chapter 27 🔞

1.7K 139 24
                                        

Rumah terasa sepi tanpa Soobin di hari
itu. Seokjin dan Jungkook baru saja tiba dirumah mereka setelah menitipkan Soobin di rumah keluarga Jungkook untuk hari ini saja. Banyak kegiatan yang ingin mereka lakukan berdua di rumah, jadi Jungkook tidak akan melewatkan kesempatan yang dia punya.

"Rasanya aneh banget sih kalo cuma
berdua aja tanpa Soobin. Biasanya dia disini" gumam Seokjin dengan wajah yang sedikit tertekuk. Berbeda dengan Jungkook yang sedari tadi tersenyum aneh, Seokjin justru terlihat merana tanpa putranya hari ini.

"Udahlah, dia anteng kok sama Eomma dan Appa. Kamu jangan khawatir, mending kita nikmatin hari berdua aja ya kan? Kapan lagi kita mesra-mesraan gini, mumpung Soobin jauh, balas Jungkook  dengan rasa tidak bersalahnya.

Seokjin sedikit mendengus, tapi tidak menolak saat Jungkook membawanya ke sofa ruang keluarga.

"Ih kamu kok langsung manja gini sih?
Katanya tadi mau bikin rencana kegiatan?" Seokjin menahan bahu Jungkook yang hendak mencumbunya. Dia masih ingat kalau Jungkook berjanji akan melakukan kegiatan apapun bersamanya di rumah, jadi dia akan menagih janji itu.

"Apa sih pakek rencana kegiatan segala? Aku tadi cuma main-main aja, maksud aku kegiatan ya gini. Peluk-pelukan sama kamu terus ciuman," jawabnya spontan.

Seokjin hendak merajuk, tapi tidak jadi
dia lakukan ketika Jungkook mencium
lembut bibirnya. Suaminya itu selalu
tahu apa yang Seokjin suka dan dia selalu melakukannya dengan lembut.

Seokjin menyukai ciuman Jungkook, satu hal yang menjadi poin penting kenapa Seokjin begitu mencintai suaminya ini.

"Kamu pakek lipstick apa sih? Kok
ada rasanya gitu? Jadi manis banget
perasaan," tanya Jungkook.

Seokjin terkekeh geli, dia mengusap permukaan bibir sang suami yang terkena noda lipstick darinya.

"Padahal waktu itu kamu yang pilih buat
aku, rasanya enak kan?"

"lya sih, manis banget kayak muka
kamu" godanya.

Seokjin bersemu merah, dia lekas memeluk Jungkook demi menyembunyikan wajahnya yang malu karena berhasil dirayu oleh suaminya sendiri.

Jungkook tertawa, dia mendekap istrinya lalu memberinya kecupan-kecupan lainnya yang tentu saja tidak akan ditolak Seokjin. Mereka masih punya waktu yang panjang untuk bersama-sama, jadi Jungkook akan memanfaatkannya sebaik mungkin.

"Emhpphh... Ahhh.. Jungkook, jangan
digigit gitu..." rengek Seokjin yang kini
telah terbaring di atas ranjang dalam
kondisi setengah telanjang. Jungkook sibuk bermain-main di atas payudaranya bahkan tidak memberikan Seokjin kesempatan untuk mengubah posisi tidur.

"Maaf-maaf, soalnya gemesin banget.
Mancing buat aku gigit" candanya.

Seokjin menekukkan bibir tidak senang. Jungkook bukanlah Soobin, jadi tentu saja apabila Jungkook sengaja menggigit putingnya maka akan terasa sakit.

"Udah ah jangan gini terus, badan aku
pegel nih. Kamu kan berat, Jung,"

"Jangan, aku kan masih mau nenen.
Kamu perasaan buru-buru banget sih, Jinnie hmm" tolaknya.

Jungkook kembali mendekap Seokjin
sehingga istrinya itu tidak bisa bergerak
ke mana-mana. Seokjin menggeliat,
dia merasa kegelian karena Jungkook
dengan sengaja menggigit kecil ujung
payudaranya.

"Aakkhhhh... Jungkook udah ihh! Kamu jadi kayak mau cabulin aku!"

Jungkook yang mendengar lantas tertawa keras sampai dia terguling tidak sengaja ke atas lantai. Seokjin balik menertawakan suaminya yang terjungkal ke belakang. Bisa-bisanya Jungkook jatuh secara tidak hormat seperti itu.

Married without loveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang