Chapter 039

5 1 0
                                        

"...." italia [tebal / miring]

"..." Francis [tebal]

'....' Telepati [ biasa ]

"...." Flashback [ miring ]

.

Chapter 039, Kabar duka?


"Ini, masih pagi dan kalian sudah di sini."tanya pemuda bersurai biru muda itu tampak terkejut atas kehadiran kedua orang tuanya. Pemuda itu menutup buku miliknya dan menatap orang tuanya.

"Jangan salah aku, ibumu bersemangat untuk datang kemari."kata sosok bersurai honey-blonde yang di ikat pony-tail itu sambil menujuk sosok yang mirip dengan nya. "Dia mengatakan bawah, makanan rumah sakit itu tidak enak."lanjutnya lagi sambil menghela nafas pusing.

Sosok yang memiliki pita putih itu tampak memukul bahu di sebelah nya, "aku sangat tau kalau Sora-kun itu sudah bosan dengan makanan khas rumah sakit, makanya aku membuatkan makanan untuknya."jawab sosok berpita putih itu terdengar kesal.

Pemuda bersurai biru muda itu hanya tersenyum geli melihat tingkah laku kedua orang tuanya yang menurutnya sangat lucu, "lebih baik kalian jangan bertengkar, ini rumah sakit! Kasihan sama yang lain terganggu nantinya."larai pemuda itu dengan lembut.

Kedua orang yang bertengkar itu hanya mengalah dan ada benarnya juga.

Ketiga tampak berbincang satu sama lain, mereka tampak seperti sebuah keluarga namun dalam wujud remaja.

Bagaimana bisa?

"Lynn-kun, habiskan sayuranmu."tegur gadis bersurai honey-blonde itu pada pemuda yang sakit itu.

"Tidak mau, mereka pahit."tolak pemuda bersurai honey-blonde pendek yang pada awalnya bersurai biru muda itu.

Kenapa Sora - ralat - Lynn memperlihatkan wujud aslinya, karena di sini tidak akan ada yang mengetahui siapa dia sebenarnya. Toh, Lynn juga sudah memperbaiki hubungan dia dan ayahnya yang tak lain adalah Len Kagamine.

"Lebih baik kau memakannya walaupun sedikit,"saran pemuda bersurai honey-blonde yang di ikat pony-tail itu, tampak memasang wajah jijik pada sayuran yang berwarna hijau.

"Itu pahit yang sayurannya yang lain masih bisa aku makan."kukuh Pemuda bersurai pendek itu.

"Lynn-kun, aku minta kamu memakan semua sayuranmu atau aku tidak akan bicara denganmu, selama 1 bulan penuh."ancam gadis bersurai honey-blonde itu padanya.

Mendengar ancaman itu membuatnya menciut dengan perlahan pemuda itu mengangguk lemah, "baiklah.."jawab pemuda itu dengan wajah cemberut.

"Gara-gara kalian aku di marahin ibu,"ucap pemuda itu dengan wajah menahan mual dan menyantap semua sayuran itu hingga habis.

"Gimana enak 'kan,"ledek pemuda bersurai honey-blonde di ikat pony-tail itu sambil meledeknya.

Pemuda bersurai honey-blonde pendek itu menatap kesal pada sang ayah, "ayah mending kau diam saja,"serunya dengan kesal

"Ini balasan karena anakku ini mengatai ayahnya sendiri pendek, "ucap pemuda bersurai honey-blonde di ikat pony-tail itu. "Len 'kan memang pendek, Ups!"seru gadis bersurai honey-blonde itu menutup mulutnya karena keceplosan.

"Rin teganya kamu mengatakan itu pada suamimu ini,"ucap pemuda bersurai honey-blonde itu yang di ikat pony-tail itu dengan wajah terluka di buat-buat.

"Berhentilah memasang wajah seperti itu geli tau,"ujar pemuda bersurai honey-blonde pendek itu melempar bantal ke arah sosok pemuda bersurai honey-blonde yang di ikat pony-tail itu

Protector of Kagami Rin [ Rimeke ] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang