Thirty five. menjelang hari ultah?

2 0 0
                                        

Hari ini adalah sehari sebelum ulang tahun Hana karena besok perempuan itu akan ulang tahun yang ke 17 tahun.

Hari ini ia berangkat ke sekolah dengan di jemput Nugraha dan juga atas permintaan cowok itu ia pun segera berangkat ke sekolah dengan Nugraha karena cowok itu sudah menjemputnya.

Sesampainya di sekolah mereka segera menuju ke kelas melewati koridor yang masih sangat ramai dengan siswa itu dan mereka juga sesekali mengobrol bersama.

"Gak kerasa ya Na ujian kelulusan udah di depan mata" Ucapnya kepada Hana.

"Iya Nu bentar lagi udah ujian kelulusan dan setelah itu kita bakalan ngejar impian kita masing-masing" Ucap Hana kepada Nugraha.

"Oh iya hari ini di kelas gue disuruh bawa kaos olahraga kalau di kelas lo" Ucap Nugraha lagi pada Hana.

"Iya di kelas gue juga kan kita mau latihan buat praktek di mapel penjaskes" Ucap Hana kepada Nugraha.

"Semoga aja nanti kita barengan ya Na" Ucapnya lagi pada Hana dan gadis itu mengangguk.

Tak terasa mereka sudah sampai di depan kelas Hana gadis itu segera masuk ke kelasnya sedangkan Nugraha juga segera pergi menuju ke kelasnya sendiri.

"Cie berangkat bareng ayang" Ucap Lestari kepada Hana.

"Apaan sih tar" Ucap Hana pada Lestari.

"Bentar lagi juga bakalan punya status baru" Ucap Pertiwi kepada Hana.

"Udah udah bel masuk udah bunyi" Ucap Hana kepada mereka berdua dan mereka pun segera mengikuti mata pelajaran dengan baik dan tertib.

Ternyata guru pada mapel kali ini menyuruh semua murid di kelas ini untuk segera berganti kaos olahraga dan mereka akan diberi materi tentang praktek mapel penjaskes yang akan dilaksanakan di lapangan bersama dengan kelas 12 IPS.

Mereka semua pun mengikuti instruksi dari guru dan setelah mereka selesai berganti kaos olahraga mereka semua segera menuju ke lapangan. Sesampainya di lapangan Hana dan sahabatnya bertemu dengan Fera dan temannya yang juga sedang berada di sana bahkan mereka menyapa kepada Hana dan sahabatnya.

"Hana, Lestari, Pertiwi sini" Ucap Fera kepada mereka dan mereka bertiga segera menghampiri Fera dan temannya.

"Kita barengan lagi ya olahraganya" Ucap Rara kepada Hana dan sahabatnya.

"Iya lagi-lagi kita barengan" Ucap Pertiwi kepada Rara.

Mereka pun mengobrol satu sama lain sampai ketika guru mapel penjaskes datang dan menyuruh mereka untuk berbaris mereka semua berbaris lalu setelah itu mereka langsung diberi materi dan juga langsung mempraktekkan nya.

Acara pembekalan materi praktek sudah selesai dan guru pun sudah pergi akan tetapi mereka semua ditugaskan untuk berolahraga sendiri sampai nanti bel istirahat berbunyi baru mereka semua boleh istirahat. Murid kelas 12 pun memanfaatkan waktu ini dengan baik ada dari sebagian mereka yang bermain bola, bermain basket, bermain bulu tangkis dan ada juga yang mengulang materi yang tadi guru berikan.

Hana yang kebetulan hanya duduk-duduk di pinggir lapangan bersama sahabatnya dan juga Fera dan temannya tiba-tiba saja Nugraha datang menghampirinya lalu mengajaknya untuk bermain basket bersama.

"Na main basket bareng yuk" Ucapnya cowok itu dan ia juga sudah memegang bola basket.

"Gua gak jago main bola basket Nu gue gak tau" Ucap gadis itu pada Nugraha.

"Ayo gue ajarin biar lo pinter kayak gue" Ucapnya pada Hana.

"Gimana kalau kita bikin perjanjian siapa yang kalah berarti sore ini dia harus main ke rumah orang yang menang" Ucapnya lagi pada Hana dan Hana yang mendengar itupun jadi tergiur. Ia harus menang agar sore ini Nugraha kembali datang ke rumahnya dan menemaninya seperti kemarin.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 27, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Life Is FairCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang