Brother

1K 85 13
                                        




"Gyu mau liat adek?" Tanya yeonjun pasca melahirkan anak keduanya dan sudah di pindahkan ke ruang rawat.
Beomgyu terlihat menggeleng dan malah menempel pada yeonjun.
"Mommy cakit, dede nakal." Balas beomgyu sambil memeluk yeonjun yang berbaring.
"Pas beomgyu lahir juga mommy sakit lho... Berarti beomgyu nakal juga?" Tanya yeonjun meledek anaknya.

"Cakit juga?" Tanya beomgyu memastikan.
Yeonjun mengangguk sambil mengerucutkan bibirnya. "Mommy sampai ngga bisa jalan," Tambah yeonjun yang membuat mata bulat beomgyu berkaca-kaca.
"Mommy, maaf hiks. Apa pelut mommy cakit cekali?" Tanya beomgyu sambil mengelus-elus perut yeonjun dengan hati-hati.

"Sakit sekali. Tapi mommy senang saat beomgyu lahir," Ucap yeonjun sambil mengusap air mata beomgyu.




"Gyu mau sama dede?" Tanya soobin sambil menggendong anaknya, setelah berpengalaman menggendong beomgyu saat bayi membuat soobin berani menggendong anak keduanya tanpa ragu dan takut.
Beomgyu menatap polos dan sedikit gemas pada adiknya yang sangat kecil. Tangan beomgyu tanpa ragu mencubit pipi adiknya gemas.
Oek oek oek...
Beomgyu langsung menghentikan tangannya saat mendengar tangisan adiknya yang kencang, menyebalkan menurut beomgyu.

"Sini dad," Ujar yeonjun sambil membuka 2 kancing baju atasnya.
"Cup cup cup dede haus ya? Hmm?" Ucap yeonjun sambil menyusui anaknya.

"Mommy, gyu mau di elus mommyy..." Rengek beomgyu dengan kaki kecilnya yang berusaha naik ke ranjang.

Soobin yang melihatnya menggeleng. "Gyu sama daddy aja yuk, mommy lagi capek lho." Ucap soobin sambil mengangkat tubuh beomgyu yang tidak mau lepas dari ranjang.
"Mau mommy, mommy mommy... dad nakal." Rengek beomgyu sambil menendang-nendang kakinya yang berada di udara.

"Udah dad gapapa kok. Sini sini, gyu mau di elus-elus mommy kan? Barengan sama dede ya." Nasehat yeonjun.

"Daddy jangan liat sini ish." Marah beomgyu dengan muka judesnya.
"Iya iya, daddy mau tidur aja deh." Balas soobin sambil merebahkan tubuhnya di sofa.
Diam-diam soobin menyipitkan matanya agar bisa melihat apa yang sebenarnya akan di lakukan beomgyu sampai soobin tidak boleh melihat.

Cup cup cup cup
"Mm, mommynya gyu cantik, gyu cuka..." Ucap beomgyu setelah mengecupi seluruh wajah mommynya.
Yeonjun yang mendapat pujian dari anak pertamanya menjadi bersemu malu.

Soobin yang melihatnya menjadi heran, hanya kecupan tapi beomgyu menyuruhnya untuk tidak melihat, bukankah wajar jika anak kecil mencium orangtuanya. Tidak tahu saja si soobin kalau beomgyu mengira dadynya akan cemburu jika beomgyu mencium mommy.







***

Beomgyu itu sedikit usil, suka meledek dan mengerjai adiknya taehyun yang masih polos. Umur mereka terpaut 2 tahun. Beomgyu sudah masuk TK dan taehyun berumur 3 tahun.

"Yun gambal-gambal dicini," Pinta taehyun pada beomgyu yang sedang bermain game.
"Anjayy, goblok, begoo."umpat beomgyu marah-marah karena kalah game.
Taehyun yang berada di samping beomgyu terkaget akibat suara keras beomgyu.
"Yun nda boleh gitu lho... Dosa." Kata taehyun menasehati kakaknya.
"Gapapa la, yang penting kalo sama orang engga kan hehe." Balas beomgyu dengan cengirannya.

"Lain kali nda bole," Peringat adiknya sambil menyerahkan buku gambarnya pada beomgyu.

"Apa?" Tanya beomgyu bingung.
"Yun kaci conto gambal, tyun belum bica." Jelas taehyun sambil membuka kotak berisi crayon.
"Jangan kerajinan tyun, kamu sekolahnya masih lama lho, Main-main dulu aja." Ujar beomgyu agar adiknya menirunya.

"Yun pemalas ih," Sangkal taehyun tidak suka.

"Nanti kalo sekolah juga bakal bisa sendiri. Udah ah aku mau tidur ya, gambarnya liat contoh komik aja. Itu udah ada banyak gambar lho kalo tyun mau nyonto ambil aja komik gyu di rak." Ucap beomgyu kemudian menenggelamkan diri di balik selimut.
Repot-repot latihan, palingan juga cuma bisa gambar urek-urek bola bundet. Batin beomgyu sambil memejamkan mata.

"Padahal tyun mau minta ajali," Sungut taehyun sambil memilih koleksi komik beomgyu dirak.

"Tyun minta ajali dady ah..." Ucap taehyun sambil membawa peralatan gambarnya ke kamar soobin.

Shh ahh... Pelannh...
Akhh...

Uuh, mmmh...
...

Taehyun membuka pintu kamar soobin, tapi ternyata terkunci.
"Daddyy..." Teriak taehyun dari luar.

"Daddy ajali tyun gambal gambal!!" Teriak nya lebih keras dengan suara cemprengnya yang membuat beomgyu terbangun menghampiri adiknya yang kelihatan tidak menyerah berteriak.

"Heh daddy sama mommy udah tidur. Jangan ganggu..." Nasehat beomgyu sambil menarik tangan taehyun ke kamarnya.
"Tapi ada suala, Yun nda dengel?" Tanya taehyun dengan heran, padahal suaranya keras sekali.

"Mungkin tetangga sebelah tyun. Udah deh tidur yuk, katanya besok mau anter Hyung ke sekolah." Kata beomgyu sambil menaruh alat gambar adiknya di meja.

Taehyun pun hanya mengangguk dan menurut.
Dalam hati beomgyu berteriak kesal, daddy sama mommy mau bikin adek lagii tyuun!!.
Entahlah, beomgyu antara harus sedih atau senang karena cinta mommy nya terbagi dengan adiknya yang lain.

















HELLO BABY||Soobjun|| (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang