Setelah perayaan ulang tahun Haruto yang sederhana itu kini mereka kembali ke mansion untuk makan siang dan sekalian membuka kado Haruto. Haruto duduk di sebelah Chenle sedangkan Jeno duduk di kursi kepala keluarga dengan junkyu di sisi kanannya dan Renjun disisi kirinya.
Makan siang mereka di buat khusus oleh Junkyu dengan bantuan Jeno jadi maid hanya menghidangkannya saja di meja makan. Makanannya tidak terlalu mewah namun cukup menggugah selera. Ada steak daging buatan Junkyu tanpa campur tangan siapapun, ada seafood tanpa udang, ada wafel, kentang goreng, jus buah dan terakhir es krim tentu saja itu untuk Renjun bukan untuk yang lain dan untuk Haruto ada puding susu yang merupakan kudapan kesukaan Haruto.
Mereka semua makan dengan nikmat dan sesekali junkyu melihat Haruto yang begitu perhatian kepada Chenle, junkyu tidak bohong saat tadi junkyu mengatakan bahwa junkyu mengetahui apa yang Haruto sembunyikan tapi junkyu sedikit ragu karena beberapa waktu lalu ada seorang gadis mengklaim bahwa ia adalah kekasih Haruto. Jika benar maka Junkyu harus menjauh kan Chenle dari Haruto agar Chenle tidak tersakiti dan Haruto tidak berbuat jauh.
Jeno yang melihat pandangan junkyu ikut melihat Haruto, Jeno mengelus tangan Junkyu membuat Junkyu mendongak dan tersenyum "biarkan Haruto saat ini, nanti kita bahas hmm" junkyu mengangguk namun mereka lupa bahwa yang lain masih di sana dan mendengar apa yang Jeno katakan. Haruto yang di sebut menatap bunda dan Daddy nya.
"Ada apa dad" ujar Haruto membuat Jeno menatap haruto dan yang lain, junkyu terkekeh di ikuti Jeno.
"Mas" ujar junkyu namun Jeno masih terkekeh. Jeno menatap haruto dan Chenle bergantian dan menatap Yoshi membuat Yoshi tergugup akan hal itu.
"Makan lah nanti temui kami di ruang keluarga, jaemin tolong ambilkan amplop di ruang kerja" jaemin mengangguk, jika kalian penasaran siapa jaemin maka ia adalah adik sepupu Jeno yang baru datang dari kampung halamannya dan akan menjadi karyawan di kantor Jeno.
Junkyu bangkit dan mengecup pelan pipi Jeno karena Jeno menahannya. Jeno mengalah dan membiarkan junkyu pergi. Junkyu mengikuti langkah jaemin dan menutup pintu ruangan Jeno. Jaemin terkejut tentu saja saat mendengar pintu di kunci.
Jaemin berbalik dan menatap junkyu takut. Jaemin memang baru datang tapi entah kenapa semenjak ia datang junkyu terlihat tidak menyukainya. Junkyu duduk di sofa ruangan Jeno.
"Maaf jika lancang tapi saya harap kamu tidak mengikuti kemauan orang tua kamu untuk menghancurkan Jeno" jaemin terkejut bukan main, bagaimana Junkyu mengetahui tujuan jaemin, tidak ia belum memulainya lalu bagaimana. Junkyu yang tidak mendapatkan jawaban dari jaemin bangkit dan menghidupkan ponselnya yang merekam pembicaraan jaemin dengan orang tuanya. Tangan jaemin terkepal dan junkyu menyadarinya.
"Saya tahu anda baik tapi jika anda menjadi pion orang tua anda saya yakin anda akan menjadi iblis yang paling bodoh" junkyu pergi meninggalkan jaemin yang masih berusaha menahan amarahnya. Jaemin tidak akan tinggal diam jika perlu jaemin akan menyingkir junkyu apapun yang terjadi jaemin harus bisa membalaskan dendam orang tuanya kepada keluarga jeno. jaemin tidak akan takut jika berurusan dengan junkyu yang merupakan anak remaja, jaemin sudah dewasa sedangkan junkyu masih remaja jadi tidak akan susah bagi jaemin untuk menyingkirkan junkyu.
junkyu kembali ke ruang makan dan lanjut makan bersama yang lain dengan jaemin yang sudah menunggu di ruang keluarga. usai makan mereka semua keruang keluarga sesuai dengan perintah jeno. kini jeno duduk di single sofa sedangkan renjun duduk di samping kanan junkyu dan Haruto duduk di sebelah renjun. jeno menghela napas dan menatap semua orang termasuk junkyu yang juga menatap jeno. entah apa yang di pikirkan jeno yang jelas junkyu bisa melihat ke khawatiran jeno di matanya.
"ada apa dad" ujar renjun melihat keraguan di mata jeno. jeno menghela napas dan meletakkan amplop yang tadi di ambil jaemin ke atas meja
junkyu mengambil amplop tersebut dan membukanya, junkyu terkejut membuat semua orang menatap junkyu, junkyu menatap jeno yang di balas anggukan oleh jeno, junkyu tersenyum dan di balas senyum tipis oleh jeno.
renjun mengambil berkas tersebut dan ikut terkejut "dad ini beneran" tanya renjun dengan wajah terkejut sedangkan yang lain hanya menatap bingung renjun dan junkyu yang terkejut, mereka ingin tahu tapi mereka tidak bisa akan itu karena merasa segan dengan jeno.
"ada apa hyung" tanya haruto yang juga penasaran, renjun menatap haruto dan tersenyum sembari memeluk erat sang adik. haruto menatap bingung renjun namun tidak ayal membalas pelukan renjun.
"makasih mas" jeno mengangguk dan menarik tangan junkyu agar duduk di pangkuannya, junkyu menurut jadilah kini junkyu duduk di pangkuan jeno sedangkan yang lain hanya mendengus melihat ke bucinan jeno kepada junkyu.
renjun melepaskan pelukan mereka dan memberikan 10 tiket pesawat kepada haruto, haruto mengambil tiket tersebut dan ikut terkejut begitu juga dengan yang lain karena itu adalah tiket pesawat untuk liburan ke new zealand. negara yang sangat ingin haruto kunjungi semenjak lama namun tidak pernah bisa kesampaian karena kesibukan jeno selama ini.
"thank you dad" ujar haruto di balas anggukan oleh jeno, haruto membagikan tiket tersebut sesuai nama mereka masing-masing. jaemin menatap tiket di tangannya dan tersenyum tipis jika bisa maka ini adalah kesempatan bagus untuk menjalankan rencana ia dan orang tuannya. renjun melihat smirk jaemin menatap jaemin tidak suka, bukan hanya junkyu yang tahu tapi renjun juga sudah mengetahui hal itu tapi mereka berdua menutupi dari yang lain karena mereka hanya akan mengawasi jika sudah terlalu jauh baru mereka akan mengungkapkan jaemin.
"tak akan ku biarkan kau menyakiti keluarga ku" batin renjun menatap jaemin sekilas dan kembali tersenyum bahagia melihat yang lain, junkyu yang sadar tatapan renjun ikut menatap jaemin sekilas namun kembali berbalik kepada yang lain masih bercerita bahkan sesekali jeno akan ikut dalam obrolan anak remaja di sana.
seusai mereka berbincang di ruang keluarga kini teman renjun dan haruto sudah kembali ke rumah mereka karena mereka akan berangkat malam ini jadi mereka harus packing kecuali jeno dan keluarganya yang sudah selesai packing karena itu juga tadi haruto tidak menemukan pakaian di lemari jeno, junkyu dan renjun tentu nya.
see you next chapter and don't forget vote adn coment. bye
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidup Baru Junkyu
Randompemuda yang baru menginjak usia 17 tahun harus menikah dengan duda anak 2 yang anak keduanya berumur sama dengan pemuda tersebut. Di usia 17 tahun harus menjadi seorang istri dan ibu sekaligus, entah apa yang di pikirkan keluarga pemuda tersebut hi...
