06 : 30 wib
"eh lo udh ngerjain tugas dari ibu Lisa ga?" ucap rara menatap lovina yang baru saja masuk ke kelas.
" udah dong" ucap lovina sambil mengibaskan rambut nya ke belakang.
"dih tai lo minta ke di tampol, gue mo nyontek dong heheh" ucap rara cenggesan
"punya sahabat gini amat ya tuhan beban bngt jadi manusia" ucap lovina sambil menatap rara memberi bukunya kepada rara.
"bangsa* lo ya lov " ucap rara menerima buku dari lovina
Amora yang melihat kedua temannya hanya terkekeh saja. padahal masih pagi ada aja drama yang mereka lakukan.
"mora kenapa diam dari tadi ?" Tanya lovina pada amora, lovina mendudukan dirinya disamping amora.
"gapapa kok" jawab amora sambil mengelus kepala lovina.
"Lo kek ga tau dia aja ra, tiap hari kan dia emang gitu " ucap rara sambil fokus menulis contekan
"eh eh ibu Lisa datang " ucap seorang siswi
"selamat pagi anak anak" sapa buk Lisa
"Pagi buk" jawab serapak
"baik silahkan kumpulkan tugas kalian ke depan" ujar ibu lisa
"yang tidak mengerjakan tugas silakan berdiri di depan" ucap buk Lisa
"untung ada lovina, jadi aman deh" gumam rara
"baik karena semuanya sudah terkumpul, silahkan buka buku kalian" ucap buk Lisa
kring kring
"baik anak' pelajaran hari ini telah selesai, minggu depan kita akan lanjut materi selanjutnya ya. Selamat beristirahat " ucap buk Lisa, keluar dari kelas mereka.
"kekantin yuk cacing di perut gue udh pada demo minta di kasi makan" ucap rara sambil mengelus perutnya
"hayukkkk" ke 3 gadis itu berjalan menuju kantin
"gilak tumben nih kantin rame ke gini" ucap rara
"eh ege lo mikir lah, jam segini pasti orang pada laper lah cari makan" lovina dan amora meninggalkan rara yang masi berdiri di tempatnya
rara yang sadar bahwa dirinya di tinggal sendiri pun kesal "taikk ya lo berdua tinggal gue" ucap rara kesal
"lo sih bengong ke sapi aja" ucap lovina
"idiw"
"pesan" ucap amora melihat ke arah rara
"hah? apa gue ?" rara bingung dengan apa yang di katakan amora apaan anjr ngomong satu kata aja mana ngerti gue pikirnya
"lo yang pesan rara"ucap lovina lembut dia terlihat kesal dengan temannya yang satu ini otak nya lelot
"owalah, yaudah deh kalian mo pesan apa"
"ke biasa raa"
"samaain aja yahh"
"dan gue susuk kotak satu yaa hehe" ucap lovina
"sip deh tunggu bentar yee gue pesan dulu"
angota daxter memasuki area kantin hal itu membuat para murid murid di kantin heboh
"aaa ganteng bangat sih"
"Darren mau ga jadi pacar aku"
Plakk
"sadar diri goblok"
"Anjr lo napa tampol gue ege sakit tau"
"buset askara cakep bener"
"aura alvero ngeri bangat bikin merinding"
" zergan juga cakep"
"Mas david i love you"
yaa begitulah ucapan para ciwi ciwi di kantin
"gilak sapa tuh yg ngomong i love you" ucap david mencari orang yang baru saja meneriaki dirinya
"berasa jadi artis gue" ucap zergan
"lebay" ucap alvero membuat david tertawa
"HAHAHHA komuk lo anjr kocak bangat" david tertawa melihat raut wajah zergan hal itu membuat zergan kesal
plakkk
"ASUU sakit bego" ucap david merasakan sakit bagian bokong akibat tamparan yang di berikan oleh zergan
"emang enak" ucap zergan
"brisik" ucap Darren
Laskar melihat tingkah laku ke 2 sahabatnya itu hanya diam saja hal ini sudah sering terjadi
(dasar om om ga ingat umur ape)
"eh itu bukannya sepupu lo ya ren" ucap zergan menujuk kearah tempat di mana ada amora dan lovina sendang duduk
"yukk lah kita duduk di sana aja" ucap david
mereka berjalan menuju tempat duduk dimana ada lovina dan amoraa
........
"anjr brisik bat dah, ke pasar aja nih kantin" ucap lovina heran
"ck liat itu" ucap amora melihat kearah anggota daxter yang baru saja memasuki area kantin
"yaelah ke ga pernah liat cogan aja lebay bat" ucap lovina
"tuh mereka napa unjuk ke arah kita nih"
"mungkin mau duduk di sini"
"ke gak meja lain aja" ucap lovina melihat ke 5 cowo itu berjalan menuju meja mereka
"annyeonghaseyo"sapa david
"haii" balas lovina
"ck" Darren duduk di samping lovina tanpa basa basi hal itu membuat lovina melihat ke arah Darren
"eh ini kam tempat duduk rara" ucap lovina menatap Darren
Darren dengar itu hanya diam saja tanpa niat mau membalas acuh tak acuh
"ck kalo orang ngomong itu jawab kek closplay jadi bisu pak" ucap sinis lovina kesal dengan Darren karena tidak membalas ucapannya
membuat ke 4 pria di depan mereka jadi diam tak bersuara
"baru kali ini ada yang bilang bos bisu" gumam david
"anjr si bos di bilang bisu" bisik zergan pada laskar
"napas mo bau jigong" ucap laskar
"hahah mampos lo" tawa david
"terserah" jawab Darren mendengar jawaban Darren lovina semakin kesal
"MAKAN DATANGGG"teriak rara baru saja tiba membawa nampan berisi makanan
"tuh suara apa toa masjid sih gede bener" ucap zergan
"sejak kapan mereka ada di sini " rara heran dengan kemunculuan 5 anomali di tempat mereka
KAMU SEDANG MEMBACA
BOS MAFIA [revisi]
Novela Juveniltu-tuan " gugup sang supir, mendengar suara tuannya keringat dingin membasahi pelipasnya "knp? " tanya ke dua kalinya pria dingin itu dengan wajah datarnya. "Itu tuan gadis ini menangis minta tanggung jawab karena sepedanya rusak" jawab takut sang s...
![BOS MAFIA [revisi]](https://img.wattpad.com/cover/370322632-64-k438961.jpg)