Bab 1

22 4 0
                                        

Bab 1. Sebelum kedatangan-nya

.

.

.

Seorang gadis bersurai pirang, yang memakai pita putih tampak bertengger manis di atas kepalanya. Tengah, berjalan menuju kelasnya. Berada di lantai dua. Dia tampak tidak peduli saat tatapan mata yang mengarah padanya; dia sudah memaklumi kondisinya, dia yang selalu menjadi bahan bullying di sekolahnya. Bahan dia sering mendapatkan kekerasan fisik maupun mentalnya. Namun, gadis itu tidak bisa melakukan apapun karena dia memang lemah, ini alasan orang-orang yang membencinya semakin gencar untuk menyakitinya.

Apa dia benci pada orang yang menyakitinya, selama ini! Tidak, Rin. Adalah gadis yang pemaaf, setelah apa yang mereka lakukan padanya. Terlebih, ada dua orang yang berarti bagi nya. selalu berada di sisinya, .... Itu, sudah cukup untuk Rin.

"Hei..., lihat gadis itu!"seru seseorang kepada teman-temannya, saat gadis bersurai pirang itu. Melewati mereka, para siswi melihat sosok Rin berjalan memasuki gedung sekolah. 

".... Apa-apa?"tanya salah satu temannya. Dengan nada penasaran.

"Bukannya, dia adalah Kagami Rin. Gadis yang tidak di anggap itu. Kasihan sekali dia."ucap yang lain sambil menutup mulutnya, tapi matanya menatap sosok gadis bersurai pirang itu dengan tatapan jijik.

"Katanya, dia itu anak haram loh."celetuk gadis yang lainnya. Menatap sosok gadis bersurai pirang itu dengan tatapan menghina.

"Eh, masa iya! Kamu tau dari mana.."tanya yang lain.

"Itu, Lenka-senpai yang mengatakannya."jawab yang satunya lagi, baiklah panggil saja dia siswi B. "Berati! selama ini, dia cuman menumpang nama keluarga Kagami dong."ucap Siswi D dengan menatap ke gadis bersurai pirang itu. Dengan raut tidak percaya.

"Kasihan sekali! .... Jika, aku jadi dia pasti aku lebih pergi dari keluarga itu..., Dari pada menjadi benalu."ungkap siswi A dengan nada prihatin yang di buat-buat.

"Kalau aku sih lebih mau tidak lahir di dunia ini."tambah siswi C lagi.

"Hei... hei..., kalian jangan berkata begitu kasihan dia."balas siswi D yang meliriknya, dengan tatapan mata mencela.

"Nanti dia dengar dong."lanjut nya lagi sambil tertawa. Teman-temannya ikut menertawakan gadis bersurai pirang itu, sudah jelas mendengar perkataan mereka. Yang sengaja di besar-besarkan.

'Sudah kedengaran..' batin gadis bersurai pirang itu, yang memengangi erat ransel miliknya.

Gadis itu, mengabaikan percakapan itu yang sudah menjadi makanan sehari-hari, dia sudah terbiasa dengan itu semua.

Namun berapa waktu lalu ada sesuatu yang membuat nya sakit hati, kekashinya; malah berselingkuh dengan sahabat baiknya. Dan sekarang dia lebih memilih untuk menjaga jarak dari keduanya. Apa dia marah, ... Tentu! Jika keduanya ingin memiliki hubungan seharusnya, mereka mengatakannya sejak awal. Bukan menusuknya dari belakang.

Terlebih kedua orangtua dari kekasihnya, tampak membencinya! Bahkan mereka ingin, dia dan kekasihnya; mengakhiri hubungan. Alasannya ia masih belum mengerti, ... Kenapa dan mengapa; alasannya. Kedua orang kekasihnya tampak tidak menyukainya.

Seharusnya, dia percaya kepada sepupunya dan juga seorang yang sudah di anggap keluarganya sendiri! Ya, walaupun itu sedikit membuatnya kerepotan. Karena kedua orang itu suka sekali, dengan namanya...., Balas dendam.

Ku ulangi balas dendam, karena apa setiap dirinya. Di sakiti entah mengapa mereka berdua slalu tau apa yang menimpa dirinya.

Kalau di pikir-pikir apa kedua orang yang sudah di anggap keluarganya itu seorang cenayang. Entalah, Rin juga tidak begitu mengerti.

Protector of Kagami Rin [ Rimeke ] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang