Chapter 018.

2 1 0
                                        

"...." italia [tebal / miring]

"..." Francis [tebal]

'....' Telepati [ biasa ]

"...." Flashback [ miring ]

.
.

Chapter 018. Singa kecil itu bernama Ken?


.

.

"Akhirnya bisa pulang juga."keluh Sora dengan kepala berasap. "Aneh, bukannya itu pelajaran favoritmu ya? Sora-kun."tanya Rin yang tampak membereskan peralatan sekolah.

"Kalau lama-lama bosen juga."jawab Sora yang menaruh kepalanya di atas meja belum berniat untuk membereskan peralatan sekolah nya. Rin hanya mengeleng kepalanya tidak mengerti jalan pikiran Penjaganya. "Ah, kami akan ke supermarket dulu buat cari bahan masakan untuk makan malam di rumah Rin."kata Rei yang tampak mengandeng tangan Rui yang memang kekashinya.

"Sayang sekali, Gumi-san dan Kuroneko-san tidak bisa ikut."ucap Rin yang di mana kedua temannya ada perlu jadi tidak bisa ikut makan malam di rumahnya. "Mereka bisa ikut lain kali."hibur Sora yang selasai membereskan peralatan sekolah nya.

"Sepertinya kalian mengadakan pesta apa kami boleh ikut bergabung."ujar seseorang sontak membuat Rin berserta yang lain menatap kedua orang itu.

Rui mencambik mulut nya. "Untuk apa? Bukannya kau sedang diet ya. Negi."ucap Rui dengan menyindir. "Memang iya, memang tidak boleh aku ikut bergabung. Bukannya, Rin! Adalah sahabat ku. Sudah pastinya dia mengizinkan ku ikut bergabung ya, kan! Len-kun."balas orang itu sambil menyingkut seseorang di sampingnya

"Iya, tentu saja."jawab seseorang itu sambil mengangguk pelan.

Rin yang mendengar ucapan itu tampak terdiam sejenak lalu menghela nafas pelan. "Maaf, aku hanya mengajak kedua sahabat ku untuk makan malam denganku. Aku yakin kedua sahabat ku tidak ingin ada orang lain yang masuk di antara kami."balas Rin sambil menatap kedua orang itu. "Aku harap kalian berdua mengerti."lanjut Rin lagi.

"Lantas kenapa, Yamamoto-san ikut bergabung bukanya dia juga orang asing."tanya pemuda bersurai honey-blonde. "Dia bukan orang asing."potong Rin cepat dan menatap sosok yang merupakan mantan kekashinya.

"Dia adalah sosok yang berharga bagiku."lanjut Rin dengan wajah datarnya. "Rupanya kau mulai berani ya."kata gadis bersurai tosca itu sambil tersenyum remeh pada Rin.

Rin mengepal tangannya dengan erat. "Katakan, jika kalian ada masalah padaku katakan saja. Apa kalian tidak suka aku memiliki seseorang yang tulus menyayangi ku. Kata semuanya padaku. Aku tau kalian membenciku, tapi jangan pernah kalian menganggu ketenanganku."jeda Rin sambil menarik napas panjang dan menghembuskan nya.

Mata milik Rin berkilat dingin. "Maka dari itu menyingkirlah."lanjut nya lagi.

Ucapan Rin membungkam kedua orang itu, Sora yang melihat kejadian di hadapannya, memengangi tangan Rin dengan lembut, membuat Rin menolehkan kepalanya ke arah sosok pemuda berambut biru muda yang menatapnya khawatir. "Maaf.."ucap Rin sambil menunduk kepalanya, entah mengapa kata-kata itu keluar dari mulutnya. "Itu bukan salahmu."kata Sora pada Rin lalu menatap kedua orang itu. "Mereka pantas mendapatkan nya."lanjutnya lagi.

"Sunshine, apa kau mau membuat Ken khawatir dengan mu, sekarang."tanya Sora sambil menatap Rin yang mendapatkan gelengan kepala. "Tidak kan, jika kau seperti ini. Dia akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia. Contoh nya kepala Kuroneko-san di ngap sama dia 🗿✨"kata Sora yang menceritakan kejadian saat istirahat tadi.

Protector of Kagami Rin [ Rimeke ] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang