35|Gadis Perajuk

761 94 20
                                        

Membolak-balik majalah nan berada di tangannya, Jisoo sama sekali tidak berniat memperhatikan benda tersebut. Hal itu dilakukannya hanya untuk terlihat sibuk, sehingga mampu mengalihkan pandangan dari bujuk rayu suaminya, yang pasti sebentar lagi akan datang. Huh, kelakuan Taehyung tadi siang tidak akan ia lupakan begitu saja.

Tidak tahukah pria itu, bahwa selama ini Jisoo tidak pernah merasa cemburu pada siapapun, karena menurutnya itu hanya akan menjatuhkan harga diri. Siapapun tidaklah setimpal untuk bersaing dengannya, karena jelas, Jisoo yang akan selalu menjadi pemenang. Dan saat ini, bisa-bisanya Taehyung membuatnya merasa sangat cemburu dan waspada akan kedekatan suaminya dengan perempuan lain. Menyebalkan. Perasaan seperti ini tidak bersahabat sama sekali.

Selang dua menit, pintu kamar terbuka. Siapa lagi yang bisa datang, selain suaminya? Dari arah pintu, Taehyung terlihat masih menggunakan setelan kantor seperti tadi siang, dan di tangannya sudah memegang bucket bunga dan juga sekotak coklat.

Dari ekor matanya yang tak ingin ketara sedang menoleh, Jisoo berdecih sinis. Harga dirinya tidak akan dapat dibeli dengan bunga dan coklat! Memangnya Jisoo gadis seperti apa? Tidak semudah itu untuk membuatnya luluh!

"Jisoo," Taehyung memanggil saat kini langkahnya telah berada di depan ranjang. Mempertahankan senyuman manis yang diperuntukkan untuk wanitanya nan tengah merajuk.

Menoleh sekilas, Jisoo membuang pandangan saat dadanya seakan disengat hanya karena melihat senyuman yang Taehyung berikan. Sungguh curang, bahkan hanya dengan senyuman itu, Taehyung sudah berhasil membuat pertahanannya hampir runtuh. Sungguh, Taehyung sangatlah curang! Tapi tidak, Jisoo harus mampu menahannya. Ia tidak selemah itu! Primadona sejati sepertinya tidak akan luluh hanya karena sebuah senyuman. Orang lain yang harus bertekuk lutut pada pesonanya.

Mengerti bahwa Jisoo masih kesal, Taehyung memilih untuk menyusul wanita itu untuk duduk di atas ranjang. Matanya tak pernah beralih dari wajah sang istri yang terlihat memilih sibuk melihat majalah, ketimbang memandangnya. Demi apapun, sikap Jisoo seperti ini sangatlah menggemaskan.

"Aku membawakan bunga krisan kesukaanmu," putih dan merah menjadi perpaduan yang indah bila digabungkan. Sebagaimana maknanya untuk melambangkan perasaan cinta dan juga kesetiaan. "maaf, aku terlambat pulang, karena mencari ini dulu. Tokonya sudah pindah dari yang terakhir kali, sehingga aku agak kesulitan menemukannya. Sampai di sana pun yang mengantre cukup banyak, tapi beruntung aku masih bisa mendapatkan satu kotak untuk istriku."

Mata Jisoo berbinar saat menghadap pada sekotak coklat yang menjadi pokok pembicaraan Taehyung. Ternyata Taehyung bahkan tahu merek dan toko coklat kesukaannya?

"Coklat untukmu, tanpa bubuk kacang."

Tangan Jisoo mencengkram selimut, lalu beralih untuk mengambil kotak coklat yang Taehyung berikan. "Terima kasih." Namun nada bicaranya masih terdengar sangat ketus.

Tidak masalah, Taehyung mampu mengerti hal itu, dan ia pun sudah mempersiapkan diri untuk membujuk Jisoo dengan baik.

"Kau tahu, sepertinya aku perlu dihukum karena sudah membuat istriku salah paham." Mendudukkan diri di atas ranjang yang sama, Taehyung mengelus pergelangan tangan Jisoo. Bersyukur wanita itu tidak menepiknya, meski Jisoo masih enggan menoleh.

"Aku akan melakukan apa saja sebagai hukumannya, tapi terlebih dahulu, tolong beri aku kesempatan untuk menjelaskan situasi sebenarnya agar istriku tidak berpikir yang bukan-bukan. Bolehkah? Kau mau mendengarkannya?"

Sebesar itu niat hati Jisoo untuk terlihat angkuh dan enggan, tetap saja sikap lembut Taehyung seperti barusan membuatnya luluh dengan sangat cepat. Meski masih mencoba menahan ego nurani untuk tak langsung terlihat terberdaya, Jisoo hanya mengangkat dagu tanpa merespons melalui ucapan. Pun, kepalanya juga masih terlalu sangsi untuk melirik pada Taehyung.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 02, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Forever YoungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang