Rose sudah siap dengan pakaian dress nya tak lupa memakai bando berwarna silver,ia segera mengenakan liptin.
"Sudah cantik,baiklah Rose tahan nafas buang,kau pasti bisa!" Rose segera menuruni anak tangga dan segera menghampiri kedua orang tuanya."Mau kemana kamu?" tanya Papa Rose.
"Membawa calon menantu." mendengar itu kedua orang tua Rose tertawa.
"Kamu,cari menantu yang benar saja?" ejek Mama Rose.
"Kenapa harus salah,Mama Papa jangan menyepelekan anak sendiri!"ucap Rose cemberut,akhirnya Mama dan Papa Rose mengangguk dan mengizinkan anaknya pergi.
Rose sudah siap dengan motor scoopy nya menjemput sahabatnya,dan Lisa sendiri sudah siap dengan menggunakan hoody dan celana jeans.
"Astaga Lisa kau ini mau kumpulan sama anak kuliah atau mau apa,cepat ganti pakaian?!" ucap Rose.
"Ada yang salah,bukankah kau tidak mengatakan kita mau apa?" tanya Lisa santai.
"Kita mau ke Cafe Lisa-ya." Lisa menaikkan sebelah alisnya.
"Cafe?,terus masalahnya dimana pakaian ini pun selalu aku pakai jika kita ke Cafe kamu jangan ngadi-ngadi Roseana!" ucap Lisa.
"Heh namaku Rose Park!" Lisa hanya memutar bola mata,ia segera mengambil helm yang tertengger dipinggir motor,menyuruh Rose mundur karena ia yang akan mengemudi.
Rose segera bergeser dan duduk menyamping"ishh aku seperti kekasihmu saja!"Rose terkekeh.
Mereka akhirnya pergi dengan bersenandung lagi Blackpink Kill this love.
Dilain tempat Jaehyun sudah siap dengan jasnya sedangkan Jeka sudah siap dengan pakaian hitam turtle neck.
"Kau ini kenapa tidak pakai jas?" tanya Jaehyun.
"Emang kita mau kemana,kau saja tidak memberiku spoiler mau apa." Jaehyun menggeleng kepala,memang salahnya juga karena tidak memberi tahu akan kemana.
"Hemm yasudah kita hampir terlambat ayo cepat!" Jeka pun segera pergi dengan dengan mobil lamborigin berwarna hitam.
Mobil pun berjalan dengan semestinya sampai ditengah perjalanan ada motor scoopy yang nampak lambat dengan segera Jeka membunyikan klakson namun motor itu tidak menyingkir sama sekali.
Tinn
Tinn
Lisa dan Rose yang menyadarin dengan kesal meminggirkan motornya agar mobil menyebalkan itu segera pergi.
"Gila gak tuh mobil,mau kubanting rasanya!" ucap Lisa sambil melempar permenkaret yang ia kunyah sampai menempel di mobil.
"Haha rasain!" tambah Rose.
Mereka menjalankan kembali motornya dengan berhati-hati karena setiap saat Eomma Lisa selalu menekankan bahwa lebih baik lambat tapi pasti dari pada cepat tapi celaka.
Mobilpun telah terparkir,Jeka mengamati Cafe itu apakah temannya sudah tidak waras membawanya ketempat perbucinan seperti ini.
Jeka pun yang sadar segera berjalan kebelakang mobilnya benar saja ada permenkaret yang menempel.
"Gadis sialan itu!" gerutu Jeka membuat Jaehyun ikut kearah Jeka berdiri."Hey kenapa kau marah?" tanya Jaehyun.
"Lihat,gadis Scoopy tadi menempelkan permen karetnya dimobilku memang tak tau diri!" Jeka segera menyuruh pembersih untuk mencuci mobilnya yang kotor.
"Sabar bro karma akan selalu datang." ucap Jaehyun.
Cittt
"Astaga bannya kempes!" ucap Lisa yang tak tau harus bagaimana.
"Yasudah disitu ada bengkel kita titipkan saja sekalian memperbaikinya kita jalan saja tidak jauh kok,sudah mepet ini waktunya!" Lisa hanya pasrah dan mengangguk.
"Benar-benar hari yang buruk." ucap Lisa kesal.
Mereka pun meminta untuk diperbaiki motornya dan segera pergi ketempat yang Rose tuju,sesampainya mulut Lisa menganga.
"Astaga kau mengajakku ketempat ini?" tanya Lisa tak percaya,segera Lisa menutup wajahnya dan melenggang pergi.
"Hey mau kabur kemana,apakah kau tidak tau aku sudah tidak sabar mencari jodohku?!" ucap Rose kesal.
"Gak aku gak mau ikut!" ucap Lisa tanpa bantahan.
Lisa sudah ancang-ancang akan kabur karena ia tidak mau melakukan hal konyol itu,ia bukan tipe gadis yang terlalu suka hal sensitif begini.
"Ikut!!" teriak Rose sambil menyeret Lisa yang memberontak untuk pergi,Lisa sudah sekuat tenaga menarik tubuhnya tapi sia-sia Rose sudah mengancam.
"Jika tidak ikut,kau bukan sahabatku lagi!" Lisa menelan ludah ia hanya mengangguk sudah takdirnya mungkin harus tunduk pada sahabat terbaiknya.
Mereka masuk ke Cafe yang sudah ramai pengunjung yang masih single atau lajang,bahkan ia tau ada yang masih mahasiswa atau bekerja karena usia disini memberikan batas umur dari 18 tahun sampai 30 tahun.
"Ah sepertinya hari ini cinta akan cepat berlabuh,Annyeong haseo rekan-rekan sekalian kamsamidha sudah datang ke Cafe baru kami sebelumnya nikmati jamuan gratis kami kita akan memulainya 5 menit lagi." ucap MC Cafe itu.
Semua orang nampak menikmati jamuannya sedangkan Lisa sudah risih ia tidak suka tempat yang gaduh seperti ini.
"Rose aku ketoilet sebentar." Rose menganggukkan kepala.
"Jangan kabur!" Lisa mengangguk.
"Aku ke toilet dulu,sepertinya seseorang menumpahkan air pada bajuku."ucap Jeka sambil mengibaskan bajunya yang tertumpah jus.
"Mereka memang tak tau malu,yasudah aku tunggu di meja 8!" Jeka menganggukkan kepala ia segera ke toilet.
Trakk
Suara itu timbul saat Jeka tak sengaja menjatuhkan kunci mobil,Lisa yang baru selesai dari toilet segera mengambilnya menunggu beberapa saat setelah siempunya keluar.
Jeka yang baru keluar disuguhkan gadis dengan pakaian casualnya,ia menaikkan sebelah halis bertanya apa yang gadis itu tunggu.
"Ah,kau pria yang baru saja menjatuhkan kunci ini?" tanya Lisa menunjukkannya Jeka tertegun meraba saku celananya.
"Ya,itu milikku." Lisa mengangguk segera memberikannya.
"Jika bukan aku yang datang sudah pasti mobilmu diambil orang,jangan ceroboh lagi dan selamat menikmati acara menyebalkan ini." ucap Lisa tersenyum manis membuat Jeka terpesona sesaat.
"Astaga jantungkuh.." Jeka memegang jantungnya dan tersenyum tipis ia tidak mengenal gadis itu tapi sepertinya gadis tadi menarik.
"Kau lama sekali!" kesal Rose yang menikmati kentang cryspi nya.
"Salahkan dirimu mengajakku pada tempat seperti ini!" Rose bergidik acuh.
"Baik kami telah mempersiapkan kuponnya tolong semuanya duduk dengan rapih,kami akan berkeliling memberikan nomor kuponnya untuk perempuan berwarna merah dan lelaki berwarna biru!" ucap MC.
Para staff akhirnya membagikan nomor urut nya.
"Baik jika semua telah mendapatkan nomor kupon maka jangan langsung dibuka,saya akan menjelaskan bagaimana cara kerja dari Cafe pencari jodoh ini,kami berharap semua bisa mengikuti prosedur kami,nomor kupon diacak sedemikian rupa,kami tidak memberikan sesuai urutan,kami juga akan memberi kertas formulir pada kalian dimana data asli kalian akan kami simpan dengan baik,dan tersimpan di Cafe ini tidak akan yang mengetahui riwayat asli kalian sampai dengan kami akan mengatur pertemuan kalian jika keduanya sudah mau saling tatap muka." ujar sang MC diangguki semua audiens.TBC

KAMU SEDANG MEMBACA
Mail Reply Cafe{£ND}
Fiksi PenggemarSemua berawal dimana kedua sahabat itu ingin mencari jodoh lewat sebuah Mail Reply Cafe,yang baru saja menghadirkan event berupa kupon yang dimana mereka bisa mendapatkan pasangan lewat surat yang setiap saatnya Cafe itu akan tampung,dan dengan semi...