hulupes. 10

508 16 0
                                        

Belinda berjalan santai di koridor dengan tangannya yang di perban.

Mereka semua menatap aneh Belinda. Kenapa?! Ya! Karena mereka bingung kenapa Virus overdosis menampilkan wajah datarnya sungguh peristiwa yang teramat langka bukan? Biasanya suaranya sudah koar - koar layaknya panci yang bolong jatuh dari langit. Sekarang tiba - tiba menampilkan wajah datarnya! Gilak!

Belinda hanya menghiraukan tatapan mereka dan berjalan menuju kelasnya

Ia memasuki kelas nya dan mendudukan diri di bangkunya dan menelungkupkan wajahnya dengan lengan sebagai tumpuan

Nampak Rean dan Mila yang saling bertukar pandang

Di fikiran mereka saat ini hanya ada satu kalimat yaitu 'kenapa sahabat Virus Overdosis nya ini?!'

"Ekhem!" Dehem Rean untuk memulai topik

"Lo kenapa?" Tanya Mila to the point

Dengan kesal Rean menyenggol lengan Mila keras

"Anjing lo apa - apa an sih HAH? Lo mau gue bunuh?!" Teriak Mila

"Ra waras!" Teriak Rean dengan logat jawanya

"Lo pikir gue peduli?" Tanya Mila ngegas

"Ora ngurus!" Kata Rean tak kalah ngegas

Sumpah! Suara mereka menambah kepusingan Belinda bertambah. Belinda mengepalkan tangannya yang tanpa perban dengan erat untuk mengurangi emosinya

"Lo bener - bener!-"

"Opo? Ra trimo? Podo aku y ora njing!"

"Reanjing!"

"Milanjing!"

Ucap mereka bersamaan dengan

Brakkk

"BISA DIEM GAK?!" Bentak Belinda mampu membuat mereka semua terdiam

Apalagi wajah Belinda nampak marah dan menyeramkan. Mereka tidak pernah melihat Belinda semarah ini. Gimana mau lihat Belinda marah, orang marah saja Belinda tidak pernah!

Mila yang ingin mengucapkan ucapan pedasnya ia urungkan kala Rean menyenggol lengannya pelan, mengisyaratkan Mila untuk tutup mulut

"Pliss jangan ribut dulu, kepala ku pusing! Aku capek! Butuh istirahat!" Ucap Belinda melemah setelah itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun Belinda menarik retsleting tas nya dan berjalan keluar kelas

"Mil!" Panggil Rean sambil menatap punggung Belinda yang sudah tak terlihat lagi

"Hmm" gumam Mila yang juga sama

"Kayak nya Belinda banyak masalah deh" kata Rean

"Gue rasa juga begitu" jawab Mila

Mereka saling pandang dan

"Kita susul atau-"

"Ga usah. Belinda pasti butuh waktu buat sendiri. Lo tadi liat sendirikan dia ga nyaman sama pertengkaran kita?" Jelas Rean

Mila hanya mengangguk mengiyakan, sampai guru mulai mengajar, Rean dan Mila sudah mengizinkan Belinda bahwa ia sedang sakit

..🐒..

Belinda saat ini berada di tempat latihannya, jika ia sedang marah ia akan meluapkan amarahnya dengan belajar bela diri.

Ya selama ini Belinda berlatih ilmu bela diri dengan alasan? Agar Bara menyukai nya. Karena Bara sangat menyukai kegiatan yang berbau olahraga salah satunya adalah kegiatan ilmu bela diri

Bahkan Belinda sudah mendapatkan sabuk hitam Taekwondo dan karate

Belinda masih memukuli samsak di depannya dengan keras bahkan keringat sudah mengalir membanjiri tubuhnya. Nafasnya mulai ngos - ngosan. Luka di tangannya yang semula mulai menutup kini kembali terbuka

"Agggrrkkhhh!" Teriaknya keras

"AKU BENCI AKU BENCI!" Teriaknya keras

Ia terjatuh lemas di atas matras

"Aku benci sama diri aku yang gak bisa benci sama kamu Bara, aku benci sama diri aku yang lemah, AKU BENCIIIIIII! AKU- AAAAGGGRRRRRKKKHHH!" Teriak Belinda dan menangis sejadi - jadinya. Sampai ia kelelahan dan tertidur saking lelahnya

"Aku nglakuin semua ini cuma demi kamu Bara, aku sayang sama kamu. Kenapa kau begitu sulit untuk mengerti" ucap Belinda pelan sebelum ia tak sadarkan diri atau lebih tepatnya tertidur. Entahlah ia tidur atau pingsan hanya ia, tuhan, dan author yang tau.














































































Tbc!
...

Assalamualaikum semua!
Jangan lupa vote dan komen nya ya makasih😄❤
Soo, See you next chapter 🤗

I Love You! || Mr.B (On Going!)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang