Bab 26- Bocil Mau Ngew*🔞

1.9K 49 3
                                        

Jangan lupa tinggalkan vote dan komentar.

Cw// contains discussion about pregnant/mpreg boys, discussion🔞, blow job🔞

•••

Jordan dan Senan sedang berada di penthouse mereka untuk menghabiskan weekend bersama dengan berdiam di penthouse, sebenarnya ini adalah permintaan Jordan yang menginginkan agar jangan keluar hari ini.

Ah.. Senan baru ingat, sekitar dua minggu lagi ia akan berulang tahun yang ke tujuh belas. Dan ia sangat menantikan hal itu, Senan sangat ingin menjadi istri yang sesungguhnya, karena selama ini ia merasa belum menjadi istri yang sebenarnya karena usianya yang belum mencapai tujuh belas tahun itu.

"Heh! Mikirin apa lo?" sentak Jordan membuat Senan yang tadi sedang tersenyum sembari melamun pun terkejut.

"Gak ada,"

"Oh iya, kamu sepuluh hari lagi ulang tahun kan? Mau kado apa dari kakak?" tanya Jordan yang sedang memperhatikan Senan yang berada di sampingnya.

"Kalo aku minta hal yang sedikit aneh, kakak marah gak?" tanya balik Senan membuat Jordan mengernyit heran, hal apa yang sekiranya sedikit aneh itu.

"Apa emang?"

"Lubricant," ucapnya nyengir saat melihat reaksi Jordan yang terkejut mendengar permintaan anehnya.

"Gak ya, gak ada. Kamu masih sekolah, kalo tiba-tiba kata-kata mama beneran gimana? Tentang kamu yang bisa hamil? Kamu bakal di drop out dari sekolah, kamu mau?"

Kata-kata itu membuat Senan melengkungkan bibirnya kebawah, ia sedih karena Jordan secara tidak langsung menolaknya lagi.

"Emang aku beneran bisa hamil? Aku laki-laki loh kak,"

"Yang bilang kamu itu perempuan juga siapa?"

"Ya gak ada sih, cuma gak mungkin gak sih, kalo laki-laki bisa hamil?"

"Ya gak ada yang tau Sen," ucap Jordan menyalakan tv di hadapannya, ia muak dengan pembahasan kali ini.

"Ih aku tuh gak bisa hamil kak, masa kita kalah sih sama bang Kevin sama Tama, mereka yang masih pacaran aja udah pernah kayak gituan berulang-ulang lagi, masa kita yang udah nikah belum pernah." ucap Senan cemberut memegang bantal sofa dan memeluknya.

"Ya biarin aja, Tama kan udah mau delapan belas tahun, sedangkan kamu masih bocil tujuh belas tahun aja belum, sok-sokan mau ngewe, nanti di gituin nangis." ledek Jordan membuat Senan melemparnya dengan bantal sofa yang tadinya ia peluk.

"Kok jadi ngeledek? Yaudah kalo gak mau ngasih gak papa.."

"Bukan gak mau ngasih sayang, cuma kamu yakin mau ngelakuin saat itu juga? Gak mau nunggu sampe lulus dulu gitu? Kalo kakak sih ayo aja, gas aja, cuma kamu loh ini.. udah yakin? Kalo nanti semisalnya hamil, udah siap? Kamu juga kan bentar lagi lulus, tunggu lulus aja dulu ya?" potong Jordan bertanya saat Senan belum menyelesaikan ucapannya.

"Kakak juga gak mau ribet pake-pake kondom ya.." lanjutnya lagi.

"Aku gak bisa hamil kak, percaya deh."

"Yaudah ngomong aja gitu terus terserah kamu, tapi kalo nanti kamu hamil aku ketawain kamu paling kenceng."

"Kok kak Jordan jahat banget, males ah sama kamu bye." ucap Senan berdiri ingin pergi tapi baru selangkah sudah di tarik lagi oleh Jordan dan sekarang berakhir di pangkuannya Jordan.

"Apa sih? Ngeliatin nya gitu banget, cantik banget ya aku?" tanya Senan kepedean sembari mengerjapkan matanya dengan cepat dan terlihat centil membuat Jordan terkekeh.

Suddenly; Bl [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang