" hiks...hiks Cici " tangis Cristy tumpah disaat mereka terjatuh di jalan untuk menghindari mobil yang melawan arah. Cristy memegangi kakinya yang terkena oleh aspal sehingga ada luka yang cukup lebar, Cristy menangis sambil memanggil cicinya sementara Zee masih tergelatak berusaha bangun untuk mendekati adiknya, keadaan Zee cukup menghawatirkan, tangan Zee menahan motor agar tidak mengenai adiknya sementara kaki nya terseret di aspal cukup dalam, dadanya mengenai stang motor yang coba dia tahan
Zee melirik ke belakang untuk melihat Cristy yang sedang menangis, dia berusaha mendekat ke arah Cristy dengan kondisi yang cukup parah, darah Zee menembus baju yang dia pakai sehingga baju yang awalnya putih ternoda menjadi merah
" Adek ngak papa sayang, maafin kak Zee ya, jangan nangis lagi sini sama kak Zee dulu " ucap Zee memeluk Cristy
" Hiks...hiks kak Zee kaki aku sakit banget " ucap Cristy mengeluhkan kakinya yang terluka
" Maaf ya sayang, kak Zee seharusnya lebih hati-hati lagi, adek jangan nangis ya " ucap Zee menenangkan Cristy
Orang-orang yang melihat kejadian tersebut mendekat ke arah Zee dan Cristy, terjadilah kerumunan orang yang mengelilingi mereka " pak tolong telfon ambulan, selamatin adik saya dulu pak " ucap Zee yang masih mendahulukan kondisi Cristy sekarang
Cristy melepas pelukan Zee dari dirinya " tapi kak Zee muka kamu berdarah kak, baju kamu udah penuh darah semua juga, jangan aku duluan kak Zee, pak kakak saya aja yang duluan dibawa ke rumah sakit, kondisi kakak saya lebih parah " ucap Cristy
" Adek dengerin kak Zee, kalau kamu terlambat dibawa ke rumah sakit kak Zee lebih tenang sayang, udah kamu duluan aja ya, paling sebentar lagi juga ambulans bakal datang " ucap Zee meyakinkan Cristy
Ambulans yang ditelfon oleh warga setempat sudah datang, Zee meminta tolong agar Cristy terlebih dahulu ya dibawa ke rumah sakit karena walaupun dia juga merasakan sakit. Zee tidak mau mengambil resiko dengan kondisi Cristy saat ini, Cristy lebih dahulu dilarikan ke rumah sakit sementara saat Zee melihat Cristy dibawa ke dalam ambulan kemudian dia jatuh pingsan
" Kakak saya pingsan pak, tolongin kakak saya dulu " ucap Cristy memohon agar mereka menolong Zee terlebih dahulu
" Kamu duluan aja dek itu ambulannya untuk kakak kamu udah datang " ucap salah satu pemuda yang ada di dekat Cristy
Cristy yang tidak kuat menahan rasa sakit akhirnya juga ikut pingsan di dalam ambulan. Di dalam ambulan perawat memakaikan Cristy masker oksigen karena sarturasinya menurun, sementara Zee yang berada di ambulan sebelah juga mengalami kehilangan kesadaran serta menurunnya sarturasi oksigen pada tubuhnya, suster yang berada di dalam mobil ambulan memberikan masker oksigen kepada Zee agar Zee tidak kehilangan oksigen
*
*
*
*
*
Shani yang lagi bertugas di rumah sakit sedang menangani pasien yang berada di IGD, pasien korban kebakaran yang mengalami luka bakar cukup parah. Setelah Shani menangani tersebut Shani kembali ke dalam ruang kerjanya
Sementara di luar ruangan UGD perawat di buat kalang kabut akibat kecelakaan tunggal pengendara motor. Perawat yang berjaga di UGD memanggil Shani untuk menangani korban yang mengalami kondisi cukup parah
Perawat tersebut masuk ke dalam ruangan Shani serta menginfokan bahwa ada korban kecelakaan
" Maaf dokter diluar ada korban kecelakaan! " Ucap perawat tersebut yang di respon Shani dengan mengangguk dan keluar dari ruangannya untuk melihat kondisi korban
Shani masuk ke dalam UGD melihat dua korban kecelakaan dan betapa kagetnya Shani bahwa korban tersebut adalah Zee dan Cristy
" Astaga! Kak Zee, dedek! kenapa bisa kaya gini sih " ucap Shani syok melihat kondisi kedua ponakannya
KAMU SEDANG MEMBACA
After D-Mami [END]
RandomMengisahkan 4 adik kakak yang sangat beranekaragam, mereka tinggal bersama Papanya, tetapi sang Papa kewalahan dengan ulah gadis-gadis ini, apakah yang akan orangtuanya lakukan, apakah yang akan terjadi dengan 4 orang gadis ini, baca aja ye!!
![After D-Mami [END]](https://img.wattpad.com/cover/351960364-64-k303956.jpg)