Seperti yang sudah mereka berlima rencanakan pulang sekolah kali ini mereka segera pergi menuju ke bioskop untuk menonton film bersama.
Sesampainya di bioskop mereka segera memesan tiket dan untung saja mereka tidak kehabisan tiket setelah itu mereka pergi memesan popcorn dan juga minuman bersoda untuk mereka bawa ke dalam lalu setelahnya mereka segera ke dalam bersama-sama.
Dua jam sudah berlalu dan film yang mereka tonton juga sudah selesai akan tetapi sehabis ini mereka tidak akan segera pulang melainkan mereka akan pergi ke tempat makan terlebih dahulu. Mereka akan makan di salah satu restoran di kota ini awalnya Hana meminta untuk makan di kedai pecel lele yang waktu itu sempat ia kunjungi dengan Nugraha tapi karena Lestari dan Arman yang tidak suka dengan lele akhirnya mereka memilih untuk makan di restoran saja.
"Gimana kalau kita ke kedai pecel lele yang sempat gue datengin sama Nugraha" Ucap Hana pada mereka berempat.
"Gue sih mau-mau aja Han tapi masalahnya tari gak suka sama daging lele" Ucap Pertiwi pada Hana.
"Gue juga gasuka daging lele" Ucap Arman pada mereka.
"Yaudah kalau gitu kita ke restoran aja, nanti ke kedai lelenya bareng gue aja Na"Ucap Nugraha pada mereka dan mereka semua juga setuju.
Akhirnya mereka segera pergi menuju ke restoran dan sesampainya di sana mereka segera memilih meja yang akan mereka tempati dan mereka juga segera memesan.
"Han lo mau mesen brownis kacang coklat kayak punya kita gak?" Ucap Lestari pada Hana karena ia dan Pertiwi memesan kue itu. tetapi sebelum hanya menyahutinya Nugraha yang lebih dulu berbicara.
"Jangan Tar Hana alergi kacang pesenin dia brownis cokelat aja" Ucapnya pada Lestari dan gadis itu mengangguk.
"Lo sampai hafal banget ya apa yang Hana suka dan yang dia gak suka" Ucap Arman pada Nugraha sedangkan cowok itu hanya tersenyum dan melihat kearah Hana.
Tidak menunggu begitu lama makanan yang mereka pesan sudah di antar oleh pelayan di restoran itu dan merekapun segera menikmati makanan mereka masing-masing. Nugraha yang kebetulan memesan menu berbeda dengan Hana menawari gadis itu untuk mencoba makannya.
"Na lo mau nyoba nasi goreng seafood nya gak?" Ucapnya pada Hana yang berada di disampingnya.
"Boleh Nu nanti gantian lo yang nyoba spageti pesanan gue ya" Ucapnya pada Nugraha dan cowok itu mengangguk. ia segera menyuapi Hana dengan nasi goreng seafood yang ia pesan dan ternyata hana menyukainya.
"Makasih Nu nasi gorengnya enak banget" Ucapnya pada Nugraha.
"Sekarang giliran lo yang nyobain spageti gue" Ucapnya dan menyuapi cowok itu dengan spageti yang ia pesan.
Mereka bertiga yang menyaksikan hal itu di depan matanya hanya bisa menghela nafas kedua sejoli itu seakan lupa jika mereka bertiga ada disini.
"Restoran serasa milik berdua ya yang lain cuman buih yang lagi numpang hidup" Ucap Arman sedangkan Lestari dan Pertiwi yang mendengar hal itu tertawa.
"Hahaha emang lo mau jadi buih" Ucap Pertiwi pada Arman.
"Gue mending jadi ikan daripada jadi buih" Ucap Lestari dan mereka berlima pun tertawa.
Hana yang sedang meliha-lihat pengunjung yang ada disini tidak sengaja menemukan kedua orangtuanya yang sedang berjalan beriringan menuju ke arahnya dan saat mereka sampai di dekat meja yang Hana tempati Hanapun yang melihat itu segera berdiri dan menghampiri kedua orangtuanya.
mereka berempat yang melihat hal itu juga segera melihat ke arah Hana. Hana segera menyalami kedua orang tuanya.
"Ibu dan ayah mau makan disini juga" Ucapnya pada mereka berdua dan memang hubungan keduanya setelah pertengkaran itu semakin membaik.
"Iya ibu menemui ayah menemui kliennya" Ucapnya pada Hana dan perempuan itu juga menyapa Nugraha karena kebetulan juga waktu itu Nugraha sempat berkunjung ke rumahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Life Is Fair
Novela JuvenilGadis cantik dengan segudang lukanya, hidup yang penuh dengan jalan terjal, pendakian,bebatuan entah kebahagiaan apa di ujung sana hingga jalannya harus sesulit ini. Hidup itu adil? ya tentu saja hidup itu adil bagi setiap manusia yang selalu bersyu...
