Bruk..
"akhh panas panas" ringis lovina yang terkenah kuah bakso yang masi panas
"LO PUNYA MATA GA SI HAH!!"teriak siska menatap lovina sinis, siska diandra winata adalah seorang yang suka membully di sekolah, dia selalu menindas orang orang miskin bahkan hampir membuat seorang seorang siswi depresi karenanya tidak ada yang berani belawannya karena mereka tau bahwa keluarga wisata ada donatur besar di sekolah. jika ada yang beranin padanya siap siaplah keluar dari sekolah ini.
hal itu membuat semua penghuni kantin menatap yang baru saja membuat kebisingan itu banyak pasangan mata yang menatap lovina kasian tapi mereka tidak bisa berbuat apa apa.
"harusnya gue yg marah sm lo, karena lo yg nabrak gue" ucap lovina dengan nada santainya
"anjr sakit bngt cok pasti bakal melepuh nih tangan gue, baru jg sembuh"batin lovina
"BERANI LO YAA SAMA GUE HAH" teriak siska tak terima dengan perlawanan lovina yang sebelumnya belum ada yang berani melawanya
"bacot lo anj gara-gara lo tangan gue kena kuah bakso" ucap sinis lovina.
para penghuni kantin terkejut mendengar ucapan lovina, wah berani sekali dia apa apakah dia tidak takut di keluarkan dari sekolah ini. begitu lah pikiran mereka saat ini
"lo ga tau siapa kita hah "ucap temen siska bernama gia.
"ank beasiswa aja belagu amat lo"ucap raisa
"babu kok banyak bacot" lovina menatap sinis kearah raisa.
raisa mendengar itu merasa terminal wajah nya memerah karena emosi dan tak terima apa yang di ucapkan lovina barusan
"sialan maksud lo apa anj!"bentak raisa
"Lo denger ga apa yang gue bilang hah! " ujar siska iya kesal dengan lovina tak kunjung menjawab nya.
lovina berdiri melihat ke arah siska dengan tatapan datar "mulut lo bau jengkol anj" Lovina sambil memainkan kuku kukunyq jarinya tampa peduli dengan wajah emosi ke 3 manusia di depanya saat ini.
"BANGSAT LO YA!! " siska tersulut emosi iya benar' marah bisa bisanya lovina tak takut padanya.
"LO TUH YA CUMA ANAK BEASISWA JANGAN SOK SOKAN DEH GUE BIASA KELUARIN LO DARI SEKOLAH INI" bentak siska
sedangkan orang yang di bentak hanya terlihat satai saja. "oh" Ujar lovina
"LO! " ujar siska menujuk lovina
"apa hah marah lo? harus lo itu minta maaf karena lo yang nabrak gue anjin* klo lo mau keluarin gue dari sekolah ini keluarin aja sana lo pikir gue takut sama lo hah" ujar lovina menatap siska remeh dia pikir dia tkt apa sama dia ck.
hal itu membuat semua murid takjub dengan keberanian lovina melawan seorang queen bully di sekolah ini.
"lo berani Banget lawan kita" ujar gia menatap sinis lovina.
"beranikah dong lo pikir gue tkt sm lo" ujar lovina.
"anjg lo ya" marah raisa mengangkat tangan nya untuk menampar lovina tapi ada sebuah tangan besar yang menghentikan tangan nya.
"jgn menyentuh gadisku dengan tangan kotor mu itu" ujar dingin Darren menghempaskan tangan raisa dengan kencang hingga membuat raisa terpental beberapa meter.
sebentar lovina yang melihat bahwa raisa akan menampar dirinya lovina memejamkan matanya, tapi dia tidak meresahkan apapun di wajahnya
.
.
"eh eh lo mau kmn ren" ujar David
Darren tak menjawab pertanyaan david.
brak
amora menggebrak meja karena melihat lovina dari kejauhan, Amora menatap dimana terjadinya kegaduhan itu marah. karena terkena tumapahan bakso yang masih panas. Liat saja iya akan membalas dua kali lipat.
"bangsat" umpat rara.
"samperin"
"biarkan saja di sana ada Darren" ujar amora dingin
hal itu tak luput dari penglihatan teman' Darren ada apa-apa dengan mereka hingga membuat mereka semarah ini, siapa gadis itu sebenarnya.
"lo knp semarah itu mora" ujar david menatap amora
"jangan panggil aku dengan sebutan amora gue ga suka" ujar datar amora hanya Keluarga nya Dan orang terdekat yang boleh memanggilnya dengan sebutan mora, seperti lovina dan rara.
"iya deh, serem amat muka lo" ucap david merasa merinding dengan sepupu temannya ini.
amora yang mendengar ucapan david, melayangkan tatapan tajam pada david.
"damai kita damai " ucap David
"eh si bos mau bawa kmn tuh cwe mana di gendong lagi" ujar zergan
" nyusul yuk"ujar david
" ga usah biarin aja" ujar datar aska
"lanjutkan mkn kalian " ujar dingin al
berbeda dengan amora masi memikirkan kadaan lovina apakah dia terluka parah atau...amora menyingkirkan pikiran buruknya amora benar' khawatir dengan kadaan lovina sekarang.
"makan"bisik seseorang kepada amora,hal itu membuat amora terlonjak kaget karena bisikan itu.
"menjauh dariku sialan" ujar dingin amora menatap orang itu tajam
"jgn mengumpat kelinci kecil"ujar orang itu
hal itu membuat wajah amora memerah muka karena salting melainkan dengan menahan emosi kepada orang itu,apa tadi katanya kelinci kecil emg dia hewan apa.
"knp wajah mu memerah hm" ujar orang itu sambil mengangkat sebelah alisnya liat lah gadis di samping nya ini sangat mengemaskan dengan wajah nya yang memarah karena menahan emosinya.
"lo berdua ngapain bisik bisik dah" ujar zergan menatap heran ke dua kutub di depan nya.
"gpp"ujar al menatap amora yang dengan instansi.
benar saja itu alvero dia menyukai amora pada saat amora berumur 9 tahun tepat pada hari ulang tahun amora yang ke sembilan tahun. alvero terpesona dengan kecantikan amora,hingga berhasil memikat hati seorang alvero sudah bertahun' alvero menyukai amora tapi tak ada seorang pun yg mengetahui nya kecuali Darren. alvero selalu memantau kegiatan amora bahkan iya mengirimkan pengawal untuk amora.
TCB
haiiii gimana cerita ak
u bagus ga? kalo ada kesalahan dalam kata'nya mohon maaf yaa soalnya aku juga baru pemula heheheh .
KAMU SEDANG MEMBACA
BOS MAFIA [revisi]
Novela Juveniltu-tuan " gugup sang supir, mendengar suara tuannya keringat dingin membasahi pelipasnya "knp? " tanya ke dua kalinya pria dingin itu dengan wajah datarnya. "Itu tuan gadis ini menangis minta tanggung jawab karena sepedanya rusak" jawab takut sang s...
![BOS MAFIA [revisi]](https://img.wattpad.com/cover/370322632-64-k438961.jpg)