Chapter 34: Different Destiny

124 17 2
                                        

▫️▫️▫️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

▫️▫️▫️

Mata itu terbuka dengan tiba-tiba seakan ada yang mengejutkannya. Diri itu pun mencoba untuk bangkit dan mengembalikan kesadaran diri. Yang selanjutnya menemukan bahwa dirinya berada pada sebuah ruang hampa dengan latar berwarna putih dan tak berujung.

Belum hilang rasa terkejutnya ada hal lain yang kembali menimbulkan reaksi padanya.

Sebuah suara.

Suara yang memanggilnya.

"Alasha."

Sekali lagi suara itu terdengar membuat Asha reflek mencari-cari si sumber suara, sampai akhirnya menemukan seseorang yang sama persis dengan dirinya. Hanya saja, ia mengenakan gaun panjang dengan mahkota di kepalanya. Ya, tak perlu menebak. Orang yang dilihat Asha jelaslah Claretta, dirinya di masa lalu.

Masih dengan bingungnya, Asha mencoba untuk memastikan "Claretta?"

Ia mengangguk. "Ya, aku Claretta, sosok dirimu di masa lalu."

"Kenapa kau menemuiku?" Alasha bertanya lagi pada sosok putri kerajaan itu.

"Untuk bertanya padamu."

Kali ini sebelah alis Asha terangkat. "Bertanya?"

"Ya, bertanya."

"Apa yang ingin kau tanyakan?"

Menjeda sejenak, Claretta akhirnya menjawab menggunakan pertanyaannya. "Kau yakin ingin menyerah?"

"Apa kau ingin hidupmu berakhir seperti diriku?"

Asha tak kunjung menjawab, ia hanya membatin mengapa Claretta mempertanyakan hal seperti itu. Seharusnya ia sudah tahu jawabannya.

"Tidak, tentu tidak." Balas Asha. "Hanya saja takdir yang membuatku berakhir seperti itu."

"Kata siapa?"

Asha kembali menatap bingung ketika ucapan Claretta itu muncul.

"Takdir tidak memaksamu untuk pergi."

"Maksudmu?"

"Kau tidak akan mati hari ini Alasha, takdirmu dan takdirku berbeda."

"Kau dan aku memanglah sama. Aku hidup pada masa lalumu, dan kau hidup pada masa depanku, kita jelas sama, tetapi takdir kita berbeda." Claretta melanjutkan.

"Jika aku harus mati untuk melindungi Archer, maka kau tidak. Kau harus tetap hidup untuk terus bersamanya, jangan biarkan ia hancur lagi seperti bagaimana yang terjadi saat itu."

Not a Secret Admirer [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang