"Jika raga bisa pergi, bisakah sebuah kenangan itu tetap ada?"
Cast:
_Soobin TXT
_Sanha ASTRO
_Minhyuk BTOB
_Nayeon Twice
-------------------
Note: Cerita ini hanya karangan author saja. Tujuan dibuat cerita ini adalah author ingin melampiaskan keha...
Minhyuk, Soobin, dan Sanha saat ini berada di kamar Sanha. Alasan mereka berkumpul disini, agar para asisten rumah tangga di rumah si kembar tidak melihat Minhyuk disini. Sanha dan Minhyuk yang sudah bertemu lebih dulu dapat berbicara santai, namun tidak dengan Soobin. Ia terus memperhatikan Minhyuk tanpa jeda, sesekali memegang tangannya, bahunya, wajahnya, bahkan sampai memeluk Minhyuk dengan erat.
"Soobin, bisa kau hentikan itu? Kau melihatku seperti melihat hantu", protes Minhyuk.
"Soobin. Hentikan. Dia paman kita, bukan ayah kita", sambung Sanha.
Soobin tertunduk diam. Perkataan kembarannya membuatnya sadar bahwa pria ini memang bukan ayahnya. Minhyuk yang sadar akan perubahan sikap Soobin, mulai memegang kedua bahunya.
"Soobin, dengar. Aku dan ayahmu memang mirip karena kami kembar, tapi aku minta maaf bahwa aku bukan ayahmu. Tujuan ku kesini, untuk lebih mengakrabkan diri ke kalian. Jadi, bisakah kita lakukan itu tanpa rasa canggung?"
Soobin mengangguk tanda mengerti. Sanha yang melihat itu pun mulai lega.
"Jadi, aku minta maaf baru bisa mengunjungi kalian sekarang. Aku berencana mengajak kalian pergi ke taman hiburan. Hari ini kalian libur bukan?", Tanya Minhyuk.
"Tentu saja. Kau mau kan Sanha?", Tanya Soobin penuh harap.
"Baiklah, aku ikut."
Melihat Sanha setuju membuat Soobin kegirangan. Ia segera pamit ke kamarnya untuk bersiap-siap, sementara Minhyuk masih berada dalam kamar bersama Sanha.
"Kenapa tiba-tiba paman mengajak kami ke taman hiburan? Aku yakin paman mengajak kami pasti ada alasan khusus"
Minhyuk yang mendengar perkataan Sanha dengan curiga mulai tertawa.
"Hahahaahaa... Kau memang benar-benar pintar. Memang benar, aku mengajak kalian kesana bukan tanpa alasan. Kita tidak akan pergi bertiga, aku akan mempertemukan kalian dengan seseorang disana"
Sanha mencoba menggali lebih dalam maksud perkataan pamannya itu, namun terlanjut di tepis oleh Minhyuk. Sampai Soobin yang sudah siap masuk ke kamar Sanha, yang membuat Sanha juga harus bersiap.
Sampailah mereka di taman hiburan itu, tepatnya di Wolmi Island Theme Park yang berada di pinggir lepas pantai Incheon. Lokasinya yang lumayan dekat dengan Seoul dan transportasi yang nyaman, buat banyak orang berkunjung ke sini di akhir pekan untuk liburan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Wah, sudah lama aku tidak ke tempat seperti ini", seru Sanha yang segera menarik tangan kembarannya untuk bermain bersama. Jalan mereka yang cepat membuat Minhyuk harus berteriak mengejar mereka.
"Hei kalian berdua. Jangan pergi terlalu jauh, tunggu aku!"
Mereka bertiga pun bermain bersama, mereka mencoba wahana satu persatu. Minhyuk hanya bisa mengikuti dua ponakannya ini dengan pasrah.
Sudah hampir satu jam mereka bertiga memainkan wahana. Saat ini mereka sedang duduk beristirahat. Soobin pergi membeli minuman, meski awalnya Minhyuk dan Sanha menolak, namun Soobin memaksa.
"Bruukkk!"
Karena tak hati-hati, Soobin menabrak seorang wanita. Untung saja minuman yang ia bawa tak tumpah. Soobinpun dengan cepat meminta maaf.
"Maafkan saya, saya tidak sengaja"
Wanita itupun memberikan reaksi tangan '👌' menandakan tak ada masalah. Namun sesaat kemudian Soobin terkejut karena melihat wajah wanita itu.
"Eomma! Apa yang eomma lakukan disini?"
"So-Soobin?!", Wanita itu pun sama terkejutnya yang ternyata dia adalah Nayeon.