samuel arka bristen hancur sudah semakin lebur perlahan!
samuel mencari kemana seorang gadis yang selama ini ia cari ternyata tak kunjung hadir dengan begitu ia pun mencari ke seluruh sudut kota Jakarta hingga Yogyakarta. sudah 4 tahun semenjak cemara datang dan menemuinya di taman belakang universitas gajah mada 2020 lalu membawa seorang gadis kecil milik moralez harus melabuhkan dirinya angkat kaki dari indonesia.
"honey, kamu dimana? kenapa semua orang nyembunyiin kamu dari aku? aku hampir gila atau bahkan udah gila sayang"
"kamu pergi gak tau kemana bahkan kehadiran kamu aja aku gak tau sama sekali dari suruhan aku disini, mau seberapa lama kamu ninggalin aku sayang, cukup hukum aku chole..." lirih samuel memandang mesra bingkai wajah chole yang ada di meja kerjanya.
samuel menjadi lelaki yang gila kerja bahkan tak ada hari tak membuatnya turut bekerja sedikitpun tak ada semuanya ia kerjakan walaupun kerjanya hanya menyuruh anak buahnya mencari chole kemanapun tapi gak kunjung ia temui.
sedangkan dilain sisi, perempuan yang ia cari sedang bergulat dengan benang jahit di kota kecil Jerman—berlin, dengan ulet dan wajah yang fokus menjahit itu menatap dengan seriusnya sambil mengeluar masukkan jarum jahit itu kedalam kain yang menjulur indah di pangkuan nya.
kejadian panjang itu sudah berlalu kurang lebih 4 tahun lalu dimana posisi nya gadis belia menuju dewasa itu harus memperbaiki hancur nya dan rusaknya kehidupan nya yang sudahlah dari awal memang tidak mengenakkan untuk nya. anak sebaya nya harusnya bermain dengan cinta cintaan justru harus bergulat dengan manusia yang berhati iblis. seolah ingin melupakan kakak nya — steve berusaha menyembunyikan ia dari cengkraman manusia hati iblis itu hingga ke negara ini berlin.
gadis itu tak lagi menjadi bual bualan di tengah banyak orang dan gadis itu tak lagi menjadi seseorang yang cupu semacam dulu, ia tumbuh dengan baik di negara ini, iya juga turut merubah nama panggilan nya; Kowi. ia tak mengenal dirinya dengan sebutan chole ataupun ale. ia dikenal dengan nama baru nya itu Kowi. tampak memaksa memang nama itu namun sayangnya nama itu tercipta kala luka menggugah dirinya kala cita memang sudah lebur dibawa oleh kenangan nya dengan pria yang ia hindari hingga kini. memang benar tidak ada yang tau kehidupan setelah putus cinta, kesendirian yang tiba tiba harus hinggap, kini ia hidup dengan cerita dan lembar baru didalam hidupnya.
kabar miring persoalan samuel masih ia dengar walaupun masih diupayakan ditutup oleh sang kakak tapi apalah daya ia masih kerap mendengar kabar berita di layar kaca bahwa sang pewaris moralez company masih tumbuh jaya walaupun dengan berita miring kalau sang perintis turun tangan sudah tanpa diduga duga.
"princess, mau sampai kapan kamu disini dengan semua pikiran kamu yang masih ke arah masa lalu kamu itu hm?"
pertanyaan konyol apa itu? kowi memang hidup dengan bahagia tampak nya di Berlin namun nyatanya ia terluka dengan semua berita yang ia ketahui dan "harapan" yang ia bawa hingga saat ini ia menetap di Berlin.
"kak, Berlin punya cerita indah disini jangan kakak rusak dengan pertanyaan konyol kakak" sang empu menoleh ke hadapan ia seorang yang di panggil kakak oleh kowi.
seutas senyum muncul di perawakan yang sudah tak lagi sebahagia dahulu karna kebahagiaan nya hilang bersamaan sang adik yang turut menyedihkan hidupnya. "mau sampai kapan sayang? apakah perlu aku membunuhnya untukmu? aku harus apa sayang, jawab cintaku!" penekanan terasa disini namun dengan kekuatan penuh adam berusaha menekan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mr.Possessive
Teen Fiction" Aku Samuel Arka Bristen tidak akan pernah melepaskan mu Chole Grace Mlitz ! " Tegas nya " Sekalipun itu Takdir? " Tanya Chole " Aku akan pergi bersama takdir jika itu menyangkut dengan mu sayang , aku akan menentang takdir itu apabila kamu di bawa...
