"Bobb gue gabisa" ujar Elang sambil menahan tangisnya
"Lo harus bisa, cuma lo yang sekarang bisa bantuin gue"
Elang meninju tembok rumah sakit, benar-benar hancur setelah Bobby meminta tolong untuk merahasiakan ini kepada keenam temannya .
"Jangan sakitin diri lo sendiri Lang, gue mohon tolongin gue" ujar Bobby lirih
"JANGAN NEKAT BOBBY JANGANNN"
"Keputusan gue udah bulat Lang, ada yang lebih membutuhkan daripada gue"
Bobby kemudian meyakinkan Elang dengan berbagai cara, tapi tetap saja laki-laki itu menolak namun setelah mengetahui seluk beluk nya, Elang menyetujui dengan berat hati.
"Makasih, ini besok lo kasih ke temen-temen gue ya"
Elang memandang Bobby nanar, ia langsung memeluk tubuh teman nya yang baru kenal selama satu bulan itu.
Hari senin adalah hari kesialan bagi beberapa siswa karna hari itu merupakan hari keramat. Zidan sekarang lebih memilih membolos lagi karena jika ia masuk akan mendapatkan SP karena sudah berhari hari ia membolos.
"Gue mau tidur aja deh" ujar Zidan sambil menarik selimutnya lagi
SMA CEMARA kini sedang mengadakan kegiatan upacara bendera, Anzel dan Zakky melihat deretan anak anak yang sedang dihukum namun tidak menemukan Bobby kemana anak itu? apa ia tidak masuk?
Selesai upacara mereka juga masih mencari motor Bobby di parkiran ternyata sama saja motor itu juga tidak ada di sana.
"Bobby mane sihh gabiasa nya izin" tanya Zakky
"Sakit kali dia?" tanya Jessi balik
"Gue chat juga gabisa nih" ujar Anzel sambil memperlihatkan handphone nya .
POV SMA METRO
Elang kini terduduk sendirian di taman belakang sekolah itu, pikirannya kacau ia masih bingung dengan cara apa nanti ia menjelaskan kepada teman-teman Bobby .
Namun ia masih ingat dengan perkataan Bobby semalam, dengan cepat ia segera mengambil motornya dan menuju SMA CEMARA .
Setelah sampai Elang masuk begitu saja mencari kelas IPS 2 sesuai yang diberitahu oleh Bobby malam itu . Sampai di depan kelas penghuni kelas itu tercengang melihat anak sekolah lain di SMA mereka.
Sabel dan teman-teman nya yang sadar akan kehadiran Elang kini menghampiri laki-laki itu .
"Dih muka lo kusut banget ngapain lo kesini" tanya Zakky mengejek
"Lo nyusup lewat mana Lang" tanya Jessi
"Lang, lo kenapa kayak abis nangis" ujar Anzel
Elang tidak menjawab, ia hanya menunduk cukup lama, hal itu membuat curiga Sabel dan juga mereka yang ada disana .
"Lo kenapa?" tanah Anzel serius
"Maafin gue" ujar Elang lirih
"Maafin apa Lang?" tanya Sabel
"Maaf gue gabisa jaga Bobby" ucap Elang yang berhasil membuat jantung mereka berdetak kencang
"Bobby kenapa?" tanya Icel khawatir
Hening, Elang juga tidak menjawab pertanyaan itu .
"ELANG JAWAB GUE BOBBY KENAPA" Teriak Anzel
Elang masih saja diam dan menangis, seluruh pasang mata yang melihat hal itu hanya bisa bingung mengapa laki-laki se brandal Elang bisa menangis.
"Lang, Bobby kenapa jawab gue" tanya Sabel yang kini berada di samping Elang
KAMU SEDANG MEMBACA
ELZIDAN (SAD ENDING)
Ficción GeneralHARGAI KARYA ORANG LAIN, CIPTAKAN KARYA MU SENDIRI ! ⚠️Lacak plagiat sekarang gampang⚠️ Aku adalah orang egois yang mementingkan kebahagiaan ku sendiri tanpa mempedulikan luka seseorang. -Elzidan Agra- Terimakasih untuk semua...
