Assalamualaikum
Sebelum membaca ada baiknya tinggalkan jejak kalian dengan vote dan komen!!
Jangan jadi readers Silent ygy!
Happy Reading!!
••••
Sedari tadi pagi Gavriel terus bolak-balik ke kamar mandi untuk memuntahkan semua isi perutnya. Kini ia berbaring di ranjang dengan matanya terpejam memikirkan sesuatu.
"Kenapa sih dengan gue?" Tanyanya kepada diri sendiri.
Gavriel bangkit kembali ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya kembali. Padahal ia tak salah makan kenapa pagi ini ia muntah terus menerus.
"Argh, capek gue bolak-balik ke kamar mandi!" Pekiknya frustasi.
Cowok itu kembali berbaring di ranjang dan memejamkan matanya. Gavriel berdecak malas ketika pintu kamarnya di bukan oleh seseorang, ia membuka matanya.
"Gavriel sayang gimana kabarmu?" Ucap seorang cewek dengan langkah gemulai sengaja menggoda laki-laki. Jika para lelaki tergoda dengan tubuhnya, tapi tidak dengan Gavriel. Cowok itu malah jijik dengan tingkah cewek itu.
"Lancang banget lo masuk ke kamar gue!" Bentak Gavriel.
Cewek itu tak mendengar ucapan Gavriel, ia terus melangkah mendekati cowok itu.
"Lepas!" Bentak Gavriel saat cewek itu berani mengandeng lengannya.
"Gak mau, kita harus main dulu biar aku lepasin ini." Ucap cewek itu dengan tersenyum manis.
"GILA LO!" Gavriel bangkit dari duduknya dan melepaskan tangan cewek itu dari lengannya dengan kasar.
Gavriel yang berada di ambang emosi langsung menarik cewek itu keluar dari kamarnya untuk mengusirnya. Di ruang tamu terdapat mamanya yang duduk di sofa.
Bukannya senang malah Gavriel semakin marah, ia mendorong kasar cewek itu hingga jatuh ke lantai.
"Gavriel apa-apaan kamu?" Bentak sang mama kepada putranya.
"Ngapain lo kesini?" Bukannya menjawab pertanyaan mamanya, Gavriel malah bertanya balik.
Mamanya tak menjawab, malah wanita itu menolong cewek yang Gavriel dorong tadi. Ia membantu cewek itu berdiri, "Kenapa sih kamu harus kasar sama Elle?" Bentak Hannale. Mama, Gavriel.
"Gue gak suka dia, kenapa lo bawa kesini?" Bentak balik Gavriel.
"Kalian itu harus dekat. Mama pengen kamu menikah dengan Elle dan berikan mama cucu secepatnya. Temen mama sudah banyak yang punya cucu tapi mama sendiri yang belum punya."
"Kenapa gak anak tiri kesayangan lo aja yang lo suruh nikah, kenapa harus gue ha? gue gak sudih nikah sama jal*** seperti dia!" Ucap Gavriel dengan tersenyum sinis.
"GAVRIEL! Hargai kedatangan Elle kesini dong! Cobalah kamu menerima Elle dan putuskan pacar kamu yang beda agama kamu itu!"
Gavriel mengabaikan pekikan mamanya itu, ia melangkahkan kakinya ke anak tangga.
"Apa sih spesialnya pacar beda agama kamu? Gak ada Riel. Lihat poster tubuh Elle, dia sangat sexy dibandingkan dengan pacar kamu itu." Pekik Hannale.
"Pasti pacar lo udah gak perawan lagi, mending sama gue yang masih perawan ini. Pacar lo itu murahan Riel, kenapa Lo bisa tergoda sama dia sih?!" Ucap Elle dengan tersenyum miring.
"Jaga omongan lo, Zayna gak kayak gitu. Lo sendiri yang murahan, bolak-balik ke club demi kepuasan lo sendiri." Bentak Gavriel, kini cowok itu sudah di depan Hannele dan Elle. Meskipun Gavriel anak pemabuk ia tak pernah sekalipun menginjakkan kakinya ke club.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Different Religions (On Going)
Novela JuvenilCinta beda agama Kehilangan kesuciannya Hamil Di usir keluarga Itu semua di alami oleh gadis cantik bernama Zayna Marsell Hanara yang kehilangan kesuciannya karena jebakan yang di lakukan oleh teman dari pacar beda agamanya. Sialnya cowok yang bern...
