Happy reading!
Jangan lupa klik bintang yaa🧡
🌷🌷🌷🌷
Tujuh tahun yang lalu.
Disebuah halte terdapat seorang gadis cantik yang tengah duduk sendirian menunggu hujan reda dan jemputan oleh sopir pribadinya. Ia bernama Naya. Ia memandangi air hujan yang berjatuhan. Sesekali ia juga mengusap kedua tangannya yang terasa dingin.
Lama sendirian duduk, tak lama berhenti sebuah motor dihadapannya. sang empu pun turun dari motor, lantas melepaskan helmya.
Ia duduk tepat disamping Naya. Netra keduanya bertemu.
"Ekhem ...." dehem pria tersebut.
"Lo sendiri?" tanyanya basa-basi.
Naya mengangguk.
"Nama lo siapa?"
"Naya."
"Kenalin gue Arzan."
Naya mengangguk sebagai jawaban.
Keduanya kembali hening.
"Lo kelas berapa?" tanya Arzan memecah keheningan.
"Aku kelas 3 SMP."
Arzan mengangguk sebagai jawaban. Ia berdiri dan memandangi langit yang masih hujan walaupun tidak sederas tadi.
"Rumah lo dimana?" Arzan menatap Naya.
"Di jalan Mawar No.10"
"Bareng gue aja, kebetulan gue searah."
Naya tampak ragu.
Melihat keraguan Naya, Arzan lantas menjawab, "lo tenang aja. Gue bukan orang jahat. Daripada lo tunggu disini sendirian dan kayaknya hujannya juga gak akan berhenti."
Naya kembali menimang. "Yaudah, Ehm...."
"Panggil nama aja, umur kita gak beda jauh."
Naya menatap Arzan yang tampak lebih tua darinya.
"Beneran?"
"Iya, kita cuma beda 3 tahun doang."
"Aku panggil Kakak aja deh ya," ujar Naya merasa tak enak.
"Senyaman lo aja. Ayo jadi balik gak?"
Naya mengangguk, "jadi."
Sebelum naik keatas motornya, Arzan melepaskan jaket miliknya dan memberikannya kepada Naya.
Naya mengerutkan keningnya bingung.
"Lo pake biar gak kedingingan."
"Kalau aku pake, kakak gimana?"
"Lo tenang aja, gue udah biasa hujan-hujanan."
Naya dengan ragu menerima jaket tersebut dan memakainya. Keduanya meninggalkan halte menuju rumah Naya.
•
•
•
Di Rumah Naya
Diambang pintu terlihat Aqillah-Ibu Naya tengah berdiri cemas melihat putrinya. Ia lantas menghampiri anaknya dan memeluknya erat.
"Ya Allah sayang, Maaf ya. Karena gak ada yang jemput, kamu jadi hujan-hujanan. Tadi itu Mang Ujang udah jemput, tapi dijalan mobilnya mogok dan dia hubungi Ibu. Ibu mau jemput kamu, tapi Ibu gak bisa bawa motor sayang." Ibu memegang kedua pipi Naya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARZAYA [END]
RomanceMenceritakan dua orang sahabat lama, yang dipersatukan kembali dalam ikatan pernikahan. Namun, pernikahan mereka tak berjalan mulus. Salah satu diantaranya harus berjuang untuk mempertahankan pernikahannya. ...
![ARZAYA [END]](https://img.wattpad.com/cover/307741970-64-k135680.jpg)