Hari ini adalah hari minggu atau disebut weekend, hari dimana orang-orang menyibukkan diri dengan bersenang-senang, weekend kali ini ia hanya berdiam diri dirumah sembari berkutat dengan laptop membuka album foto, mulai dari foto masa kecil sampai ia menikahpun tersimpan rapi di flashdisk, ya dirinya termasuk tipe wanita yang sangat suka menyimpan foto-foto termasuk foto masa lalu, yang kadang ketika melihatnya saja bisa membuat nya berjerit senang maupun terisak sedih.
Sedang Nayla berdiam diri dirumah Algha sejak pagi-pagi buta pergi jogging ketika dirinya tidur kembali setelah sholat subuh.
Lama bertatap dengan laptop membuat matanya lelah dan selajutnya beralih merapikan nakas yang menurutnya sedikit tidak rapi. Pergerakan tangannya terhenti kala matanya menangkap sebuah gelang manik. dirinya merasa sangat tidak asing melihat barang tersebut, tangannya pun terulur mengambillnya.
Betapa terkejutnya ia ketika meraih benda tersebut yang ternyata adalah gelang manik berwarna biru putih dengan motif perpaduan symbol love, bunga dan kupu-kupu, gelang tersebut terbungkus plastik transparan namun terbilang tidak baru lagi karena sudah agak berkarat di bagian pengaitnya.
Ketika SMPnya dulu ia pernha mempunyai gelang yang sama seperti yang ia pegang saat ini, gelang yang merupakan pemberian Reyhan ketika ia pernah meraih peringkat satu di kelas VII, namun benda tersebut hilang entah dimana. Dan sekarang ia menemukan barang yang sama di laci kamarnya dan Algha, apakah benda ini benar-benar miliknya atau hanya kebetulan saja, karena pasti pabrik tidak hanya memproduksi satu gelang dengan motif tersebut, bisa saja orang lain juga mempunyai barang yang serupa.
Ceklek
Mendengar suara pintu dibuka refleks Nayla menaruh kembali gelang tersebut, kemudian menoleh pada Algha yang mendekatinya dengan kondisi tubuh berpeluh selesai berolahraga tangan pria itu menenteng kresek hitam yang entah apa isinya.
"Lagi apa?" tanya Algha penasaran apa yang dilakukan Nayla sejak ia tinggal keluar, padahal tadi pagi wanita itu bilang mager mau tidur saja katanya.
"Lagi bersihin kamar" jawabnya sambil tersenyum
Alis Algha terangkat ke atas.
"Perasaan udah aku bersihin tadi pagi" kata Algha menanggapi, memang hari ini ia yang merapihkan seisi kamarnya, pasalnya Nayla kala itu tidur sangat pulas dan ia tidak tega untuk membangunkannya sepagi itu.
Nayla menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "Bersihin nakas maksudnya"
Algha ber-oh saja, lalu dengan pelan menarik Nayla duduk di sofa dan menaruh kantung kresek yang ia bawa, Nayla yang penasaran apa isi dari kresek itupun bertanya.
"Ini apa?"
"Terang Bulan sama Gado-gado"
Mendengar nama dua makanan yang ia sukai mata Nayla sontak berbinar sambil membuka bungkus kresek itu.
Algha tersenyum melihat antusiasme istrinya kala melihat dua makanan itu "Aku ambil piring dulu ke dapur" ujarnya pamit
Nayla menoleh pada suaminya yang sedang berdiri "Kita makan didapur aja sekalian" ucapnya mendapat gelengan kepala dari Algha.
"Kita makan disini, kamu jangan kemana-mana" titah Algha kemudian melangkah keluar kamar
Seperginya Algha, Nayla berpikir akan menanyakan gelang tersebut pada suaminya itu nanti agar ia mengetahui siapa pemilik gelang itu sebenarnya.
Tak lama kemudian Algha datang membawa nampan berisi dua piring, air putih juga air kobokan lalu duduk disamping istrinya.
"Biar aku aja" cegah Nayla kala Algha hendak menyajikan makanan tersebut, pria itu menurut sambil memperhatikan gerak-gerik istrinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Feedback
Teen FictionJudul awal : ALGHA 🍒Ambil baiknya buang buruknya Mohon maaf apabila terdapat kesamaan tokoh dan alur, But, tulisan ini MURNI imajinasi Saya.
