chapter 36

2.2K 52 4
                                        

"napa sih mereka ga bilang kalo ada pintu gue kan jadi susah telat masuknya"

"kan malu gue" ucap lovina merasa malu

"nih pasti udah masuk gue ke gudang aja deh kalo gitu"ucap lovina berjalan menuju gudang

ceklek

"loh kalian lagi" ucap lovina baru saja membuka pintu di tampilkan dengan ke 5 laki-laki yang sendang duduk di sofa sambil mengisap rokok

"ngapain ke sini"tanya Darren membuka suara menatap lovina yaang masi berdiri di depan pintu

"jangan tanya gue ngantuk mo tidur tuh rokok matiin sesak gue" ucap lovina berjalan menuju sofa yang kosong dan merebahkan tubuhnya di sana

Darren dan yang lainnya mematikan rokok mereka menatap lovina yang sedang tidur di sofa tidak ada yang membuka suara ruangan terasa hening

Darren berjalan mendekati lovina Darren duduk di samping lovina memindahkan kepala lovina ke pahanya agar gadis itu tidur dengan nyaman sambil mengelus kepala lovina dengan lembut

ke 4 temen Darren hanya melihat saja tanpa ada nih membuka suara dan mereka pun sibuk dengan urusan mereka masing-masing.

"mabar yukk"ajak zergan

"gas lah"

"lo berdua ikut gak?" tanya zergan menatap alvero dan laskara

"ikut"

" ck david begoo lo yaaa napa ga tolong gue" decak zergan pada david

"lo aja tolo* bangat main nya" balas david tak terima

heugh

Darren melihat tidur gadis terganggu mantap dua kadal kriput yang sedang berdebat membuat gadis nya yang sedang tidurrr nyenyak terganggu karena mereka.

"brisik anjing kalo mau ribut jangan di sini di luar sana" ucap dingin Darren menatap zergan dan David tajam

zergan dan David seketika terdiam tak mengeluarkan suara lagi bisa bisa mati mereka sekarang.

"heunggg gilak napa nih ribut ribut" ucap lovina yang baru saja bangun dari tidru nya lalu duduk menatap mereka

"tidur lagi" ucap Darren menatap wajah gadisnya seperti orang yang masi mengantuk dan ingin tidur lagi.

"gak ah udah mau jam istirahat juga, loh sejak kanapa lo ada di samping gue perasaan tadi lo di sana deh"ucap lovina yang baru menyadari jika Darren berada di sampingnya

"perhatian cara berbicara mu lovina qeen gercia jangan berbicara gaul di saat berbicara denganku" tekan Darren dia tak suka jika gadis berbicara mengunakan bahasa gaul

"i-iya deh iyaaa gitu aja marah"ucap lovina sambil mencubit pipi Darren tanpa rasa malu

seorang darren di cubit apa lagi di bagian wajahnya ayolah orang bodoh mana yang berani menyentuh Darren selain keluarga terdekatnya

tapi ini lovina mencubit pipi Darren tanpa rasa takut sedikit pun seperti sudah biasa melakukannya

"pipi lo ko bisa tirus gitu"ucap lovina sambil memegang wajah Darren

Darren hanya diam saja melihat apa yang akan dilakukan oleh gadis di depannya saat ini

"si Darren je ank kecil njr"bisik david pada laskara yang masi melihat kelakuan lovina pada Darren

"baru kali ini ada yang berani giniin bos iya gak al " gumam zergan yang masi dapat di dengar oleh alvero

"hm"

"hm hm hm apaan ege"kutus zergan kesal mendengar jawaban alvero  ke gak ada selain hm apa

"eh kekantin yuu, udah mau jam istirahat nih"ajak lovina pada ke 5 laki-laki itu

"yuk lah cacing cacing di perut gue udh pada minta di isi"ucap zergan sambil mengelus perutnya

"kenapa wajahnya mirip sekali dengan dia"batin seseorang menatap lovina hayo tebak siapa

"siapa lambat dia yang traktir"ucap lovina segera berlari lebih dulu zergan dan David pun ikutan berlari lumayan gratis

semetara 5 pemuda kaku itu hanya berjalan santai saja melihat kelakuan 3 bocah yang berlari menuju kantin.

"gilak nih kantin jauh bngt rasanya"ucap zergan yang baru saja tiba

"bener bngt"ucap david

"zergan david sini duduk"ucap lovina yang sudah duduk santai di bangku kantin

tidak lama alvero dan laskara muncul tapi sepertinya kurang satu deh
"Darren mana kar"tanya david tidak melihat adanya Darren

"ke toilet"jawab laskara

"berarti Darren yg traktir karena dia telat"ucap lovina tanpa beban

(kringg saatnya istirahat jam pelajaran telah selesai)

"udah istirahat anj cepat bener"

tidak lama kantin mulai rame siswa siswi mulai mengisi perut mereka ada beberapa siswa menatap ke arah meja anggota daxter dimana mereka melihat di sana ada lovina sendiri

"dia ngapain di sana caper banget"

"iya tuh mana sendiri lagi cewe"

dan masi banyak lagi

"Nah itu Darren"ucap zergan melihat kedatangan Darren 

"karena kamu yang telat kamu yang traktir kami"ucap lovina

"baiklah, kali berdua pesan"ucap Darren mengeluarkan uang merah 5 dari dompet nya

"siap boss" ucap mereka ber2

"eh pesanin rara sama amora juga dong samain aja"ucap lovina

"sip deh kalo gitu tunggu yaa"

"kamu kok duduk di sini ini tempat rara dan amora duduk di sana aja samping alvero tuh"ucap lovina tapi Darren hanya diam saja seakan tidak perduli

"au ah males"

"AMORAA RARA SINI"teriak lovina membuat ke 3 pria di dekatnya terkejut

"jangan berteriak nanti tenggorokan mu sakit"peringat Darren datar

"hehe iya deh iya"cengesan lovina 

"widih nih bocah ada di sini aje kita kira lo gak dateng sekolah tau tau nya bolos lo yee"ucap rara yang baru saja tiba di sana

"nih kita duduk di mana?"tanya rara mantap lovina

"tuh di sebelah laskara kosong atau di sebelah alvero juga" ucap lovina 






maaf yaa kalo ada banyak kesalahan atau typo aku juga rada rada lupa alurnya jadi aku harus perhatian satu persatu.

BOS MAFIA [revisi]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang