Jatuh cinta pada Lansia tengil ternyata semenyenangkan itu ya. Faye Raya Melati, you're dead of me!
Our age difference it doesn't matter babe, Aku akan mencintaimu secara terang-terangan, dan ugal-ugalan, kamu harus tau bagaimana rasanya di cintai...
Sudah ada satu minggu sejak hari itu Yoko seperti hilang ditelan bumi. Bukannya dikubur ya. hanya saja dia hilang literally just vanished and gone somewhere, And I don't know where is she?
Sonya berada tiga hari bersamaku kemudian kembali ke Singapura aku pun kembali menjalani hari-hariku seperti biasa.
Aku tidak pergi ke kantor seminggu ini, aku fokus mengurus Cafe dan Boutique ku yang akan buka cabang baru minggu depan. Selagi tidak ada yang urgent akan ku suruh Charlotte menghandle semua pekerjaanku di Kantor, aku hanya perlu menerima email dan melakukan Zoom meeting setiap harinya. Bila ada laporan atau dokumen yang harus aku periksa aku masih bisa melakukanya lewat Laptop ku di manapun .
Mungkin saja Setan kecil itu cemburu dan sekarang marah padaku, aku juga salah.. karena terlalu jujur mengatakan aku tengah bersama Sonya. Tapi itu lebih baik dari pada aku memberikannya harapan kan? aku tidak mau dia berharap lebih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku sendiri saat ini tengah berada di Salon, sekedar untuk mengetes skill hair dresser ku apakah masih skilful dalam memotong pelanggan.
Maksudnya, memotong rambut pelanggan. jujur aku sendiri tertarik dengan pekerjaan potong rambut ini, sampai-sampai aku mengambil kursus di london agar bisa lebih menguasai bidang ini.
aku tidak setengah-setengah dalam menekuni sesuatu, saat aku memutuskan untuk membangun Cafe, aku juga harus belajar membuat latte art dan meracik kopi sendiri, semata-mata agar aku bisa mengerti dan menguasai bidang usaha yang aku kembangkan.
That little devil was blocked me, and I don't know why? I don't know what to do? Dari pada aku pusing-pusing mikirin dia, lebih baik aku fokus kerja biar tambah kaya.
Anak kecil itu emang suka cari gara-gara, heran.
"bos?"
Suara Karyawan salonku mengalihkan sejenak dari pekerjaan memotong rambut.
"ya?"
"itu ada yang nyariin, katanya dari kantor" Karyawan ku yang bernama Pam kemudian mengambil alih gunting dari tanganku dan aku mengerti siapa orang yang dimaksud oleh Pam itu.
"ooh"
Aku berjalan keruang tunggu costumer, dan disana Charlotte tengah duduk santai menyilangkan kaki nya dengan segelas kopi dari Cafe milik ku.
"kamu mampir ke Cafe tadi?" aku bertanya
"iya, minta kopi gratis hehe" Charlotte menjawab. Aku hanya menggeleng kemudian duduk disampingnya.
"bangkrut lama-lama Cafe saya" candaku.
Aku meminta Charlotte datang ke salon untuk membawakan Mobilku dari bengkel, sudah dua hari ini aku menggunakan Mobil kantor dan aku merasa kurang nyaman karena mobilnya bukan tipe SUV.