Warning1821
"Ta,"
"Apa?"
"Boleh minta Kiss?"
"Hah ... kis?"
"Iya."
"Emm ... boleh," setelah berpikir sebentar.
"Bener?"
Intro aja dulu siapa tahu ada yang mau baca. Syukur" ada yang vote dan komen. Nggak mau maksa tapi pengen laj ada yang ngekom...
Hai gaess Kalian luar biasa😘😘😘😘 Padahal cuma minta 200 komen dikasihnya 1k komen. Wkwkwk. Terharu banget liat komenan kalian walaupun cuma spam tapi pasti capek juga kan tangannya ? Hehehe
Part ini untuk kalian yang kasih spam komen, ya 😘😘😘😘
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*** Reta menarik tangannya saat merasakan milik Revan membesar.
"Revan,"
"Kok tambah besar?" tanya Reta menatap Revan gugup. Revan tersenyum kemudian berdiri membuka celananya meninggalkan boxer bergambar spiderman.
"Lo mau lihat?" tanya Revan yang sudah siap menarik boxer itu.
"GAK MAUUU!" teriak Reta panik langsung memundurkan tubuhnya.
"Katanya mau nananina! Gimana sih! Gue gak mau ya di suruh mandi air dingin lagi! Sini buru!" paksa Revan.
Reta tetap diam sambil memeluk lututnya menutup kedua dadanya yang tak tertutup baju itu.
"Ayo, Ta!"
"Takut. Punya kamu besar beda dari yang tadi!" cicit Reta.
"Ya iyalah. Ini gue udah horni, Ta. Kalo yang pertama kali Lo pegang belum tegang gue." ucap Revan greget.
"Nanti gak muat gimana?"
"Makanya kita coba. Muat kagak!"
"Kamu tahu caranya?"
"Taulah!"
Revan langsung menarik kaki Reta saat sang empunya mulai lengah. Reta berbaring dengan Revan yang menindih tubuhnya.
"Van-"
"Diem! Nikmatin aja. Bakal enak kok!"
"Kamu udah pernah nyoba?"
"Nyoba apa?"
"Buat anak."
"Belumlah!"
"Kok tahu bakal enak?"
Revan terdiam. Bingung. Bagaimana menjelaskan ke Reta kalau dia sering mimpi basah dengan Reta yang ada dalam mimpinya.