Pagi hari yang cerah menyambut name yang masih terlelap di atas kasur rumah sakit,cahaya matahari pagi yang menusuk matanya membuat ia terbangun.
"Sudah pagi ya....".
Tak lama ia mendengar suara ketukan pintu kamar tempat ia di rawat.
"Name,ini aku kakashi,boleh aku masuk?" Tanya kakashi sebelum masuk karna ia takut akan menggangu pagi name.
"Silahkan" sahut name
Lalu kakashi masuk dengan membawa sekeranjang buah di tangan kirinya dan buket bunga tulip putih di tangan kanannya.
Kakashi lalu menaruh keranjang buah nya di atas nakas dan memasukan bunga yang ia bawa tadi ke dalam vas yang ada.
"Hari ini kau akan pulang" ucap kakashi sambil menata bunga tulip yang ada di vas.
Ada kegembiraan dalam hati name karna akhirnya ia bisa pulang tapi juga ada kesedihan,ia binggung apa dia harus kembali pulang ke tempat ia tinggal dan melanjutkan tugasnya sebagai pembunuh bayaran atau tinggal di konoha sebagai gelandangan,ia menjadi prustasi di buatnya.
Kakashi duduk di kursi yang ada di sebelah name lalu mengambil sebuah apel dan mengupasnya.
"Kau ku maafkan" ucap kakashi sambil memotong apel dan menaruhnya ke piring
Name mengangguk dan tersenyum tipis.
"Terima kasih,sekali lagi aku minta maaf kepada anda"
"Jadi setelah ini kau akan kemana?" Tanya kakashi
"Mungkin aku akan kembali ke desa ku"
"Dan menjadi pembunuh bayaran lagi?" Tanya kakashi lagi
"Ya....itu satu satu cara bagi untuk bisa bertahan hidup"
Kakashi lalu mengguk lalu menyodorkan sepiring appel ke arah name dan name menerima nya dengan senag hati.
20 menit tanpa percakapan membuat suasana di ruangan menjadi hening dan juga canggung ,namun tak lama datang seorang wanita berambut merah muda dan memakai jas ala dokter memasuki ruangan.
"Nama ku sakura,aku akan memeriksa mu name-chan" sapa sakura ramah
Name mengangguk paham,sakura lalu memeriksa name dari suhu tubuh dan beberapa hal.
"Kondisi mu sudah membaik jadi kau bisa pulang" ucap sakura.
"Kalau begitu aku ijin pamit ya ada banyak pasien yang harus ku obati,sampai jumpa" pamit sakura lalu pergi dari ruangan name.
Kini ruangan kembali sunyi name tidak berani memulai pembicaraan sedangkan kakashi bingung dengan topik yang harus di bicarakan
"Oh ya, ini pakaian baru untuk mu" ucap Kakashi sambil menyerahkan peper bag kepada name dan di sambut olehnya.
"Terima kasih"
"Kau akan tinggal bersama ku" ucap Kakashi yang membuat name terkejut dan heran
'Apa dia akan balas dendam dengan ku?' batin neme khawatir.
Kakashi seakan tahu apa yang sedang di pikirkan name, lalu ia mulai bicara lagi
"Tenang saja aku tidak akan macam macam dengan mu, aku hanya tidak ingin kau jadi gelandangan" ucap Kakashi sambil melipat kedua tangan di depan dada nya
"Dan satu lagi......... Wajah mu mengingatkan ku kepada seseorang yang dulu ku kenal.... " sambungnya sambil menatap name denga sayu.
Name menganggukan kepalanya sambil senyum tipis "sekali lagi Terima kasih"
"Ya ya, sekarang ganti pakaian mu" ucap Kakashi
Lalu name mulai turun dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi yang ada di dalam ruangan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
WADAH (Boruto: Naruto Next Generations x reader)
De Todo"Kau Name bukan?" ucap pria itu dengan suara serak. "Siapa kau?" tanya Name dengan waspada, meski ketakutan terpancar jelas dari dirinya. "Panggil aku Jigen. Aku tahu segalanya tentangmu, Name. Apakah kau ingin keluar dari kehidupan yang kau jalan...
