Chenle, Jaehyuk, Jeongwoo, Yoshi, dan jihoon datang ke rumah Haruto saat tahu bahwa tidak ada orang di mansion nya. Haruto terduduk di ruang tamu menunggu Chenle.
"Haru" Haruto mendongak menatap Chenle dengan wajah hancur. Sangat hancur hingga mampu membuat Chenle ikut hancur. Chenle mendekat dan memeluk Haruto membenamkan wajah Haruto di perutnya. Haruto menangis dalam pelukan Chenle. Bahkan Jaehyuk dan yang lain yang baru datang terkejut melihat Haruto yang sudah menangis. Yoshi mendekati Haruto karena merasa khawatir dengan keadaan Renjun. Ya Yoshi di kabari Jeongwoo bahwa Renjun menghilang bersamaan dengan junkyu dan jeno.
Yoshi menepuk pundak Haruto "kita bantu" Haruto mendongak dan menatap Yoshi. Yoshi sangat sedih melihat adik kesayangan Renjun kembali menangis sepertinya Haruto terlalu sering menangis dalam minggu ini.
Mereka semua mulai mencari, sepanjang jalan, tempat dan bahkan kantor jeno mereka datangi tapi nihil tidak ada yang tahu keberadaan mereka bahkan sektretaris Jeno sedang mencarinya karena ada pekerjaan yang mendadak yang harus Jeno urus namun ponsel Jeno tidak aktif.
Hanya satu tempat yang belum Haruto cari yaitu rumah junkyu, Haruto bergegas dengan Chenle di boncengannya, chenle mengelus lembut punggung Haruto berusaha untuk membuat anak itu sedikit tenang. Haruto yang sadar dengan adanya Chenle di belakangnya memelankan laju motornya dan meluncur ke rumah junkyu namun yang di temukan rumah junkyu yang kosong dan ada tanda di jual. Haruto kalut sangat kalut hingga tidak menyadari ponselnya berbunyi. Chenle menghela napas dan mengambil ponsel Haruto.
Terlibat nama Renjun tertulis disana, Chenle menatap haruto yang akan kembali menangis, chenle memberikan ponsel Haruto, Haruto langsung mengambilnya dan meletakkan di telinga menunggu Renjun berbicara.
"Hallo haru, kamu dimana kenapa belum pulang" Haruto mengernyit tidak mengerti bukan kah tadi ia sudah pulang lalu kenapa Renjun masih bertanya.
"Hari mencari kakak, bunda dan Daddy" jawab Haruto mencoba menetralkan napasnya yang memburu.
"Astaga hari, kamu kenapa nggak bilang udah pulang, kakak, bunda sama Daddy ada di paviliun belakang mansion" balas Renjun mencoba bahan tawanya membuat Haruto menggeram kesal dan menarik Chenle pergi dari sana.
Haruto juga mengabari semua temannya agar kembali ke mansion, 15 menit akhirnya Haruto dan yang lain sampai di mansion Haruto dan langsung jalan menuju paviliun. Gelap, Haruto mengernyit dan masuk namun saat masuk semua temannya sudah menghilang entah kemana. Haruto tidak peduli yang Haruto pedulikan bundanya.
Haruto semakin masuk namun semakin gelap bahkan tidak ada cahaya sama sekali yang masuk ke dalam paviliun, Haruto mencari stok kontak, lampu menyala namun bukan lampu biasa namun lampu hiasan. Paviliun yang awalnya kosong kini terlihat indah bahkan ada balon dan tulisan happy birthday di dinding paviliun. Haruto tersenyum haru melihat semuanya. kalau boleh jujur Haruto lupa dengan ulang tahunnya namun yang lain masih ingat membuat Haruto bahagia.
Belum usai kejutan yang di dapatkan Haruto, sebuah layar tancap hidup dan memperlihatkan sebuah video mulai dari Haruto masih dalam kandungan, baru lahir, bayi hingga sebesar sekarang bukan hanya itu disana ada pesan dari renjun, junkyu, Jeno dan yang lainnya.
Air mata Haruto tanpa sadar mengalir dan hal yang mengejutkan ketika Haruto memeluk Junkyu malam sebelumnya juga ada dan ada sebuah video terakhir dimana junkyu dan jeno duduk berdampingan di kamar mereka.
"Happy birthday son, maafkan Daddy karena mengacaukan piknik yang kamu tunggu, maaf jika Daddy belum bisa menjadi Daddy yang baik untuk kamu, Daddy akan berusaha semaksimal mungkin agar kamu, injun dan junkyu bunda kalian bahagia, sekali lagi selamat untuk haru yang ke 17 tahun Daddy harap haru semakin bahagia dan akan selalu bahagia" jeno tersenyum di akhir kalimatnya. Junkyu ikut tersenyum dan menggeram tangan Jeno menariknya ke arah kamera dan tersenyum melihat kamera.
"Haru, bunda minta maaf ya udah buat haru sedih padahal hari baik banget sama bunda tapi bunda malah membuat hari sedih, bunda janji bunda akan selalu bersama kalian apapun yang terjadi bahkan di saat kalian tidak lagi membutuhkan bunda, bunda akan selalu ada untuk kalian, untuk jihoon Haru dan mas Jeno tidak perlu khawatir, jihoon adalah teman bunda saat JHS dulu, jihoon tahu semua tentang kehidupan bunda bahkan jihoon yang bantuin bunda jika bunda dalam masalah namun sekarang bunda milik kalian dan bunda tidak akan pernah bisa bersama yang lain jadi kalian jangan marah ya sama jihoon, jihoon hanya ingin bunda bahagia tidak lebih. Ah kenapa harus sedih sih" junkyu menghapus air matanya dan melanjutkan ucapannya "mulai sekarang hari tidak perlu takut dan di usia hari yang ke 17 ini bunda harap haru bahagia dan selalu ceria hmm, bunda juga berharap hari menemukan orang yang benar-benar sayang sama haru meski bunda tahu bahwa saat ini haru menyembunyikan nya dari bunda dan yang lain tapi ingat bunda adalah bunda hari jadi apa yang haru sembunyikan cepat atau lambat akan bunda ketahui, sekali lagi selamat ya sayang bunda sayang Haruto" ucapan junkyu menjadi akhir dari video tersebut dan kini suara mengalun indah menyanyikan lagu selamat ulang tahun, disana ada junkyu yang memegang kue, Jeno di sebelah kanan junkyu dan Renjun di sebelah kiri junkyu dengan kado di tangan mereka tidak lupa teman-temannya ada di belakang Junkyu.
Junkyu mendekat dan menatap haruto yang juga menatapnya, junkyu tersenyum dan mengangkat kue agar Haruto meniup lilinnya namun sebelum meniupnya Haruto melakukan permohonan yang hanya Haruto yang tahu.
Haruto meniupnya dan tersenyum untuk Junkyu hanya junkyu tidak yang lain membuat Renjun dan Jeno mendengus kesal sangat tidak adil. Junkyu ikut tersenyum dan memberikan kuenya ke Renjun, menangkup wajah Haruto dan memberikan ciuman di kedua pipi, mata, dan terakhir dahi Haruto. Haruto menutup matanya menikmati kecupan yang Junkyu berikan.
"Bahagia selalu sayang" Haruto berdiri tegap dan menarik junkyu ke dalam pelukannya, junkyu itu hanya se dada haruto jadi wajah junkyu tenggelam di dada bidang Haruto. Junkyu membalas pelukan Haruto dan membiarkan Haruto untuk memeluknya lebih lama namun Jeno tidak sabar dan menarik junkyu dari Haruto dan memeluk posesif pinggang Junkyu. Haruto mendengus kesal dan menatap Jeno. Jeno mengelus lembut rambut Haruto dan mengecup dahi Haruto membawa Haruto untuk di peluk jadilah mereka bertiga berpelukan dan disusul oleh Renjun.
Jeno bahagia akhirnya keluarga nya kembali untuk, Jeno akan menjaga mereka apapun yang terjadi Jeno akan selalu berusaha untuk menjaga keluarga nya agar selalu utuh dan bahagia.
Thanks you guys
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidup Baru Junkyu
De Todopemuda yang baru menginjak usia 17 tahun harus menikah dengan duda anak 2 yang anak keduanya berumur sama dengan pemuda tersebut. Di usia 17 tahun harus menjadi seorang istri dan ibu sekaligus, entah apa yang di pikirkan keluarga pemuda tersebut hi...
