Happy reading..
Hope you enjoy:*
▫️▫️▫️
"Kak David!" Panggil seorang perempuan yang sempat David temui.
"Check up lagi?" Gadis itu bertanya seraya mendekat pada David yang tengah berada di lorong rumah sakit.
"Iya, lo sendirian?"
Gadis itu menggeleng "Engga kok. Gue sama Om gue, dia kerja disini"
Omong-omong, pertemuan mereka memang baru dua kali, tetapi tak perlu waktu lama bagi keduanya untuk berteman seperti ini.
"Oh, temen gue juga ada yang jadi dokter disini"
"Iya kah? Namanya siapa Kak, siapa tau kenal"
"Namanya Gian. Lo kenal?" David bertanya.
Sedangkan seseorang dihadapannya itu terlihat berpikir sejenak "Ga kenal sih, tapi namanya ga asing"
"Mungkin pernah denger"
"Iya mungkin" Balasnya.
"Eh lo mau kemana Kak?" Perempuan itu bertanya lagi, saat David hendak menjalankan kursi rodanya.
"Ke ruangan Dokter Nugroho"
"Oh yaudah, ayo gue anter gue juga mau ketemu dokter Nugroho"
"Lo pasiennya?" Tanya David kali ini.
"Iya"
Tak lama setelahnya, kedua orang itu akhirnya pergi ke sana, menuju ruangan dokter Nugroho yang hendak mereka temui.
▫️▫️▫️
"Gue ketemu lagi sama cewe itu, dan ternyata dia pasiennya Papa" Ujar David bercerita pada Elang tentang pertemuannya dengan gadis yang sebelumnya ia temui satu minggu lalu.
"Pasien Papa?" Elang memastikan.
"Yang ngevonis hidup dia ga lama lagi juga papa?" Lanjutnya.
Kepala David bergerak ke kanan-kiri. Tak menyetujui "Bukan lah. Dokter lain, lo tau sendiri Papa ga pernah ngevonis hidup orang kaya gitu"
"Iya si" Balas Elang, membenarkan.
"Larskar gimana Lang? Kalian abis ngadain baksos lagi ya kemarin?"
"Iya, kenapa emang?"
"Ga papa, Red Cobra masih sering nyari masalah?" David bertanya lagi.
"Engga, akhir-akhir ini mereka menghilang, ga keliatan"
David mengerjap "Lang, Larskar harus hati-hati"
Tak ada jawaban dari Elang, tetapi dari ekspresinya Elang mengajukan sebuah pertanyaan.
"Lo harus inget, kebiasaan Red Cobra itu bakal ngilang, sebelum nyerang. Dan gue yakin, sekarang mereka lagi ngerencanain sesuatu buat ngusik Larskar lagi"
Ah, benar. Elang hampir lupa tentang hal itu. Jadi apa yang akan Red Cobra lakukan nanti? Apa yang mereka rencanakan saat ini. Akankah harus ada seseorang yang terluka lagi nanti?
Kali ini, Elang harus amat sangat berhati-hati.
"Oh iya Lang," David memecah pemikiran Elang.
"Mama masih di toko ya?"
"Iya, katanya ada banyak pesenan hari ini"
"Oo, susulin aja gimana? Sekalian bantu" David mengusulkan
KAMU SEDANG MEMBACA
Not a Secret Admirer [Complete]
Ficção Adolescente[𝐑𝐨𝐦𝐚𝐧𝐜𝐞-𝐅𝐚𝐧𝐭𝐚𝐬𝐲] 𝑬𝒕𝒉𝒆𝒓𝒂𝒍𝒂𝒏𝒅 𝑼𝒏𝒊𝒗𝒆𝒓𝒔𝒆 𝑩𝒐𝒐𝒌 𝟏 - "Dia si cewek aneh yang punya kaitan penting sama gue" ***** Alasha Catalina Radeva atau biasa dipanggil Asha. Gadis remaja kelas 11 SMA yang kehidupannya mendadak...
![Not a Secret Admirer [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/284239470-64-k910580.jpg)