Chapter 037

4 1 0
                                        

"...." italia [tebal / miring]

"..." Francis [tebal]

'....' Telepati [ biasa ]

"...." Flashback [ miring ]

.

Chapter 037, dia sudah sadar


Rin berjalan terburu-buru begitu mendapatkan kabar bawah sang penjaga kembali mendapatkan serangan, membuatnya merasa sangat cemas. Bukannya pemuda itu sudah stabil dan menunggu waktu untuk sadar kembali, tapi mengapa dia mendapatkan kabar seperti ini.

Manik milik Rin menangkap sosok sang kakak yang sudah tiba di rumah sakit, berserta pemuda berkupluk itu.

"Onii-chan, Yuuma-nii,"panggilnya.

Kedua orang yang tengah duduk di lalu bangkit dari tempat mereka, dan melihat sosok gadis bersurai honey-blonde itu berlari menuju mereka.

"Rin-chan, Sole!"seru mereka memanggil nama gadis itu.

"Bagaimana keadaan, Sora-kun?"tanya Rin yang terdengar sangat mengkhawatirkan pemuda itu.

"Kondisinya kritis, pelaku menyerangnya mencekik Sora-kun dan membuka alat bantu napas miliknya."jawab Pemuda bersurai pink yang memakai kupluk itu melihat mata milik Rin tampak bergetar hebat.

Rin dengan cepat menolehkan kepalanya ke arah sosok pemuda bersurai biru muda yang di maksud oleh mereka, kini tampak di tanganin beberapa perawat.

Napas milik Rin berhembus sesak. "T-tidak mungkin,"cicit Rin dengan wajah shock

Tubuhnya terhuyung karena shock membuat kedua pemuda di sampingnya dengan singgap untuk menangkap tubuh nya.

"K-kata kalian, dia akan tersadar 'kan, tapi mengapa jadi seperti ini."tanya Rin dengan pilu melihat beberapa perawat tampak panik melihat sosok pemuda bersurai biru muda itu yang tampak mulai melemah. "P-padahal aku sudah membuatnya cake favoritnya, bila dia sadar nanti."lirih nya dengan sedih.

Kedua pemuda itu tampak terdiam tidak membalas perkataan gadis bersurai honey-blonde itu, karena kelalaian mereka. Sosok di balik kaca kembali tidak berdaya.

"Cepat, bantu bawa alat bantu jantung,"pekik Seorang dokter mengejutkan mereka. "Kita harus menyelamatkan nyawanya,"lanjutnya lagi.

Suasana di sana semakin panik.

Rin menutup mulutnya dengan shock karena keadaan pemuda itu yang benar-benar membahayakan sekarang.

Yuuma menuduk kepalanya menyembunyikan sesuatu di sana, melihat adik laki-laki tampak sangat gawat membuatnya mengutuk siapa-pun yang melakukan itu padanya.

"Aku bersumpah mereka harus membayar ini semua,"desisnya dengan benci.

Rinto yang mendengar itu menyentuh pundak pemuda di sampingnya ya sekarang, dan bergumam. ' tenangkan dirimu.'

Yuuma menyentak tangan Rinto lalu pergi dari sana untuk menenangkan dirinya.

Rinto melihat punggung lebar pemuda itu hanya menghela nafas miris, dan melihat sosok gadis bersurai honey-blonde itu tampak terguncang membuatnya memeluk tubuh Rin masuk kedalam dekapannya.

"... Hiks, Onii-chan.., Sora-kun..."tangis Rin dalam dekapannya membuat Rinto mengelus rambut sang adik agar menengangkan nya, "... Ssst, semua akan baik-baik Rin, dokter dan perawat akan berusaha untuk menyelamatkannya."ucap Rinto dengan lembut.

"Onii-chan.., aku tidak ingin kehilangannya."

"Aku tau Rin,"

"Hiks.., kumohon jangan ambil dia dari ku,"

Protector of Kagami Rin [ Rimeke ] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang