Twenty One. taman kota?

2 1 0
                                        

Seperti yang dibicarakan tadi Hana akan pulang sehabis magrib ia segera pamit kepada ibu Nugraha dan ia akan pulang di antar oleh cowok itu akan tetapi rencananya dia dan Hana tidak akan segera pulang melainkan akan ke taman kota terlebih dahulu untuk menikmati malam disana.

"Tante Hana pamit ya" Ucapnya sambil menyalami perempuan itu.

"Iya hati-hati ya" Ucap perempuan itu dan selanjutnya Nugraha yang berpamitan pada ibunya ia juga berpamitan untuk pulang telat karena ia akan mampir terlebih dahulu ke taman kota.

"Nu pamit ya bu mau anter Hana mungkin nanti juga pulang telat karena kita akan mampir terlebih dahulu ke taman kota" Ucapnya pada ibunya lalu kemudian mengalami perempuan itu.

"Iya tidak apa-apa hati-hati ya kalian berdua jangan pulang terlalu malam ya" Ucapnya pada Nugraha dan Hana dan merekapun segera pergi.

Malam ini mereka niatnya akan ke taman kota jalan-jalan disana menikmati angin malam mencoba kuliner dan jajanan yang ada disana.

Mereka berdua menaiki motor Scoopy Nugraha dan cowok itupun juga meminjamkan jaket  kepada Hana karena gadis itu tidak membawa jaket dan agar gadis itu tidak kedinginan.

Sesampainya di taman kota ternyata di malam hari seperti ini taman ini ramai dengan banyaknya anak muda dan juga ada-ada orang dewasa yang menemani anak-anaknya.

"Kita mau kemana Na" Tanya Nugraha pada Hana.

"Gimana kalau kita kelingking taman kota jalan kaki atau mau nyewa speda mungkin aja di sekitaran ini ada tempat menyewakan sepeda" Ucapnya pada Hana tetapi perempuan itu malah mau berjalan kaki saja daripada menaiki sepeda.

"Boleh Nu tapi jalan kaki aja biar lebih seru sambil ngobrol-ngobrol gitu" Ucapnya dan disetujui oleh cowok itu.

Merekapun segera berjalan mengelilingi taman kota sambil sesekali mengobrol dan bercanda bersama bahkan mungkin di mata orang lain mereka mengiranya mereka berdua adalah sepasang kekasih.

"Nu lihat deh di atas sana ada bintang yang terang banget Nu bintang itu kamu dan bintang kecil yang dibawahnya itu aku soalnya kalo sama kamu aku bahagia terus Nu" Ucapnya pada Nugraha sementara cowok itu tersenyum pada Hana sambil mengusap rambut perempuan itu.

"Iya Na dan akan aku pastikan selama kamu berada di dekat aku akan aku usahakan kamu agar bahagia" Ucapnya pada Hana.

Mereka terus berjalan mengelilingi taman kota bahkan Nugraha juga menjahili Hana dengan mengambil tas perempuan itu dan membawanya pergi sehingga terjadi kejar-kejaran antara keduanya di malam hari yang cuacanya cerah dan udaranya yang dikit.

Nugraha juga terus-menerus menjahili gadis itu bahkan Hana sampai meminta ampun karena sedari tadi gadis itu tertawa terus-menerus karena ulahnya.

"Hahahaha Nu udah Nu ampun" Ucapnya sambil berlari dari arah Nugraha.

"Gue bakalan terus kejar lo Na" Ucapnya yang terus mengejar Nugraha akan tetapi mereka akhirnya berhenti di tempat duduk yang berada di taman itu karena mereka sudah lelah.

"Na mau kulineran atau mau nyobain jajan disana gak" Ucapnya sambil menunjuk tempat kuliner yang ramai di depan sana dan Hana pun menyetujuinya.

"Boleh Nu tapi bentar dulu masih gerah" Ucapnya pada Nugraha dan cowok itupun tanpa disuruh malah mengipas muka Hana dengan tangannya dan setelah itu mereka segera pergi ke tempat kulineran.

Sesampainya disana Hana meminta membeli arum manis yang berukuran besar berbentuk love berwarna merah muda dan dengan senang hati Nugraha membelikannya. Awalnya perempuan itu akan membayar sendiri tapi malah dilarang oleh Nugraha dan cowok itu yang membelinya.

Life Is FairCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang