Seokjin, pemuda dengan bahu lebar itu tengah berjalan di sekitar Sungai Han . Tempat favorit sang adik .
Sudah tiga minggu dirinya tak mendapati presensi sang adik sejak hari dimana ia pulang dari acaranya . Bukan hanya presensi jimin namun kabar tentang anak itu pun tak ia dapatkan .
Bahkan saat ia dengan sengaja pergi ke sekolah jimin , pemuda berusia dua puluh tahun itu tetap tak berhasil menemukan batang hidung anak kecil itu .
" sebenarnya kau buang kemana ponselmu park... " gerutu seokjin saat kembali panggilan diponsel pintarnya itu tak mendapatkan jawaban dari nomor sang adik .
Matanya kembali menatap kearah hamparan sungai Han dengan tatapan kosong , berkali-kali menghembuskan nafas kasar hingga otak pintarnya menemukan ide baru yang entah mengapa baru saja singgah .
" mengapa aku tak menghubungi namjoon saja sihh , kan adiknya itu teman dekatnya jimin ... " seokjin lantas mencari kontak nomor namjoon dan segera menghubungi nya .
" hallo ... namjoon-ah ... " seokjin tersenyum setelahnya dan meninggalkan kursi putih itu untuk segera menemui teman karibnya itu
🤍
Seokjin memarkirkan mobil nya tepat di depan rumah mewah milik keluarga namjoon . Tak lama dari dalam rumah namjoon berlari kecil menghampiri pemuda Kim itu dengan senyum kecil di bibirnya .
" tak mampir dulu ? " seokjin nampak menengok dari dalam mobil dan menggeleng
" yasudah , sepertinya ini sudah jam pulang sekolah . Kita langsung saja ... " Namjoon memasuki mobil seokjin
Tak memakan waktu lama untuk bisa sampai di depan bangunan gedung sekolah menengah atas dimana taehyung dan jimin bersekolah tentunya .
" aku beberapa kali kemari tak bisa menemuinya ... "
" taehyung nampak sedikit murung akhir-akhir ini ... aku rasa ini ada sangkutpautnya dengan adikmu ... "
Seokjin menemukan taehyung yang berjalan menuju mobil mereka dengan wajah sedihnya . Meskipun bibirnya nampak tersenyum namun baik seokjin maupun namjoon sadar ,mata anak itu menampakkan binar sendu .
" sudah lama hyung ? "
" belum, kau sendirian taehyung ?" Anak itu mengangguk
" mau dengan siapa lagi seokjin hyung ?" Tanya taehyung menundukkan kepalanya
" jimin mungkin ... "
" dia tak masuk sekolah hampir lima hari ini... " seokjin menoleh cepat saat taehyung nampak telah menyelesaikan ucapannya .
" kau tak menghubunginya ?" Tanya namjoon tenang
" katanya minggu lalu , ponsel nya rusak karena tak sengaja masuk ke bak mandi... "
" seokjin hyung ... apa hyung tidak khawatir dengan jimin ? " Tanya taehyung ragu
" maksutku ... dia nampak tak sehat dan jimin tampak menghindariku... "
" terakhir kali aku melihat saat membantunya ke ruang kesehatan ada memar di lengannya . Saat aku tanya dia menjawab tak sengaja terpeleset di kamar mandi dan lengannya membentur wastafel..."
Ujar taehyung panjang lebar yang membuat seokjin terdiam cukup lama
" kita bisa mulai mencarinya jin ... " namjoon nampak menenangkan temannya itu dengan usapan lembut pada bahu lebar seokjin .
" aku bahkan tidak tau kemana wanita itu membawa jimin pergi ... "
" Ahh aku jadi ingat hyung... hampir dua Minggu kemarin ia pulang dan berangkat dengan bus kota ... "
" kau ingat bus yang ia tumpangi ? " taehyung mengangguk .
KAMU SEDANG MEMBACA
THE LAST DAY
Fiksi Penggemarketika aku membuka mata di pagi hari bisakah aku melihat senyum mu yang tak pernah ku dapatkan sejak dulu ? maafkan aku Hyung -park Jimin ketika aku melihatmu , sesungguhnya saat itu pula aku mengingat semua yang telah berlalu dimana kau dan ibumu...
