10|Istri Kecil Taehyung

1.9K 275 111
                                        

Masa bodoh dengan Kim Taehyung. Jisoo mungkin akan diklaim sebagai istri pembangkang karena tidak menuruti perkataan suaminya. Jisoo bersikeras menunggu Hyunsoo seharian ini di sekolah. Ia sudah membuat tekad untuk memberi pelajaran pada anak-anak nakal yang telah mengganggu putranya.

Enam jam bahkan tidak terasa membosankan, karena fasilitas yang disediakan di dalam mobilnya mampu membuat Jisoo nyaman seperti di rumah sendiri. Menonton serial kartun, minta dibelikan makanan, bahkan sempat tidur. Katakanlah tindakan Jisoo terlalu bodoh dan membuang-buang waktu. Ia hanya tidak ingin berandalan kecil itu lolos dari pandangan, sehingga berjaga di gerbang sekolah adalah jalan ninja yang wanita itu pilih.

Sudah lewat dari jam satu siang, yang artinya jam pulang sekolah akan segera tiba. Jisoo juga tersenyum melihat beberapa murid sudah ada yang keluar dari gerbang. Berarti ini sudah waktunya.

Wanita itu memakai sebuah kaca mata hitam yang lebar, kemudian keluar dari mobil. Sebenarnya ide yang cukup bodoh untuk memakai kaca mata, karena niat awal Jisoo menggunakannya agar tidak terlalu mencolok dan sukar di kenali. Namun ternyata, penampilannya yang sekarang malah membuat wanita itu lagi-lagi menjadi pusat perhatian.

Dari bagaimana dia berpakaian. Gaun, sepatu, tas dan semua yang melekat di tubuhnya adalah barang bermerek dan mewah semua, nyaris membuat orang mengira bahwa Jisoo adalah selebritis terkenal.

"Mama!"

Jisoo melambaikan tangan saat mendapati kehadiran Hyunsoo yang berjalan keluar dari gedung sekolah, dan sekarang anak itu berlari ke arahnya.

"Mama datang menjemput Hyunsoo tepat waktu!" Ia berseru senang. Tidak tahu saja sejak tadi pagi mamanya belum beranjak sedikitpun dari tempat ini.

Namun Jisoo hanya mengangguk. Kepalanya berkeliaran seolah mencari-cari sesuatu. Oh, apakah mereka? Tiga orang anak laki-laki dengan gaya berandalan di usia dini. Ingatan Jisoo masih ingat, bahwa mereka memang anak yang sama dengan nan tadi pagi menganggu putranya.

"Hyunsoo, apa mereka yang mengganggumu tadi pagi?

Kepala kecil Hyunsoo mengangguk membenarkan ketika sang mama menunjuk keberadaan Yoojin, Leesung, dan Haran. Ia juga tak melakukan penolakan saat wanita itu membawanya berjalan mendekati mereka.

Ketiga bocah yang sedang asik berjalan menenteng tas mereka sembari bercanda itu lantas terheran saat mendapati sosok tinggi yang cantik tengah menghadang. Dia datang bersama si cengeng Hyunsoo. Leesung yang memiliki keberanian paling banyak, mengadah menatap Kakak itu.

"Apakah kalian yang selalu mengganggu Hyunsoo di sekolah?"

"Sok tahu. Kami tidak pernah mengganggu anak lain, dia saja yang terlalu cengeng dan berlebihan."

Kecil-kecil sudah pintar berbohong. Jisoo tersenyum miring. "Oh ya? Bocah nakal dan berandalan seperti kalian ini hanya berani jika bersama. Huh, aku yakin, jika kau sendirian yang diganggu anak lain, kau pasti sudah kencing di celana."

Pipi Leesung merah mendengar ucapan kakak itu. Ia memukul kedua temannya yang bisa-bisanya tertawa. "Apa masalahmu?! Kau tidak malu mengganggu anak kecil?!"

Tcih, bocah ini semakin membuat Jisoo ingin menjewer telinganya. "Tentu saja kau dan kalian semua memiliki masalah denganku setelah mengganggu Hyunsoo." Wajah Jisoo terlihat seram sekarang. Matanya seakan mengeluarkan sinar tajam yang menusuk keberanian ketiga bocah. "kau tidak tahu, kalau aku adalah Mamanya Hyunsoo? Kau sudah menganggu putraku, maka jangan harap akan lepas dariku."

Kaki Leesung bergetar. Langkahnya mundur secara perlahan ketika kakak cantik itu terus mendekat padanya. Apalagi saat Yoojin dan Haran kini berlari terbirit-birit meninggalkannya sendirian. Tamatlah riwayat Leesung. Ia sungguh takut.

Forever YoungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang