.
.
..
..
"Ayoo kaa. Masuk duluu Abang nya ata juga Uda ajak k bumi masuk. Ini sebagai ucappan terimakasih ata ke ka bumi karna sudahh bantu dan anterin ata pulang dengan selamat ". Atlas memohon pada bumi untuk singgah barang sebentar di rumah nya.
Bumi sebenarnya tidak ingin singgah tapi tubuh nya seperti tidak sejalan denganfikirannya sendiri. Kepala itu tetiba mengangguk meng iyakan ajakan Atlas .
Atlas yang senang karna bumi berhenti menolak ajakannya kini menarik lengan bumi untuk memasuki rumah nya.
"Permisi" itu bumi. Dan saat mulai memasuki rumah atlas , hidung nya sudah di sambut oleh bau masakan yang memang menjakan indrapenciuman . Indra Perasa serta perut nya mungkin .
"Ehhh ayo masuk. Duduk dulu yaaa. " Itu Yanuar yang berbicara. Dia mempersilahkan Bumi untuk duduk . Dan dia lanjut meyiapkan makanan.
"Ka Bumi mau minum apa. Biar ata ambilin ke dapur" Atlas
"Gausah repot gapapa " jujur bumi tidak enakk.
"Ataaa sini ajak temen nya makan. " Kali ini Yanuar lagi yang berbicara . "Yauda yuk ka makan dulu . Uda di panggil Abang. Ka bumi ga bole nolak lagi soal nya Abang kalo makanan hasil masak nya ngga di makan bisa marahh tauu. Marah nya Abang tu serremm. Jadi ayo." Mendengar penuturan panjang lebar dari Atlas , Bumi beranjak dari duduk nya .
Saat di meja makan
"Ata apa ngga gatel kamu ngga ganti baju dulu." Yanuar.
Mendengar hal itu Atlas segera berdiri dan pergi ke kamar nya untuk bersih bersih dan ganti baju. Sesaat dia kembali dia melihat Abang nya dan Bumi sedang sedikit berbicara .
"Nah tuh ata. Ayo makan kita tungguin ata biar bisa makan bareng." Yanuar . Keluarga Kaka beradik ini memang seramah itu. Mereka memakan makanan yang di sajikan dengan lahap. Bumi pun yang sedari awal merasa tidak enak , sekarng sedang lahap memakan masakan Abang Yanuar .
Skip setelah makan.
"Bang Yanuar gue duluan ya. Masi ada urusan soal nya. Makasih buat makannya." Bumi berpamitan kepada Yanuar terlebih dahulu. "Iya sama sama. Makasih juga karna sudah antar Ata pulang tadi ." .Yanuar
"Ata gue pamit ya Uda malem . Gue juga Masi ada keperluan lagi." Bumi
"Iya ka. Makasih ya tadi Uda nolongin ata. Uda antar Ata pulang juga ke rumah ." Atlas berbicara seraya berjalan mengantar Bumi ke halaman depan rumah nya.
"Gue makasih lagi ta Uda di ajak mampir Abang lu juga baik. Gue duluan ya ta ". Bumi berujar sembari menaiki kuda besi nya. Di dapati jawaban atlas yang hanya mengangguk tak lama bumi melajukan kuda besi nya.
Atlas kembali kedalam rumah . "Jadi siapa bumi. Pacar nya ataa yaaaa." Jelas sekali itu bang Yanuar yang sedang menggoda adik kecil nyaaa. "Apasih Abang ngga ada pacar pacar tauu. Tadi tuh ka bumi cuma tolongin Ata aja terus ata di anter deh pulang ke rumah ." Sedikit memerah pipi atlas yang entah lah kenapa.
"Ohh cuma nolongin yaa. Baik banget deh bumi." Abang nya melanjutkan dan atlas yang mendengar itu . Tetiba pergi ke kamar nya. Yanuar tertawa melihat tingkah adik nya itu.
Kembali ke bumi.
Bumi dengan kecepatan Normal nya itu kembali ke taman di mana dia duduk sendirian tadi. Tak lama Harsa dan Nendra pun sampai.
"Tadi lu kemana. Gue kesini tapi lu ngga ada?" Itu Harsa . Dia memang aga cerewet di antara mereka ber3. "Gue ada urusan bentar tadi " bumi hanya memberikan jawaban yang jelas jelas tidak memuas kan.
Tapi apa yang kita harapkan dari seorang Bumi Pradiyumna ini.
.
.
..
..
Aloo guys
Happy read❣️
Jangan lupa vote nya^^
KAMU SEDANG MEMBACA
Atlas. Bumi
Romanceatlas yang memberitahu semua. dan bumi yang menjadi panutan untuk atlas itu sendiri. bumi luas tapi membingungkan hanya atlas yang mengerti. Dia dingin yang Hangat. Dia acuh Yang peduli. 'Atlas . as jm. #3LocalName (291123) #2YoonTop (091223) #3Lo...
