"Aku gabisa hidup tanpa Kenny" ujar Zidan lirih yang mampu membuat Sabel bergetar
"Kamu bisa, ada bunda ayah ada aku ada galaxy juga kamu yang kuat"
Zidan menggeleng kemudian tidur membelakangi Sabel, Sabel yang melihat Zidan hanya bisa tersenyum dia tahu bahwa laki-laki itu sedang rapuh .
"Dan makan yaa, pasti kamu laper dari tadi ga makan"
Sabel kemudian menyendok nasi dan lauk yang di sediakan rumah sakit, saat akan menyuapi, Zidan malah membuang nampan berisi makanan.
"Aak"
pranggg ...
"GAKMAU ANJING" teriak Zidan tepat di wajah Sabel
Sabel hanya bisa tersenyum kemudian mengangguk, mungkin sekarang mood Zidan belum begitu bagus .
Tepat pukul 10.00 WIB teman teman Zidan datang kerumah sakit, mereka membolos di jam tersebut sampai pulang nanti jam 15.30 WIB .
"Are you okay?" tanya Anzel sambil mendekati Zidan
"Okay" jawab Zidan lemah
"Lo yang kuat ya Dan, ada galaxy yang pasti ada buat lo. One for all, all for one" tambah Zakky sambil mengelus pundak nya
"Gue tau sekarang pasti hati lo bener-bener ancur, lo harus bisa ikhlasin Kenny Dan" ucap Bobby sambil menangis namun bisa di sembunyikan
Bobby kemudian menuju sofa yang berada di ruangan itu, ia mengelap air mata nya tanpa semua orang itu tahu kecuali Icel .
"Lo nangis?" bisik Icel
"Gu-gue kasian Zidan"
Icel lalu mengelus pundak laki-laki itu, biasanya ia yang paling ceria di antara geng galaxy lain nya ternyata sekarang hati nya juga yang paling hancur melihat Zidan terbaring lemah.
"Dan, gue ada beli bubur nih lo minta suapin Sabel aja cepet sembuh yaa" ucap Sasa mendekati Zidan
Sabel melihat Zidan, pandangan Zidan sekarang kosong mungkin ia masih berfikir bahwa ia lah penyebab kematian adik perempuan nya itu .
Setelah bercakap cukup lama akhirnya mereka semua akhirnya pulang, kini tinggal Sabel dan Zidan yang ada di ruangan itu .
Hening, mereka sama-sama membisu sekarang. Zidan masih dengan rasa penyesalan nya dan Sabel dengan rasa takutnya jika Zidan membentak nya lagi.
"Dan, mau makan?"
Zidan menggeleng
"Aku tahu kamu sedih tapi kamu jangan lupa makan kasian Kenny ntar di sana kalau kamu sedih terus. Inget di tubuh kamu ada Kenny , aku mau cuci muka dulu"
Belum sempat Sabel berjalan tangan nya di cekal oleh Zidan. Laki-laki itu kemudian memeluk Sabel, ia tahu bahwa membentak tadi adalah hal yang sangat di benci Sabel .
"Mm-maafin aku ya sayang aku tadi bentak kamu"
Sabel mengangguk dan tersenyum, ia paham sekarang bukan waktu lagi untuk marahan dengan Zidan . Setelah itu Sabel menyuapi Zidan dengan telaten dan meminumkan obat pereda nyeri pasca operasi .
"Obatnya pait yangg gak mau" rengek Zidan
"Liat akuu"
Zidan kemudian memandangi wajah Sabel, kemudian ia tersenyum dengan tanpa sepengetahuan Zidan, Sabel lalu memasukkan bubuk itu kedalam mulut nya dan segera ia menyuruh Zidan untuk minum.
"Pait gaa?"
"Gatau, belum minum"
"Udah nii udah gaada bubuk obat nya"
KAMU SEDANG MEMBACA
ELZIDAN (SAD ENDING)
Fiksi UmumHARGAI KARYA ORANG LAIN, CIPTAKAN KARYA MU SENDIRI ! ⚠️Lacak plagiat sekarang gampang⚠️ Aku adalah orang egois yang mementingkan kebahagiaan ku sendiri tanpa mempedulikan luka seseorang. -Elzidan Agra- Terimakasih untuk semua...
