Tinggalkan vote dan komentar.
Cw// bagian ini sedikit mengandung adegan🔞 18+, oral seks, bagi yang gak suka silahkan skip aja.
•••
"JORDANJING! BANGUN GAK LO, BANTUIN GUE KERJAAN RUMAH JANGAN MAU ENAKNYA AJA LO NJING!" teriak Senan dari ruang tamu terdengar di seluruh penjuru penthouse yang ia tempati bersama Jordan sudah hampir seminggu.
"Apasih, ganggu orang tidur aja." gerutu Jordan yang terbangun karena terkejut mendengar teriakan Senan.
Jordan pun bangun dan mencuci muka lalu ia menghampiri Senan yang mengamuk tadi, dari pada ia tambah mengamuk bisa bahaya. Saat sudah sampai, Jordan melihat Senan yang menyipit menatapnya tak bersahabat dengan sapu, kemoceng dan pel lantai di tangannya.
"Apa?" tanya Jordan menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal.
"Nih.. lo sapu, lo lap-in semuanya, lo pel juga lantainya. Udah selesai semua.. lo cuci semua baju di keranjang baju kotor, terus lo jemur." perintah Senan melempar sapu, kemoceng dan pel yang tadi di pegangnya ke Jordan.
"Banyak banget, terus lo ngapain?" tanya Jordan mengambil sapu dan pel yang jatuh ke lantai karena tak sempat ia tangkap.
"Kok lo protes? Katanya suka sama gue, gue suruh bersihkan penthouse aja protes. Gue mau masak, temen-temen gue mau dateng nanti nyerahin catatan mereka untuk gue salin hari ini. Gue mau semua udah siap sebelum temen-temen gue dateng nanti ya sayangku.." ucap Senan menyempatkan diri untuk mengelus pipi Jordan dan menciumnya tetapi tidak mengenai bibirnya lalu melenggang kearah dapur dengan Jordan yang menatapnya dengan lemas.
"Nyesel banget ngungkapin duluan, tau gitu gue tunggu aja dia ngungkapin duluan. Ini namanya gue di manfaatin, babi." gerutunya kesal sembari melaksanakan apa yang di perintahkan oleh Senan tadi, menyapu dan mengelap barang-barang dan juga sofa.
Setelah menyelesaikan urusan menyapu dan mengepel lantai di semua tempat dan sudut ruangan, kini Jordan mengangkat keranjang pakaian kotor yang ada di kamar mandi kamar mereka ke tempat pencucian yang ada di bagian belakang dapur.
"Rajin banget suami gue," ledek Senan saat Jordan melewatinya begitu saja tanpa menyapa, Senan mengambil gelas dan menuangkan jus jeruk kemudian ia mengecup bibir gelas itu lalu memberikannya ke Jordan.
"Nih buat lo.. reward karna udah bantuin gue, udah gue kasih ciuman juga gelasnya, kalo mau yang langsung selesaiin dulu semuanya nanti gue kasih bonus boleh grepe-grepe gue." ucap Senan setelahnya tersenyum saat melihat raut wajah Jordan yang mengernyit terkejut karena ucapannya.
"Ini beneran lo?" tanya Jordan bingung.
"Iya lah ini gue Senan Samudera, kenapa sih?" tanya Senan ikutan bingung saat Jordan menempelkan punggung tangannya ke dahi Senan.
"Gak sakit, tapi kok lo jadi gini?" tanya Jordan lagi.
"Gini gimana sih anjing?"
"Ya itu tadi sok-sokan mau kasih bonus grepe-grepe, tangan gue turun dikit aja langsung lo pukul, kalo gue grepe-grepe yang ada ntar lo matahin tangan gue." jelas Jordan membuat Senan terkekeh kecil.
"Gak lah.. gini, kalo kata bang Dewa sih, suatu keajaiban lo bisa suka cowok kayak gue, gue itu harusnya bersyukur seorang Jordan bisa suka sama gue, ya meskipun gue gak tau apa yang meski di syukurin. Katanya gue cowok pertama yang berhasil luluhin lo, biasanya nih ya lo itu suka sama cewek cantik, feminim, anggun, dan lemah lembut kayak kak Naira. Dan.. ya gitu deh." jelas Senan cukup panjang membuat Jordan tercengang.
"Lo ngasih tau anak-anak kalo gue suka sama lo?" tanya Jordan membuat Senan menggedikkan bahunya.
"Pokoknya anggota inti lo yang tau cuma bang dewa sama bang Kevin doang sih, terus sama temen-temen gue, tapi lo tenang aja mereka gak akan cepu ke yang lain." jelas Senan lagi sedikit meredakan kekhawatiran di diri Jordan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suddenly; Bl [End]
RomansaBL 18+ Suddenly? Pendapat kalian tentang judul cerita ini tuh apa? Suddenly kan artinya tiba-tiba tuh, apakah kalian berpikir.. Tiba-tiba mendapat uang segepok di jalan begitu? Atau tiba-tiba menjadi anak yang di sayangi orang tua atau guru di seko...
![Suddenly; Bl [End]](https://img.wattpad.com/cover/330541708-64-k230290.jpg)