Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
---
“Taehyung… kau masih hidup?”
“Aku tidak akan mati karena ini.”
Posisi mereka saat ini berada diatas sofa—Taehyung merebah dengan Jisoo diatasnya. Gadis itu menidurkan tubuhnya di atas Taehyung, setelah merengek membuka kaosnya karena gerah.
Bagaimana tidak, keduanya sedari tadi tak henti menari saat Taehyung memainkan lagu dari ponselnya—menjadikan ruangan itu seperti diskotik. Seolah tak ada hari esok, Jisoo dan Taehyung mengerahkan seluruh tenaganya. Menggerakkan tubuh mengikuti irama musik, sampai tak sadar kepala gadis itu bergerak berputar hingga rambutnya berantakan.
Dan kini mereka lelah, Taehyung menidurkan tubuhnya di atas sofa, disusul Jisoo—tanpa malu—dengan hanya menggunakan bra, merebah di atas Taehyung.
Kepala cantiknya bersandar sepenuhnya di dada Taehyung, hingga ia dapat mendengar degupan jantung pemuda itu seperti irama yang meneduhkan.
Kim Taehyung mengulurkan kedua tangannya untuk melingkar pada tubuh Kim Jisoo. Sungguh posisinya saat ini membuat naluri Taehyung sebagai seorang pria terancam. Terlebih saat merasakan gundukan kenyal yang menyentuh perutnya terasa hangat.
Taehyung bukanlah pria yang polos jika berhadapan dengan wanita. Ia pernah melakukannya bersama Taeri, bahkan melakukan semacam one night stand disaat dirinya kesepian.
Tanpa sengaja satu jemari Taehyung turun menyentuh benda sintal yang membuat tubuhnya berdesir hebat. Jika rejeki sudah berada didepan mata, tentu Taehyung akan memanfaatkannya. Lagipula apa yang disadari oleh orang mabuk?
Maka kedua tangannya beralih meremas pantat Kim Jisoo yang sekal tertutup oleh celana pendek berbahan tipis. Membuat pinggulnya bergerak resah mengenai pangkal paha pemuda itu.
Taehyung menggeram tertahan, ikut menaikkan pinggulnya agar bertemu dengan inti tubuh Kim Jisoo.
Jemarinya tanpa malu menelusup ke dalam celana pendek gadis itu. Menyapa lipatan paha dengan lubang anal yang basah, lalu semakin turun menemui celah surgawinya.
Memberikan penekanan pada klit-nya untuk memancing birahi gadis itu.
Kim Jisoo yang tadinya nyaris tertidur kini mau tak mau terbangun merasakan area bawahnya sangat geli. Ada yang mengocok kewanitaannya sampai ia tak sanggup menahan sesuatu yang ingin segera keluar.
“Nghh… mau pipis,” rengeknya bergerak ribut tatkla usapan Taehyung pada miliknya semakin kasar. Jari tengah Taehyung menusuk main-main, lalu menggaruk liang Jisoo dengan gerakan cepat yang mana membuat tubuh gadis itu menggelinjang hebat diatasnya.
Ia sedikit bangkit tak sanggup menahan geli. Taehyung menyempatkan diri untuk mengangkat bra hitamnya dengan gigitan, membebaskan payudara Jisoo yang masih terbungkus. Dan ketika keduanya bebas, Taehyung menghisap salah satunya masih dengan jari yang mengacak inti tubuh gadis itu.