Keesokan paginya yeonjun terbangun saat merasakan goyangan dari kasurnya. "Mommyyy...celamat pagiii..." Sapa taehyun sambil memeluk tubuh yeonjun dari atas.
"Mmh...Hoam pagi sayang...mommy masih mengantuk tyunie." Balas yeonjun sambil memindah posisi taehyun agar masuk kedalam dekapan hangat yeonjun.
"Mommy bangun ayuuk..." Ajak taehyun sambil menoel-noel hidung mancung yeonjun dengan jari telunjuknya.
"Sebentar ya," Jawab yeonjun sambil menghirup wangi bayi taehyun.
"Tyunie cuda mandi lho mom..." Akunya sambil memperlihatkan baju bergambar pororo nya.
"Waa, mandi sama siapa ya? Rajin sekali anak mommy" Puji yeonjun sambil mengelus rambut taehyun yang agak basah.
"Mandi baleng Yun moms..." Beritahunya.
"Ya sudah, mommy mau bersih-bersih terus siap-siap, tunggu mommy ya..."
"Ciap mommy,"
Beomgyu menyusul taehyun yang sedang menunggui yeonjun yang sedang didalam kamar mandi untuk bersiap.
"Mommy lagi siap-siap yun." Beritahu taehyun.
"Siip...kamu ngga bilang mommy kan?" Tanya beomgyu menyelidik.
"Ndaa..." Balas taehyun sambil mencebik tidak suka, hyungnya ini tidak percayaan sekali.
"Oke oke..."
***
"Ini ada apa si sayang? Kok mata mommy di tutupin gini. Mommy pusing jalannya lho." Tanya yeonjun sambil berpegangan pada kedua tangan anaknya.
Sedangkan kedua anaknya malah terkikik, "bentar lagi mommy..." Ucap beomgyu.
Setelah 2 menit berjalan pun yeonjun sudah diperbolehkan membuka penutup matanya.
"Happy anniversary mommy/ sayang" Ucap soobin dan anak-anaknya bersamaan.
"Ya ampun, kalian malah repot ngga ajak-ajak mommy si...makasii ya sayang-sayangnya mommy, mommy malah ngga inget hari ini hari spesial. Maaf ya..." Ucap yeonjun sambil mendekat ke arah soobin yang memegang kue tart.
"Tiup lilin ayuk bareng-bareng." Ajak soobin.
"Satu... Dua... Tigaa... Wush..."
"Biar daddy potongin ya." Ucap soobin sambil memotong kue dan membagikannya satu persatu. Potongan pertama untuk yeonjun, dilanjut beomgyu dan terakhir taehyun yang kegirangan karena mendapat bagian kue yang bertoping banyak coklat.
Mereka semua menikmati kue dengan senang, soobin bahkan hampir menghabiskan setengah bagian dari kue tart.
Berbeda dengan yeonjun yang sedari tadi membiarkan potongan kue ditangannya tanpa berniat untuk menyuapkannya ke mulutnya sendiri.
"Mommy tidak makan kuenya?" Tanya beomgyu heran karena biasanya mommynya lahap soal makanan.
"Hehe, ini mau__" Jawab yeonjun tidak enak sambil memasukkan potongan kecil kue ke dalam mulut.
Bulu kuduk yeonjun merinding saat lidahnya mencecap rasa kue yang entah kenapa sukses membuatnya mual.
Huwek...ukh wlek hoek...
Yeonjun langsung memuntahkan potongan kue tadi ke piring kecil ditangannya. Muntahnya tidak bisa ditahan membuatnya kewalahan.
"Mommyyy!!" Teriak ketiganya bersamaan karena terkejut.
"Aduh, maaf ya... Kayaknya mommy ngga bisa makan kuenya, padahal kuenya keliatan enak. Maafin mommy yaa..." Ucap yeonjun merasa bersalah karena bagaimanapun kuenya memang keliatan enak dan menggoda, hanya saja kondisinya yang membuat yeonjun tidak bisa menikmati kue yang sudah disiapkan oleh suami dan anak-anaknya.
"Kenapa mommy ngga bilang kalo masih sakit si..." Tanya beomgyu dan mengambil piring yang berada digenggaman yeonjun.
"Mommy istirahat aja ya?" Tawar soobin tapi dibalas gelengan oleh yeonjun.
"Katanya mau jalan-jalan, mommy pengin ikut padahal...kemarin kan tidak ikut" Rengek yeonjun yang mengundang tatapan gemas pada soobin dan beomgyu.
Beomgyu yang merasa kasian pun menyenggol tangan daddynya dan memberi kode agar soobin memperbolehkan yeonjun untuk ikut jalan-jalan.
Soobin pun menyetujuinya, bagaimanapun ia merasa tidak enak karena yeonjun belum diajak keliling-keliling, setidaknya tidak terlalu lama.
***
"Uwaah...asik sekali yaa..." Kagum yeonjun saat mereka menaiki perahu berbentuk unik di sebuah sungai.
"Tapi tyun takut mom..." Ucap taehyun sambil menggenggam erat tangan yeonjun.
"Coba tyunie liat pemandangannya itu, indah lho... Ngga ada yang serem jugaa..." Jelas yeonjun sambil memangku taehyun diatas pahanya.
"Apa nda ada buayanya mom?" Tanya taehyun sambil bergidik ngeri membayangkan buaya yang terbang ke perahu dan memakannya.
Semua itu hasil pemikiran dari film-film yang taehyun tonton bersama hyungnya yang random, kadang menonton barbie, anime, horor, drakor, kungfu, kartun, konten mukbang dan masih banyak lagi. Tapi taehyun memang menyukai semua yang ia tonton bersama beomgyu karena menurutnya itu menambah pengetahuan dan informasi secara luas. Setidaknya ia jadi tahu alasan orang-orang menyukai genre film tertentu.
"Ngga ada buaya tyunie, kalo ada pasti ngga bakal jadi tempat wisata ya dad?"
Soobin mengangguk mantap. "Yang ada jaman sekarang banyak buaya darat tyun..." Lanjut yeonjun tanpa mengalihkan pandangannya dari air.
Soobin pun hanya terkekeh bersama beomgyu saat melihat ekspresi bingung taehyun.
Pasti taehyun bingung dengan apa maksud banyak buaya darat, kenapa ia tidak pernah lihat buaya secara langsung di daratan ya.
Soobin mengajak istri dan anaknya pulang setelah menikmati beberapa makanan di restoran.
"Yeyy, tadi asik sekali ya Yun... Kapan-kapan lagi dad..." Ucap taehyun dengan girang.
Soobin terkekeh dan mengangguk mantap. "Siap bos kecil..." Balasnya semangat.
Soobin menoleh heran karena selama perjalanan sama sekali tidak mendengar suara istrinya yang biasanya paling banyak bercerita dan menanggapi percakapan.
"Sayang, kamu ngga papa?" Tanya soobin sambil menoleh pada istrinya yang terlihat menutup rapat mulut sedari tadi.
"Kamu sakit ya? Pucet gitu..." Ucap soobin saat melihat keanehan dari tingkah yeonjun yang meremat ujung kaosnya dengan kepala menggeleng, menolak anggapan soobin bahwa dirinya sakit.
"Kalo sakit kita ke rumah sakit aja ya? Dari kemarin lho kamu kayak gitu, takutnya ada apa-apa..." Ucap soobin sambil mengusap dahi yeonjun yang lagi-lagi berkeringat banyak tanpa sebab.
"Ngga mau..." Lirihnya menolak sambil menggeleng kuat.
Soobin hanya diam, tidak mau menuruti yeonjun yang keras kepala saat dibujuk.
"Kita ke rumah sakit dad? Siapa yang sakit?" Tanya beomgyu heran.
"Mommy cakit lagi dad?" Tanya taehyun khawatir.
"Iya ini, tapi mommy malah ngga mau diperiksa..." Jawab soobin dan keluar dari mobil untuk membukakan pintu sebelah kanan depannya dan mengajak yeonjun untuk periksa.
"Ayo sayang..." Ajak soobin sambil menggenggam tangan yeonjun yang tampak pasrah saat soobin berusaha menariknya.
Yeonjun sendiri hanya diam karena sedari tadi pusing tanpa bisa menolak soobin yang menuntunnya.
Belum sampai ke dalam lobi, kaki yeonjun merasa tidak berpijak pada tanah dan tubuhnya langsung melemas saat gelap menyerang, yeonjun jatuh dan pingsan membuat soobin berteriak panik memanggil bantuan.
"Jun!!!" Teriaknya sambil menahan tubuh yeonjun yang ambruk tiba-tiba.
KAMU SEDANG MEMBACA
HELLO BABY||Soobjun|| (END)
Fanfiction"Maukah kau menjadi ibu dari anak-anak ku jun? ah maksudku anak kita." Start : 29 Juni 2023 Finish : 10 Agustus 2023 1 #taehyun : 16 Agustus 2023
