Chapter, 045 [ Edition ]

7 0 0
                                        

"...." italia [tebal / miring]

"..." Francis [tebal]

'....' Telepati [ biasa ]

"...." Flashback [ miring ]

.

.

Chapter 045, Rin tertusuk dan   menghilang


Rin tidak tau apa yang terjadi sekarang yang ia tau adalah dia tengah mempertanyakan kenapa sang anak bisa berada di sini, sampai seorang gadis bersurai tosca itu datang menghampirinya.

"Mau apa kau?"tanya sepupu nya, Rui yang tampak waspada terhadap gadis di hadapan mereka. "Aku hanya perlu bicara padanya,"jawab gadis bersurai tosca itu sambil menujuk ke arah sosok Rin. "Untuk apa kau bicara pada Rin-san, belum puas kah kau membuatnya menderita."lanjut Gumi menatap tidak terarah kan pada gadis bersurai tosca itu.

"Ya, aku memang tidak suka."aku gadis bersurai tosca itu menatap benci pada Rin. "Kenapa harus dia yang di lihat Len-kun, sebaiknya dia lenyap dari muka bumi ini."lanjutnya lagi dengan dengki.

Rin tercekat saat tubuhnya di tarik oleh tangan gadis bersurai tosca itu membuatnya terhuyung ke depan.

"M-miku sakit.."ringgis Rin saat tangannya di remas dengan kuat. "Kenapa harus kau yang di lihat olehnya, kenapa."bentak gadis bersurai tosca itu pada Rin.

"Apa yang kau katakan itu, Miku! Aku tidak mengerti."tanya Rin dengan bingung saat tubuhnya di tarik begitu saja. "Jangan pura-pura bodoh atau polos, kau pasti senang kan jika pesta pertunangan ini batal kau pasti puas kan."jawab Gadis bersurai tosca itu dengan marah.

"Aku tidak mungkin melakukan itu,"balas Rin. "Alah, kau pasti bohong."ucap Miku dengan wajah marahnya.

"Rin-chan tidak mungkin melakukan itu, toh.. pesta pertunangan kalian memang harus berhenti."kata Rui yang cukup memancing emosi Miku. "Diam kau, aku tidak bicara padamu."bentak Miku pada Rui.

"Jika aku tidak mendapatkan Len-kun, kau juga tidak bisa."ucap Miku.

"Apa yang kau lakukan.."teriak Lynn yang tampak berlari menuju ke arah Rin dan juga Miku. "Lepaskan dia."lanjutnya lagi.

"TIDAK! KAGAMI RIN HARUS MATI.."teriak Miku padanya. "Harus mati sekarang juga."lanjutnya lagi.

Lynn mengumpat kasar saat jaraknya lumayan jauh untuk menghentikan tindakan dari gadis bersurai tosca itu, dia menatap sosok sang ayah yang masih berdebat dengan hebat.

"AYAH CEPAT LINDUNGI, IBU!!"seru nya setengah berteriak.

Miku tersenyum lebar saat melihat reaksi mereka, dia mengarahkan pisau tersebut menuju gadis bersurai honey-blonde itu.

"Ughh.." mata milik Rin membulat sempurna saat sebuah benda tajam menusuk perutnya membuat harus langsung jatuh terduduk.

"Rin-chan/san.."pekik Rui dan yang lainnya. Lynn mengigit bibirnya menahan amarah saat melihat sosok gadis bersurai tosca yang tampak senang apa ia lakukan.

Rin menyentuh luka tusuk yang di deritanya, apa lagi di merasakan rasa besi yang tampak akan keluar dari mulutnya.

"Kau!"seru Lynn dengan wajah murka apa yang telah gadis bersurai tosca itu lakukan pada ibunya. "Hahaha.. lihatlah dia akan segera mati."tawa gadis bersurai tosca itu pada mereka.

"Gumi-san, bantu aku untuk menekan darahnya."ucap Rui yang melihat kondisi  Rin yang tengah terluka, tubuhnya di sanggah oleh Rei yang menompa tubuhnya. "Rin-chan, tolong tetap sadar.."kata Rei yang melihat Rui dan Gumi mencoba untuk menekan luka pada tubuh Rin.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 20, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Protector of Kagami Rin [ Rimeke ] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang