25. to suzy

1.2K 128 144
                                        

"you and I walk a fragile line,
I have known it all this time,
but I never thought I'd live to see it break."
[haunted, taylor swift]

[]

Kejadian baku tembak yang terjadi di wilayah pemukiman tanpa penduduk tadi malam belum dapat ditentukan alasannya. Desas-desus mengatakan bahwa kejadian ini berhubungan dengan organisasi mafia di luar Korea Selatan. Bae Suzy, seorang aktris dan penyanyi terkenal ditemukan berada di lokasi bersama Park Bo-gum, teman sekaligus mantan kekasih sesama selebritinya. Keterkaitan keduanya belum diketahui. Dari kejadian ini, dilaporkan satu orang tewas dan satu orang lainnya masih dalam keadaan kritis.

Han So-hee menatap televisi yang sedang menyajikan berita terkini di hadapannya dengan mata lebar. Ia sebenarnya hanya akan ke kamar mandi ketika melewati ruang tengah dan mendengar suara dari televisi yang masih menyala. Song-kang, yang memang semalaman tidak tidur untuk menyiapkan konsep majalah, ternyata sudah tertidur dengan kepala yang tergeletak di meja, di hadapan laptopnya yang masih terbuka meskipun layarnya sudah mati.

So-hee berjalan dengan cepat mendekati Song-kang. Ia menutup layar laptop kekasihnya itu dengan mata yang masih terfokus ke layar TV. Jantungnya berdegup kencang saat mendengar nama Suzy, Park Bo-gum, baku tembak, dan mafia dalam satu kalimat. Pikirannya sudah tertuju ke satu hal yang paling masuk akal untuk menjawab semua ini, tetapi Ia masih berharap yang Ia pikirkan itu salah.

"So-hee-yaa?"

So-hee menolehkan kepalanya ke arah suara itu. Song-kang membuka kedua matanya dan mengusap wajahnya, bingung mengapa So-hee ada di hadapannya, bukannya terlelap di tempat tidur.

"Kangie, sepertinya aku harus pergi ke rumah sakit," ucap So-hee. 

Song-kang yang bahkan baru saja membuka matanya itu kebingungan. Ia meraih lengan So-hee untuk ditarik dan duduk di sofa.

"Joo-hyuk, Nam Joo-hyuk, dia pasti terluka. Aku harus ke rumah sakit itu sekarang." So-hee bergerak dengan tergesa-gesa untuk masuk kamar dan mengambil ponselnya.

Song-kang masih memperhatikan kekasihnya itu dengan raut wajah bingung. Namun, tidak punya pilihan lain, Ia akhirnya ikut berdiri dan merapikan beberapa barangnya yang berserakan di atas meja.

So-hee masih menekan-nekan layar ponselnya, memanggil semua kontak yang bisa Ia hubungi. Terutama Suzy, tetapi, tentu wanita itu tidak akan ada waktu untuk menjawab panggilan So-hee. Berita yang disiarkan benar-benar tidak membantunya, hanya semakin membuatnya panik.

So-hee meraih remot hitam kecil di atas meja dan mematikan televisi di depannya dengan cepat, kemudian Ia hempaskan dengan kasar sampai menimbulkan suara retak saat remot itu menyentuh lantai. Song-kang terkesiap melihat sikap So-hee. Ia menyentuh lengan kekasihnya dan mencoba untuk membuatnya tenang sebelum akhirnya keduanya pergi ke rumah sakit yang diberitakan.

***

Wartawan mulai berdatangan dan memenuhi bagian lahan parkir rumah sakit. Tidak seperti biasanya, kali ini media entertainment-pun ikut meliput berita karena adanya kehadiran dua selebriti papan atas di kejadian baku tembak ini. Suasana di dalam rumah sakit masih kondusif, karena sesaat setelah disiarkannya berita ini, pihak rumah sakit langsung menutup akses media untuk masuk, kecuali polisi yang harus menginvestigasi kasus ini.

Suzy masih menangis di depan ruangan operasi. Kedua telapak tangannya masih menyisakan noda darah Joo-hyuk yang mulai mengering. Rambutnya acak-acakan akibat tarikan-tarikan kecil yang Ia lakukan demi meredakan pengar di kepalanya. Bo-gum, yang masih duduk di sebelahnya sejak dua jam terakhir, mencoba untuk menenangkan gadis itu, meskipun aksinya itu jelas-jelas gagal.

Trapped in FameCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang