[Spin-off The Eternal Bond]
#1 In Werewolf
#1 In Fantasy-Romance
Cerita ini adalah versi baru. Sebelumnya berjudul second Chance.
DON'T PLAGIARISM! I DON'T HAVE ANY RESPECT FOR SOMEONE WHO COPY MY WORK!
••••••••
Sydney Carrington terlahir sebagai w...
Ayo semua merapat! siapa yang nunggu chapter ini? mana suaranya??
Oke langsung aja ke cerita, semoga kalian suka dan happy reading 😁😁😁
Vote comment share
Follow recommend
Love,
DyahUtamixx
BELUM DI EDIT
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sesampainya di villa, mereka langsung disambut oleh dua pelayan yang menunggu di foyer. Di tangan kedua pelayan tersebut terdapat handuk serta selimut yang terlihat tebal. Sejujurnya Sydney mulai terbiasa dengan semua perlakuan yang baginya seperti bak seorang Ratu, bagaimanapun juga kehidupannya di Blackblood Pack tidak pernah mendapatkan kesan yang baik baginya. Bahkan saat ayahnya masih hidup dan menduduki posisi Beta, Sydney tidak pernah merasakan hal seperti ini.
Tidak ada pelayan yang melayaninya dan justru Sydney yang harus merawat kakak serta sang ayah, karena kalau bukan dirinya, maka siapa lagi? Dia memberikan senyum penuh terima kasih pada pelayan yang memberikannya handuk untuk mengeringkan diri, sebelum mengeringkan tubuhnya dengan handuk tersebut. Dari sudut matanya, Sydney dapat melihat Gamma Reed juga melakukan hal yang sama. Tidak ada pembicaraan diantara mereka, yang terdengar hanyalah suara hujan yang disertai petir di luar sana.
Ketika selesai, Sydney dipakaikan selimut hangat yang membuat suhu tubuhnya kembali normal, barulah saat itu, keheningan yang tercipta diantara mereka pecah saat Gamma Reed berkata, "Siapkan pakaian dan makanan hangat untuk nona Sylvia." Kedua pelayan tersebut menganggukkan kepala dan memberikan jawaban positif seraya berbalik dan berjalan meninggalkan ruangan.
"Kau tidak perlu melakukan itu pada—"
Gamma Reed memotong ucapannya dengan tajam. "Kau sedang mengandung, nona. Aku tidak mau kejadian beberapa hari lalu terulang. Lagipula jika kau lupa, statusmu sebagai seorang pasien belum dicabut oleh dokter. Kau masih harus menjalani perawatan, tapi justru kau memilih untuk bertindak bodoh dan berakhir basah kuyup seperti ini." Sydney mengerjapkan mata. Apa pria itu sedang mengungkapkan kekhawatirannya? Tidak. Itu tidaklah mungkin. Gamma seperti Sebastian Reed yang terkenal akan kebenciannya pada rogue khawatir padanya? Siapapun yang mendengar pasti akan tertawa karena mendengar itu. "Sebaiknya kau segera mandi. Kehamilan membuatmu rapuh dan membuat imunmu tidak berbeda jauh dengan manusia biasa." Tentu Sydney hanya mampu menganggukkan kepala, terlalu bingung untuk membalas ucapan pria itu.