"kemarin Jimin mengikuti audisi untuk menjadi seorang idol Jimin juga rela menabung untuk pendaftaran meski Jimin terbilang dengan uang yang cukup namun lebih tapi Jimin tidak di perbolehkan untuk mengikuti audisi tersebut pasalnya eomma dan appa tidak suka jika Jimin menjadi seorang idol katanya akan lama punya cucu maka dari itu Jimin selalu di marahi sejak Jimin duduk di kursi SMP bahkan saat yoongi Hyung menghantarkan Jimin dari rumah Jimin di marahi " ucap Jimin lesu namun di iringi tetes air mata yang mengalir
Jimin tidak mengeluarkan suara Isak tangis ia hanya berbicara dengan air mata yang menetes bahkan jin juga ikut meneteskan air matanya begitu sakit kah bagi Jimin hidupnya?
"Jimin tinggal lah bersama kami disini eomma selalu merasa sendirian jika semuanya sedang mengantor eomma bahkan tidak tau apa artinya hidup bersama anak dengan sehari harinya mereka selalu sibuk bekerja dan pulang larut "
Malam tiba Jimin tengah makan bersama dengan keluarga min semuanya sedang asik dengan berbagai canda tawa dan masing masing yang mereka lakukan bersama
"Oh iya jon ini Jimin dia teman yoongi dan akan tinggal bersama kita selamanya karena Jimin tidak memiliki rumah " namjon sang suami pun menghentikan makan nya dan menatap istrinya
"Tidak masalah, Jimin kenalkan saya appa yoongi sekaligus taehyung lanjutkan makan mu "Jimin sangat senang hidupnya berubah di kelilingi orang orang baik seperti mereka yang tak memandang sebelah bulu
"Terimakasih semuanya sudah menerima Jimin disini dengan baik dan menjaga Jimin layaknya keluarga kalian Jimin tidak tau jika tidak ada kalian apalagi yoongi Hyung mungkin Jimin akan menjadi anak gelandang " ucap Jimin dengan sayu namun terkesan sangat sangat menyentuh hati semuanya
"Sama sama Jimin sudah mari lanjutkan makan " ucap jin dan namjon pada Jimin lantas Jimin pun melanjutkan makannya kembali dan kegaduhan kembali di mulai
"
#
Sekarang Jimin tengah berada di kamar yoongi kata yoongi dia ingin menjadikan Jimin sebagai gulingnya untuk selamanya sedangkan Jimin hanya menurut saja dia bagaikan anak itik yang memiliki otak polos tentunya
Jimin tengah menonton tv di ranjang dengan santai sedangkan yoongi sedang bermain lap top dengan kepalanya ia tumpangkan di paha Jimin rasanya sangat nyaman bukan? Tentunya bahkan tidak ada niatan sedikit pun untuk yoongi Bangkit dari sana
"Jimin jangan terlalu banyak makan manis nanti sakit gigi " Jimin tidak mendengarkan nya ia tengah menonton kartun yang selalu ia tonton dengan asik serta cemilan tentunya
"Aku selalu gosok gigi Hyung " yoongi hanya diam mendengarkan perkataan Jimin ia kembali lanjutkan memainkan laptopnya lebih tepatnya kerja
Waktu berlalu hingga kini menampakan jam 10 malam jimin juga sudah mengantuk lantas ia pun segera memejamkan matanya yoongi yang merasa Jimin tidak heboh pun menatap Jimin yang ternyata sedang bersender kepada kepala kasur dengan senyap
Yoongi lantas bangun dan segera menjauh laptopnya ke meja lantas ia segera membaringkan Jimin dengan nyaman tanpa Jimin terusik sedikit pun
"Tunggu saatnya kau benar benar miliki jika kau menjadi milikku untuk saat ini pasti akan banyak Lika liku yang kita lewati aku tidak mau kau akan kebingungan dan putus arah Jimin tetap lah bersamaku " ucap yoongi dengan terus menciumi pipi tembam dan bibir tebal itu
KAMU SEDANG MEMBACA
YOONMIN
Acakseorang manja cantik nan imut tengah di posisi rengang dimana dirinya tengah memperjuangkan masuk kesalahan satu audisi idol namun karena dirinya tak cukup uang untuk masuk audisi dirinya tengah merenungi nasib namun pria tampan pengusaha terbesar d...
