"Bumi. Lu kenapa heh ? Sehat?"
Bumi yang mendengar itu sontak menoleh dan "Kenapa emang gue?" Tidak ada yang bertanya lebih lanjut kepada bumi perihal sikap nya tadi karna memang yang lain paham akan sikap bumi .
"Jadi gimana ? Mau turun ? Anak anak kangen lu katanya." Harsa yang memulai pembicaraan . Nendra yang mengangguk , sementara bumi tidak memberi kan respon apapun . Mereka yang memang paham bumi adalah seorang yang tidak banyak bicara bahkan tidak pandai dalam mengungkap kan perasaan.
"Turun dimana emang? Lawan siapa? Mumpung gue mau jangan sampe lawan gue cuma kaya anak kemaren sore ya sa." Tanpa menoleh bumi berkata seperti itu. Dan Harsa yang jadi lawan bicaraa pun "sama anak wolfred yang ketuanya ngebet banget pengen jatohin lu itu. Dari kemaren dia chat gue nanyain lu berani apa kaga. Ada waktu apa kaga . gue eneg banget dah . Kaya bakal menang aja so so an nantangin lu" ucap Harsa panjang lebar.
Yeah mereka ber3 memang teman satu permainan . Satu anggota geng motor juga. Mereka memang sudah seperti saudara . Karna satu dan lain hal mereka jadi sesdekat ini .
Mereka memang bukan anak yang 100% baik . Tapi mereka 100% bukan orang jahat. Mereka hanya melakukan apa yang menurut mereka benar.
Bumi . Dia adalah anggota sekaligus ketua dari Wineshoot nama geng motor yang terkenal itu. Mereka memang terkenal di jalan. Entah itu baik nya atau karna ssadis nya mereka.
Mereka tidak segan memberikan pelajaran pada siapa saja yang mengganggu mereka. Tapi mereka juga peduli terhadap satu sama lain .
Bumi yang memang terbiasa hidup sendirian karna orang tua nya yang memang tinggal di luar negri untuk menjalankan bisnis nya.
"Atur aja. Kapan gue turun kabarin" Bumi sedikit menyeringai . Kedua orang yang melihat itu hanya menggeleng kan kepala nya. Mereka tau jika teman nya sudah seperti itu pasti memang menurut nya lawannya tidak ada apa apa nya.
.
Skip time
Hari ini restoran tidak terlalu ramai. Atlas Masi bisa duduk dengan sedikit berbincang dengan jaga.
"Ataaaaaaaaaaaa yuhuuuuuuuuuu. Ataaa ataaaa . Ataaaaaaa
Woy Atlassss heh Petaaaa " iya itu jaga. Dia memang usil dan pecicilan tidak heran jika kelakuan absurd nya mulai keluar.
"Apa? Berisik tau ngga? Kaya lagi di utan ajaaa. Aku ngga budeg yaaa" itu atlas yang menjawab sembari menutup telinga nya karna bising. Sedang kan jaga yang mendengar nya hanya tertawa . Dia suka mengjahili teman nya ini .
"Ata kan nanti satu Minggu lagi gue samaa Tara mau aniv tapi Tara kayanya ngga inget dehh. Masa gue nanti bukan anniversary malah failledsarry. Gue lagi sedih iniii" jaga tetiba mengubah nada bicara nya. Ata yang mendengar itu pun mulai tau jika teman nya ini sedang serius walau cara nya memang seperti itu
"Jaga . Tara kek nya bukan lupa deh. Tapi kan mungkin dia juga lagi sibuk sama kerjaan atau urusannya sendiri." Atlas menjawab semasuk akal mungkin. Karna memang teman nya si kelinci besar ini akan tiba tiba overthinking jika salah salah memberi jawaban. "Tunggu aja dulu yaa. Biasa nya kan kalian suka ada acara tuh kaya pergi main atau apalah kalo anniversary tunggu aja nanti yaaa. Jelek lah jaga kek begini." Lanjut atlas. Jaga yang mendengarkan nasihat dari sahabat nya itu hanya mengangguk anggukan kepala nya. Jaga memang setahun lebih muda dari atlas meskipun kedua nya teman sekelas . Karna kegemasan atlas mengelus kepala nya jaga seperti anak kecil.
Berbarengan itu seseorang turun dari lantai atas untuk keluar. Tapi ta sengaja, lagi lagi mata itu bersibobrok kembali. Tapi taklama langsung di putus sepihak seperti biasa. Atlas kembali seperti beberapa jam yang lalu. Dia mematung memikir kan mata itu lagi dan lagi. Dia jumpaa dimana mata sipit ituu.
"Ata . Ataaa ata ish. Kenapa sih kaya kesurupan tiba tiba diem" jaga mulai berceloteh. Atlas yang mendengar itu pun seakan tersadar dari lamunannya. "Apaan sih jaga. Mana ada kesurupan . Dasar ngga jelas." Atlas pergi kembali ketempat dimana dia harus bersiap dan meninggalkan jaga sendiri. Dia juga sama bertanya kenapa dengan diri nyaa. Tapi dia masi penasaran dengan mata itu.
Tidak ada percakapan apapun atau kenangan lampau apapun tapi atlas Masi memikirkan mata yang menarik perhatian nya itu.
.
..
.
..
Aloo guys
Happy read ❣️
Jangan lupa vote nya^^
©Racandy_
KAMU SEDANG MEMBACA
Atlas. Bumi
Romanceatlas yang memberitahu semua. dan bumi yang menjadi panutan untuk atlas itu sendiri. bumi luas tapi membingungkan hanya atlas yang mengerti. Dia dingin yang Hangat. Dia acuh Yang peduli. 'Atlas . as jm. #3LocalName (291123) #2YoonTop (091223) #3Lo...
