Aku bukan Dokter kalau kamu mau tahu
Menyembuhkan orang bukan keahlianku
Menebak sakit yang mereka rasa saja aku tak biasa
Aku hanya bisa menemani saat mereka terluka
~ GilangHari ini entah kenapa aku cukup lelah, seharian aku Berusaha mencari cara agar papa mau memberi izin padaku untuk tetap berteman dengan Shandy tapi rasanya itu tidak mungkin, papa hanya memberi izin untuk berteman tapi tidak untuk bertemu dengan Shandy. Bagaimana jika papa tahu aku selalu ikut campur dengan urusan Fenly ? Apa papa juga akan melarang aku bertemu Fenly ? Tidak... Aku bisa menahan untuk tidak bertemu Shandy tapi pengecualian untuk Fenly, aku tidak bisa jika tidak melihat pria baik itu.
Ku lempar kerikil yang saat ini ada ditanganku ke danau yang tenang. Andai aku bisa menjadi danau, bisa menjaga ekosistem kehidupan air, tenang namun bisa membuat orang tenggelam di dalamnya. Ahhh Gilang kamu memikirkan apa sebenarnya ? Makin kesini aku jadi makin aneh saja.
" Bang Gilang... " Aku menoleh pada pria yang saat ini berada di dekatku
Fajri mau apa pria itu ditempat ini ? Tapi dari apa yang ku lihat dia juga membawa masalah sama denganku. Akhirnya sore itu Fajri menceritakan semuanya padaku, semua masalah hidupnya dan yang cukup buat ku terkejut adalah dia mengaku jika dia yang menusuk Fenly.
" Gue udah minta maaf ke Fenly... Tapi kenapa ya bang gue masih ngerasa salah sama dia... Hati gue ngga tenang, kaya ada yang ganjel aja gitu... Apa gue harus ngaku ke semua orang aja kalau gue yang bikin Fenly celaka ? "
" Lo bunuh diri namanya, Shandy sayang sama Fenly, Lo bikin dia lecet sedikit aja, Lo udah kena amuk apalagi Lo bilang kalau Lo yang nusuk Fenly... Gue ngga tahu deh "
" Tapi rasanya ga mau ilang bang.... Gue ngga enak sama Fenly, atau gue laporin diri gue ke polisi aja ? Sumpah gue bingung bang... Ngomong-ngomong kenapa Lo ngga marah sama gue bang ? Kan yang gue tahu Lo sayang sama Fenly... Lo juga anggap dia Adek Lo sendiri kan, terus kenapa Lo santai aja ? "
" Dari awal gue udah curiga sama Lo Ji ! Tapi gue juga ngga mau sakitin Lo, gue yakin Lo ngga sejahat Farhan... Jadi gue milih lepasin Lo. Gini aja gimana kalau gue yang bales perbuatan Lo ke Fen... Gue juga abangnya dan gue ngga terima Lo sakiti Fenly "
" Lo mau apa bang ? " Tanya Fajri takut dia juga sedikit menajga jarak dariku
" Gue pukul Lo sebagai balesan karena Lo hampir aja bikin Fenly celaka "
Fajri akhirnya mengangguk setuju dengan apa yang ku usulkan. Ia memejamkan matanya bersiap menerima pukulan dariku, tapi yang ku lakukan bukan memukul Fajri tapi mengusap rambutnya pelan. Ia membuka mata dan menatap ku bingung.
" Kenapa Lo ngga mukul bang ? Katanya Lo mau mukul gue "
" Ji... Denger gue ! Rasa ngga enak yang saat ini Lo rasain itu Dateng dari diri Lo sendiri. Kalau Lo mau rasanya Hiang, Lo harus perbaiki semuanya ! Lo udah tahu kan seberbahaya apa om Wijaya ? Dan Lo juga tahu sebenci apa om Wijaya sama Fenly kan ? "
" Iya bang... "
" Jadi... Yang harus Lo lakuin sekarang adalah Lo harus lebih kuat... Lindungi Fenly Ji ! Karena cuma itu yang bisa Lo lakuin buat nembus kesalahan Lo sama dia "
" Apa dengan gitu perasaan bersalah gue bisa ilang bang ? "
" Engga tapi setidaknya berkurang... Fajri, Lo tadi yang bilang kan kalau Lo cuma butuh ditenangin, sama ada yang bilang sama Lo kalau semua akan baik-baik aja ?. Nah sekarang ada gue disini Ji dan semua akan baik-baik aja "
" Bang Lang... "
" Lo berharap kalau yang saat ini bilang kaya gini sama Lo Farhan kan ? Ngga papa Ji... Sumpah ngga papa... Anggap gue siapaun yang saat ini pengen Lo liat... Toh tujuannya sama kan ? Gue ngga masalah kalau emang Lo anggap Farhan, tapi berhenti kaya gini ! Fenly maafin Lo kan ? Jadi udah ya.. jangan terus merasa bersalah "

KAMU SEDANG MEMBACA
O B A T || U N 1 T Y
ФанфікиPastikan sudah baca "Koma", "Titik" dan "tanda tanya" sebelum baca cerita ini terimakasih. Karena jika terus menjadi obat Kapan hati sendiri sehat ? Aku mungkin bukan pemeran utama dalam kehidupan mereka, bahkan aku juga bukan pemeran utama dalam...