(Belum revisi)
Katarina yang terkenal akan pribadi lemah lembut membuat dirinya disukai banyak orang. Tetapi sejatinya manusia tidak ada yang sempurna, meski begitu Katarina adalah tipe orang yang sekali bicara langsung ngena ke jantung apabila dia...
Pagi yang suram bagi sebagian orang, namun kini rumah besar itu telah sepi karena semua orang telah memulai hari dengan kegiatan rutin mereka. Hanya menyisakan nyonya rumah yang pekerjaannya sebagian besar memang mengurus rumah, dalam arti lebih.
Tampak tubuh ramping menjulang dengan paras cantik itu terlihat menyerengit heran dengan apa yang tengah ia lihat. Wajahnya menunjukkan keheranan yang amat sangat, sampai asisten pribadinya sendiri pun kebingungan. Ada apa gerangan dengan nyonyanya ini?
"Apa ada sesuatu, Nyonya?"
"Apa kamu yakin ini tempatnya?"
"Tentu, Nyonya. Dari dulu di sini memang ruang kerja untuk 'Nyonya Ferrero' setidaknya hanya kembali dekor ulang ketika berganti nyonya generasi selanjutnya."
"Rumah sebesar ini hanya dengan ruang kerja begini, bahkan kamar jauh lebih luas. Coba kamu lihat baik-baik, Airaa. Tidak sepantasnya."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sangat minimalis, aku tidak suka. Kamu pasti setuju dengan pendapatku, kan?"
Airaa yang ditatap lekat jadi gelagapan. "A-ah ya ..., aku rasa juga begitu."
"Karena itu, antar aku ke ruang kerja suamiku."
"A-apa?" Airaa syok seketika. Apa lagi ini?
"Panggil pelayan yang lain. Pindahkan barang-barang penting ke ruang kerja suamiku. Ayo antar aku, di mana letaknya?"
"Maaf Nyonya, tapi ruang kerja termasuk private untuk tuan Ferrero." Jelas Airaa hati-hati. Walau wajah Sang Nyonya terlihat ramah, tapi siapa yang tahu.
"Punya suami juga punya istri. Cepat tunjukkan di mana atau kau segera berkemas. Aku tidak butuh orang yang tidak berguna."