Jatuh cinta pada Lansia tengil ternyata semenyenangkan itu ya. Faye Raya Melati, you're dead of me!
Our age difference it doesn't matter babe, Aku akan mencintaimu secara terang-terangan, dan ugal-ugalan, kamu harus tau bagaimana rasanya di cintai...
Sesuai rencana tepat setelah honey moon kami selesai, aku dan Faye langsung menjalani prosedur IVF yang sudah di siapkan sebelumnya. Setelah melewati proses Inseminasi dan juga transfer Embrio kini kami tinggal menunggu waktu sekitar dua minggu lamanya untuk melihat perkembangan Embrio yang sudah di transfer ke dalam rahim ku.
Please banget semoga jadi anak, gak lucu banget kalo nanti tiba-tiba aku menstruasi.
Faye punya waktu satu bulan pasca proses Inseminasi untuk menemani ku melihat perkembangan proses IVF nya, sebelum dia kembali ke Amerika untuk mengurus perusahaan hasil giveaway nya itu.
Dan dengan berat hati, I want to say good bye untuk perut sexy ku yang sebentar lagi akan menghembang segede bola Yoga. Kalau bukan karena Faye gak mau aku hamil-hamilan begini, mana berat, gendut, gak bisa tengkurep.
Ini anaknya bisa di download aja gak sih? Harus aku banget yang hamil? Mentang-mentang aku bottom disini? Gak espek dunia lesbi ternyata patriarki juga.
"honey, ini foto prewedding kamu mau di gantung dimana?!!!!" suara mama terdengar dari ruang tengah lalu aku turun dari kamarku dan mendapati beberapa orang sudah menggotong frame foto berukuran 1X2 meter yang rencana mau di pajang dirumah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ini kalian konsepnya apa sih?" Mama bertanya bingung saat melihat kertas pembungkus Frame foto yang telah di buka.
"ini konsepnya Faye sama Aku tuh Malaikat jatuh yang turun ke bumi, terus kita kesasar di kutub" jawabku asal, padahal aku juga nggak tau, lucu aja gitu pake sayap.
"jadi lucifer?" tanya mama
"iya mama, aku sama Faye jadi lucifer buat nyebarin dosa ke anak cucu adam!"
"terus kalo ini gimana?" mama kemudian menunjukan Foto berukuran lebih kecil yang rencananya akan aku pajang diruang kerja papa sebagai saksi bahwa di ruangan itu kami pernah melakukan hal yang tidak-tidak.
"- konsepnya kaya orang lagi kawin lari ya?" sambung mama asbun.
Seasbun apapun mama tetap aku iyakan, karena dialah yang berjasa melahirkan ku kebumi, merawatku sampai besar dan akhirnya di nikahi queen of lesbi.
I'm so proud of me
Jangan protes, aku bebas mengapresiasi pencapaian ku karena kalian belum tentu mampu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.