Playlist, Melawan Restu - Mahalini
Jangan lupa vote sama kolom komentar nya di senggol dulu vren✨
Happy Reading
'Dua insan yang saling mencintai, mereka akan punya alasan untuk terus bersama'
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•
•
•
Nafas Ana mulai memburu. Ia mencengkram erat tangan Arga yang memeluk tubuhnya.
"Lo bilang kalo lo sama Ara adalah sepupu Ga. Ternyata lo bohong!"
"Maaf."
"Dia saudara tiri gue, Ga!"
"Hm."
"Lo tau gue benci sama orang yang pembohong!"
"Maaf."
"Gue benci sama lo!"
"Maaf."
"Tapi gue paling benci sama diri gue. Gue gak munafik! Sebesar apapun rasa benci gue sama lo, rasa itu selalu kalah sama rasa cinta gue."
"Maaf."
"Gue benci rasa ini Ga! Karena rasa ini yang buat gue jadi lemah."
"Jangan pernah benci diri kamu Na! Jangan pernah tinggalin aku, semua akan aku lakukan tapi nggak untuk pergi."
"Lupain gue Ga! Gue udah terlalu capek sama hubungan ini."
Arga memejamkan matanya. Ia memutar tubuh Ana untuk menghadapnya dan menghapus air mata yang mengalir di pelupuk mata gadis itu.
Ia mengecup dahi Ana lembut dan membawa tubuh mungil itu ke dalam dekapannya.
"Seandainya waktu bisa aku ulang. Aku lebih memilih untuk tidak mengenal kamu sama sekali daripada aku harus pergi dan ngelupain kamu Na."
"Lo egois Ga!"
"Aku tau. Tapi untuk kali ini aku mau egois Na. Jangan pernah memaksakan aku untuk pergi, karena aku gak akan pernah mampu untuk itu."
Apapun alasannya, apapun keadaannya ia akan mempertahankan itu. Karena pada dasarnya Ana lah alasannya untuk bisa bertahan sejauh ini.
Malam semakin gelap dan semakin menunjukkan jati dirinya.
Dua insan yang terluka, mencurahkan seluruh isi hati dalam sunyi dan dinginnya malam.
Biarkan malam sunyi itu menjadi saksi semua luka dua insan yang sedang membagi kasih.
•••🌧️•••
Ana mendongak memastikan bahwa laki-laki yang memeluk dirinya sudah tertidur pulas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rintik Hujan
Teen Fiction(SADNESS STORY⚠️) SUDAH TERBIT Ini tentang seseorang sang pengagum hujan, si penikmat tangisan sang semesta yang terlihat tegar namun rapuh didalam. "Kisah Mengenai semesta yang tak berpihak pada nya." *** "Gue tuh capek Ga! Selalu diberi harapan ta...
