Zidan berencana sekolah hari ini, tapi ia menggunakan mobil. Saat ingin keluar kamar ia melihat kamar di sebelah nya terkunci rapat itu kamar Kenny, kamar yang biasa ia kunjungi setiap ingin sekolah hanya untuk meminjam sisir maupun meminta parfum .
Zidan membuka pintu itu, terlihat masih sama seperti dulu . Ada boneka ada banyak sekali buku buku dan ya ada foto Kenny bersama Zidan .
"Gue bakalan lebih menghargai wanita setelah tau rasanya kehilangan"
Zidan mengelus figura itu dan memasukkannya kedalam lemari, dengan cepat ia melajukan mobil nya kearah rumah Sabel .
"Sayangg sayangg" panggil Zidan dari luar gerbang
Pak Kardi yang mendengar itu kemudian membuka gerbang nya, ia paham betul itu suara pacar dari majikan nya .
"Pakk, nih jatah" ujar Zidan sambil memberikan sebungkus rokok
"Makasih den"
Zidan mengangguk kemudian keluar dari mobil nya sambil melepaskan jaket serta kacamata hitam nya .
"Sayangg lamaa bangetttttttt" teriak Zidan dari luar pintu
Sabel yang masih menyisir rambut nya seperti mendengar suara kekasihnya, apa dia sekolah hari ini?
dengan cepat ia segera turun kebawah.
"SAYANGGGGG" teriak Zidan tepat di wajah Sabel
"Ihh Zidan muncrat" jawab Sabel sambil menutupi muka nya
Zidan cengengesan kemudian menyuruh Sabel memakai sepatu dan berangkat bersama dirinya .
"Mau parkir mana Dan? parkiran kamu biasanya cuma muat motor 4 kan?" ujar Sabel
"Parkir di hati kamu"
"Ish yang bener"
"Aku make parkiran guru sayang, bunda bilang gapapa taro situ"
Sabel mengangguk, kemudian ia memandangi Zidan saat memarkir mobilnya, nampak keren apalagi kacamata hitam itu selalu menempel di matanya .
Zidan memandangi sekeliling parkiran galaxy, terlihat dua motor warna hijau dan merah sudah terpakir disana . Kurang satu yaitu motor hitam milik Anzel.
Sabel dan Zidan berjalan di koridor dengan santai, style Zidan yang menggunakan kacamata hitam dan jaket di tenteng serta sepatu putih memperlihatkan ia sangat tampan .
duhh Zidan
wah Zidan udah sembuh
benerbener couple goals
kasian Sesa ya gabisa moveon
aduh Sabel juga cantikk
Sabel yang mendengar kalimat kalimat itu panas, moodnya rusak namun dengan cepat Zidan merangkul nya.
"JIDANNNN, ANZEL BELUM DATENG" teriak Zakky saat Zidan baru saja memasuki kelas
"Palingan juga jemput Sasa" jawab Zidan sambil melepaskan kacamata hitam nya
"Sayang kamu duduk sama aku dulu ya, ntar Anzel biar sama Sasa"
Sabel mengangguk kemudian duduk bersama Zidan karena Sasa juga belum sampai padahal 5 menit lagi bel masuk berbunyi.
SANZEL POV
Benar saja Anzel dan Sasa kesiangan, mereka sampai di sekolah pukul 07.10 WIB
"Lo sih lelet ah" ujar Sasa kesal
"Gapapa Sa"
"Pakk bapakk" teriak Anzel di depan gerbang itu
"Waduhh den Anzel kenapa telat to"
KAMU SEDANG MEMBACA
ELZIDAN (SAD ENDING)
Fiksi UmumHARGAI KARYA ORANG LAIN, CIPTAKAN KARYA MU SENDIRI ! ⚠️Lacak plagiat sekarang gampang⚠️ Aku adalah orang egois yang mementingkan kebahagiaan ku sendiri tanpa mempedulikan luka seseorang. -Elzidan Agra- Terimakasih untuk semua...
