan laptop di meja belajar sana.
Jennie melirik ponselnya saat ponselnya berdering lalu kembali mengacuhkannya saat tau kalau itu notife dari youtube.
Jennie bangun dari posisi tidurannya lalu menaruh ponsel Guanlin di samping ponselnya.
Jennie menatap ke arah sekitar bosan lalu terlintas ide jail di kepala Jennie.
Baru saja Jennie bangun dari duduknya Guanlin sudah bertanya,"Mau kemana?"
"Ha? Ga kemana mana" jawab Jennie sembari berjalan ke belakang Guanlin.
Sebenarnya Jennie berniat untuk mengganggu Guanlin memainkan game.
Jujur Jennie ga pernah yang namanya gangguin Guanlin main game karna di saat Guanlin memainkan game dirinya juga akan menonton drakor.
Jadi mereka bisa me time walaupun lagi bareng.
Jennie kemudian memeluk Guanlin dari belakang dan menekan dagunya pada bahu Guanlin.
Melihat Guanlin yang masih cuek, Jennie kemudian mengecup pipi Guanlin berkali kali dengan cepat.
"Aigoo, kamu kenapa?" tanya Guanlin
Jennie menggeleng,"Ngak papa"
Guanlin diem, karna ga papanya cewek itu punya dua arti. Ga papa yang bener bener ga papa dan ga papa yang ada apa apa.
Jennie yang merasa bahwa Guanlin tidak merasa terganggu kemudian mengunyel unyel pipi Guanlin.
Dia mengarahkan kepalanya ke atas lalu mengecup bibir Guanlin kilat.
Anehnya lelaki itu sedikit memanyunkan bibirnya seolah olah sudah tau akan di cium.
Guanlin kembali melihat ke depan, tangannya sama sekali tidak berhenti menekan keyboard dan mouse.
Jennie mengerucutkan bibirnya, dia berjalan ke samping Guanlin lalu memasukkan kepalanya melalui sela sela lengan Guanlin dengan kursi.
"Kamu ngapaiin?" tanya Guanlin sembari sedikit mengangkat lengannya agar Jennie tidak terbentur kursi.
"Baa" ujar Jennie
Guanlin terkekeh gemas, lalu mencubit pipi Jennie sekilas,"Aigoo kiyowo"
Jennie mengendus lalu keluar dari posisinya, dirinya berdiri tegak lalu pergi ke sisi satunya.
Jennie menaiikan kakinya ke atas paha Guanlin yang membuat pria itu kebingungan sendiri.
"Mwoya? Kamu kenapa?" ujar Guanlin
Jennie tidak menjawab melainkan berusaha untuk duduk secara menyamping di paha Guanlin.
Guanlin terlihat tidak terganggu, lelaki itu bahkan membantu Jennie untuk duduk dengan nyaman.
Jennie menghadang pandangan lelaki itu dengan wajahnya, namun lelaki itu malah memajukan wajahnya dan mencium bibirnya.
Jennie berdecak kecil lalu kembali berusaha untuk berdiri. Sejujurnya Guanlin sudah tau apa tujuan gadis itu.
Guanlin juga merasa sedikit kerepotan saat gadis itu berusaha duduk di pangkuannya.
Jennie kembali berdiri lalu mulai merubah posisi duduknya yang tadi menyamping menjadi menghadap ke arah Guanlin.
Guanlin menggerakkan karakternya ke tempat yang kosong sebelum mengangkat gadis itu lalu menaruhnya di pangkuannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jennie Boyfriend
FanfictionCerita ke uwuan Jennie bersama para pacar. Setiap chap beda alur ya. Iya oneshoot.
