pagi menjelang malam lovina sedang bekerja di sebuah cafe lovina baru saja di terima untuk bekerja walaupun saat itu lovina sempat di tolak tapi karena lovina berusaha meyakinkan pemilik Cafe tersebut agar dirinya di diterima dan hal itu membuat dirinya sangat senang.
tin...... tin.....
seorang pria masuk dengan stelan jas dan kaca mata hitam melekat di hidung mancungnya, hingga membuat para pengunjung di cafe tersebut kaget dengan kedatangan seorang yang paling berpengaruh di negara ini.
para pengunjung yang melihat kedatangan nya menjadi terkejut ayolah, siapa yang tidak mengenal dengan seorang darren Lucifer clean dirgantara.
"wah bukan kah itu tuan Lucifer?"
"iya benar, sedang apa dia kemari?
"dia sangat tampan dan menawan"
"keturunan dirgantara tidak pernah gagal"
begitu lah ucapan para pengunjung cafe
"tuan semalat datang" ucap sang pemilik Cafe, ia sangat terkejut dengan kedatangan orang yang paling berpengaruh di negara ini datang ke cafe nya.
"hm"
"apakah tuan ingin memesan sesuatu?" ucap sang pemilik Cafe, bernama Alan reynand.
"sy ingin gadis itu yg melayani sy" ucap Darren dingin, menunjukkan gadis yang sedang membersihkan meja.
"a-ah tapi tuan dia sedang melakukan pekerjaan nya bagaimana dengan pelayan yang lain saja tuan?" ucap alan terkesan gugup karena merasakan suasana yang begitu mencekram membuat dirinya merinding seketika
Darren yang mendengar ucap itu menatap tajam kepada alan, ia tak suka banta apa lagi melawan ucapan nyaa.
"kau berani melawan ku?! apakah kau ingin cafe jelek mu ini hancur dalam sekejap mata?" desi tajam Darren menatap datar orang di depan nya ini sangat menguji kesabaran nya, jika tidak ada gadis nya di tempat ini ia pastikan kalo tempat ini akan hancur dalam sekejap mata.
"m-maaf tuan,saya akan memanggil nya untuk melayani anda" gugup alan lebih baik ia cari aman saja dari pada dia mati di tempat kan " serem bangat ni orang" batin alan.
"lovina kemari kamu!"teriak alan memanggil lovina
"iya pak ada apa?" tanya lovina
"tolong kamu layani tuan mr.Lucifer dan satu lagi kamu harus melayani dia dengan baik " ujar alan
"tapi pak di belakang masi banyak perkajaan pak" ucap lovina, memang benar ia masi memiliki tugas lain ia heran knp bukan yang lain saja knp harus dirinya.
" udah kamu ga udah mikirin itu nanti biar fara yang kerjakan oke" ucap alan
"baik pak"
"ekhmm" suara deheman seseorang menatap tajam ke arah alan
" ck kno mereka lama sekali sialan" batin darren, kedua pun langsung menatap keraah Darren.
"k-kalau begitu saya permisi pak" ujar alan langsung bergegas meninggalkan Darren dan lovina ia benar-benar takut dengan tatapan tajam Darren.
" tuan ingin pesan apa?" tanya lovina, seperti ia tdk asing dengan orang di depannya nya " kok lovi ke ga asing sama orang ini atau hanya perasaan aku saja ya,mungkin saja" batin lovina
"saya ingin latte" ucap Darren lembut sambil menatap lovina yang sedang berdiri di depan nya
" baik lah tuan,kalo begitu tunggu sebentar" ujar lovina, beranjak pergi dari sana dan
membuatkan minum untuk pria itu, ia tidak tau dengan pria yang di depannya tadi karena pria itu mengenakan kaca mata hitam hingga lovina tidak bisa melihat dengan jelas wajah pria itu.
setelah kepergian lovina raut wajah Darren kembali datar seperti semula hal itu membuat para pengunjung di sana terkejut dengan sikap nya.
" apaka itu tuan mr.lucifer?"
" astaga ini benar-benar mengejutkan "
"dia sangat tampan"
"siapa gadis itu hingga tuan berlaku lembut padanya"
" jalang pengoda"
ya seperti itu lah ucap bisik' para pengunjung di sana.
Tiba-tiba suasana di sana menjadi dingin dan mencekram aura gelap yang sangat pekat membuat siapa saja mereding dan takut.
Darren yang mendengar ucapan terakhir itu mengeraskan rahang hingga urat' menonjol ucap itu membuat diri nya emosi sepertinya wanita yang ingin merasakan timah panas memebus kepala nya.
"Bondan bawa wanita sialan itu ke tempat biasa" ujar dingin Darren
maaf ya kalo ada kesalahan dalam cerita nya atau typo nya mohon di maklumin soalnya ini pengalaman pertama saya dalam membuat cerita makasih sudah mau baca cerita saya
jangan lupa vote dan koman yaa
KAMU SEDANG MEMBACA
BOS MAFIA [revisi]
Teen Fictiontu-tuan " gugup sang supir, mendengar suara tuannya keringat dingin membasahi pelipasnya "knp? " tanya ke dua kalinya pria dingin itu dengan wajah datarnya. "Itu tuan gadis ini menangis minta tanggung jawab karena sepedanya rusak" jawab takut sang s...
![BOS MAFIA [revisi]](https://img.wattpad.com/cover/370322632-64-k438961.jpg)