tu-tuan " gugup sang supir, mendengar suara tuannya keringat dingin membasahi pelipasnya
"knp? " tanya ke dua kalinya pria dingin itu dengan wajah datarnya.
"Itu tuan gadis ini menangis minta tanggung jawab karena sepedanya rusak" jawab takut sang s...
Darren telah sampai di mansion miliknya para penjaga dan maid membari sambutan kepada taun nya
"SELAMAT DATANG TUAN" ucap mereka serepak
Darren berlalu melewati mereka bagitu saja, mereka sudah biasa, apalgi dengan pulang tuan mereka dengan baju berlumuran darah.
Darren berjalan memasuki lift, sesampai di kamarnya Darren melepaskan jasnya melontarkan dasi yang mencekik lehernya Darren berjalan masuk ke kamar membersihkan badan nya.
30 menit Darren berada di kamar mandi, akhirnya keluar juga dari kamar mandi dengan tubuh yang segara. Darren berjalan menuju ruang ganti, setelah itu Darren menganti pakainya dengan piyama hitam.
Darren mengambil ponsel yang berada di atas naskah dan menelfon seseorang
"bagaimana dengan gadis ku? " tanya dingin Darren
"Nona tadi pada saat pulang di antar oleh nona amora, sempat tadi nona lovina menolak hanya saja nona amora memaksa nya" ujar bondan
"baiklah" setelah itu Darren mematikan sambung telfon itu.
Darren berjalan ke arah balakon kamarnya sambil menghisap rokok dengan secangkir wine di tangannya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"yang di tunggu tunggu datang juga " Darren melihat sebuah mobil dari ke jauhan ada buah mobil memasuki kawasan rumah, Darren tau siapa yang datang berkunjung ke mansion miliknya
tampa basa basi para penjaga gerbang membukakan gerbang besar itu untuk bisa mobil itu masuk.
seorang gadis dengan stelan jeketi kulit berwarna hitam turun dari mobilnya nya, berjalan masuk ke dalam rumah besar itu.
"para penjaga dan maid melihat kedatangan nona mereka pun membukuk hormat
" SELAMAT DATANG NONA" ucap mereka bersamaan
"hm" Gadis itu berlalu begitu saja melewati mereka. menuju ruang atas mengunakan lift tpi sebelum memasuki lift ada seseorang menghentikan nya.
"lo siapa? lo ga boleh gunain lift ini, ini khusus untuk tuan Darren ga boleh sembarangan orang mengunakan lift ini" ucap seina, mantap sinis orang di depan nya ini, dia juga heran kenapa semua orang di sini membukuk pada gadis ini memangnya dia siapa harusnya mereka membukuk hormat pada karena sebentar lagi dia akan menjadi nyonya di rumah ini, begitu lah pikiran
mimpi Banget ya buk haha
"minggir"
" kalo gue ga mau gimana, lo siapa si seenaknya masuk ke rumah orang sopan bangat" ujar seina dengan wajah songong nya.
"Jalang sialan minggir" ucap dingin orang itu
"apa lo bilang gue ini calon istri nya tuan Darren berani beraninya kau berkata seperti itu pada ku kalo Darren tau pasti kau akan mati hari ini" ujar seina dengan pede
najis anjr pede bngt awas jatoh sakit loh😭
"mimpi" ujar orang itu menatap dingin kepada orang di depan nya ini
"gue ga mimpi ya, mending lo pulang aja sana di sini ga terima tau jalang kek lo" ujar saina tak ada takut takut nya
semua yang di lakukan seina tak luput dari pandangan semua orang yang berada di rumah besar, mereka menatap seina terkejut dengan apa yang di lakukan orang di depannya, seina tidak tau bawah, yang di depan nya saat ini adalah sepupu dari taun mereka, yang hampir sama kejam nya dengan Darren walaupun dia seorang perempuan.
tapi seina dengan berani melawan gadis itu dengan sombong, tamat sudah riwayat seina hari ini.
"berisik anj" bentak gadis itu
"lo itu jala... " ucap nya seina terhenti karena sebuah peluru menembus Kepala nya
DOR
"menyebalka" ucap gadis itu meninggal seina yang sudah terbaring di lantai dengan berlumuran darah
hal itu membuat semua orang terkejut dengan apa yang mereka lihat barusan.
"jangan bersihkan mayat itu biarkan Darren melihat nya sendiri sampah yang ia terima" ucap dingin gadis itu, setelah itu iya pergi hati tempat itu dengan menggunakan lift.
TCB jangan lupa vote ya sampai jumpa di bab selanjutnya